GuruSekolah.co.id

Gurusekolah.co.id-Pembahasan kesempatan kali ini ialah tentang mata pencaharian penduduk Indonesia yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan dan juga sumber daya alam.

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

1. Pertanian

Pertanian adalah usaha pengolahan tanah untuk pembudidayaan tanaman pangan. Masyarakat agraris sangat mengandalkan sektor pertanian sebagai mata pencaharian utamanya.

Contoh Gambar Mata Pencaharian Pertanian

2. Perkebunan

Pernahkah kamu mengunjungi atau juga melihat-lihat perkebunan teh atau kelapa sawit?, bagaimana luas perkebunan itu menurutmu?, tanaman yang ditanam pada perkebunan tersebut tidak terbatas pada tanaman pangan utama, tetapi juga berbagai jenis tanaman pangan tambahan semacam buah-buahan dan sayur-sayuran.

Beberapa jenis tanaman yang diperlukan dalam industri juga biasanya ditanam di perkebunan, contohnya kapas, kelapa sawit, tembakau, dan lain sebagainya.

Perkebunan bisa dijalankan pada lahan yang sempit seperti pekarangan rumah ataupun luas yang memerlukan modal besar.

3. Peternakan

Usaha pembudidayaan hewan-hewan darat yang dibutuhkan oleh manusia, baik untuk dikonsumsi, ataupun juga untuk tujuan lainnya dinamakan peternakan.

4. Perikanan

Negara kita kaya akan potensi perikanan. Selain mempunyai laut yang sangat luas dan garis pantai yang begitu panjang, Indonesia juga mempunyai sumber air darat yang melimpah. Semua potensi tersebut bisa dipakai untuk mendukung sektor perikanan.

5. Kehutanan

Lebih dari 50% kawasan darat di Indonesia merupakan hutan. Hutan adalah kawasan yang ditumbuhi beragam jenis pohon.

Di kawasan hutan, biasanya tinggal berbagai jenis binatang yang menggantungkan kehidupannya pada hasil-hasil yang ada dihutan. Sebagai negara yang berada di lintang khatulistiwa, Indonesia mempunyai banyak hutan karena curah hujan yang cukup tinggi.

6. Pertambangan

Pertambangan dilakukan manusia dengan menggali, mengambil, dan juga mengolah sumber daya alam yang terdapat di perut bumi untuk bisa memenuhi sebagian besar kebutuhan manusia.

Kegiatan pertambangan tidak terbatas pada usaha penggalian dan pengambilan bahan tambang saja, tetapi juga meliputi upaya-upaya pengolahan sumber daya tersebut untuk dapat dijadikan barang setengah jadi sebagai bahan dasar industri.

7. Perindustrian

Perindustrian merupakan usaha manusia untuk mengubah suatu bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi. Bidang perindustrian adalah bidang pencaharian yang terus meningkat.

Pemerintah Indonesia terus berupaya untuk terus bisa mendorong bidang perindustrian agar lebih maju, sehingga bisa menampung banyak tenaga kerja.

8. Pariwisata

Pariwisata bisa juga diartikan sebagai perjalanan dengan tujuan rekreasi. Mata pencaharian dari sektor pariwisata banyak macamnya, antara lain dapat berupa penjualan jasa sebagai pemandu (guide), penyedia penginapan (akomodasi), sampai menjadi agen perjalanan.

Indonesia merupakan negara yang mempunyai banyak kawasan dan potensi di bidang pariwisata. Keindahan alam Indonesia sangat terkenal hingga ke belahan negara lain. Namun demikian, masih sedikit penduduk Indonesia yang berminat bekerja di bidang pariwisata.

9. Transportasi dan Jasa

Jasa ialah usaha manusia untuk dapat membantu manusia lainnya dalam mencapai ataupun melaksanakan sesuatu. Sementara itu, transportasi adalah kegiatan pemindahan barang maupun manusia dari suatu tempat ke tempat lainnya.

Pencaharian penduduk dalam bidang ini pun sangat beragam macamnya, bidang jasa dan transportasi terutama menjadi pilihan pencaharian masyarakat perkotaan. Beberapa contohnya antara lain ialah pekerjaan sebagai penerjemah, penyewaan barang, pengemudi, pilot, masinis, dan lain sebagainya.

10.Perdagangan

Perdagangan dilakukan untuk menyalurkan dan memasarkan barang jadi dari produsen kepada konsumen. Perdagangan diperlukan sebab adanya perbedaan jumlah barang ataupun komoditi tertentu antara suatu wilayah dengan wilayah lain.

Berdasarkan besaran dan jenis barang, perdagangan bisa dikelompokkan menjadi beberapa jenis yakni, perdagangan kecil, perdagangan menengah, dan perdagangan besar.

Perdagangan kecil, kegiatannya berupa penyaluran barang langsung kepada para pembeli (eceran). Perdagangan menengah kegiatannya bisa berupa penyaluran barang dari pedagang besar pada pedagang kecil sehingga tidak melibatkan para konsumen.

Perdagangan besar, kegiatan ini melibatkan produsen barang atau juga pemilik barang dalam jumlah besar dengan para pedagang menengah dan jarang konsumen langsung yang membeli.

Demikian penjelasan tentang mata pencaharian penduduk Indonesia yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan dan juga sumber daya alam yang Gurusekolah.co.id dapat sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.Terimakasih

Artikel Lainnya :

Sarekat Dagang Islam-Sejarah Dan Tujuan Sarekat Islam

Perubahan Kimia-Sifat Fisika dan Kimia Serta Contohnya Lengkap

Perkembangan Dan Pengertian Teknologi Informasi Serta Komunikasi

Gurusekolah.co.id-Pada kali ini kita akan membahas materi tentang hukum pemantulan bunyi yang meliputi Pengertian, Macam-macam dan Manfaatnya Secara Lengkap

Pengertian Pemantulan Bunyi

Apabila kamu berteriak kemudian menghadap bukit berdinding terjal, apa yang kamu dengar?

Saat kamu mendengar suara petir, mungkin kamu juga akan mendengar suara susulan yang itu adalah gema suara aslinya.

Suara susulan ini terjadi akibat adanya bunyi yang menumbuk dinding penumbuk, kemudian dipantulkan kembali oleh dinding itu. Tidak semua bunyi yang mengenai dinding pemantul akan dipantulkan pula.

Ada sebagian bunyi tersebut yang diserap dinding pemantul. Kemampuan suatu permukaan dalam memantulkan bunyi tergantung pada keras atau juga lunaknya permukaan.

1. Hukum pemantulan bunyi

Pemantulan bunyi mengikuti suatu aturan hukum pemantulan bunyi sebagai berikut dibawah ini;

 “Bunyi datang, garis normal, dan juga bunyi pantul terletak dalam satu bidang datar, sudut datang sama besar dengan sudut pantul”.

Sudut datang ialah sudut jarak antara bunyi datang dengan garis normal. Sudut pantul ialah sudut jarak antara bunyi pantul dengan garis normal. Garis normal ialah garis tegak lurus bidang pantul melewati titik jatuh bunyi datang.

Gambar Skema Hukum Pemantulan Bunyi


Dari uraian itu bisa disimpulkan bahwa kuat bunyi yang didengar tergantung pada
bunyi pantul dapat memperkuat bunyi asli jika jarak dinding pantul tidak jauh dari sumber bunyi. Misalnya, bunyi kereta api ketika masuk terowongan akan terdengar lebih kuat.

a. amplitudo sumber bunyi,

b. jarak antara sumber bunyi dengan pendengar,

c. resonansi yang terjadi,

d. serta adanya dinding pemantul yang sesuai,

2. Macam-macam bunyi pantul

a. Bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli

Suara gurumu yang ada di dalam kelas akan lebih keras dibandingkan dengan suara guru olah ragamu yang ada di lapangan, itu disebabkan suara di dalam ruangan akan dipantulkan oleh dinding-dinding ruangan.

b. Gaung atau kerdam

Bunyi pantul yang datangnya hanya sebagian yang bersamaan dengan bunyi asli sehingga bunyi asli menjadi tidak jelas disebut juga gaung atau kerdam.

Gaung atau kerdam bisa timbul di gedung bioskop, gedung pertemuan, studio radio, gedung pertunjukan, dan lain-lain. Untuk menghindari timbulnya gaung, pada dinding gedung-gedung tersebut biasanya dilapisi dengan bahan yang dapat meredam bunyi disebut bahan akustik. Contohnya, kain wol, kapas, karton, papan karton, gabus, dan juga karet busa.

c. Gema

Bunyi pantul bisa terdengar dengan jelas seperti bunyi aslinya disebabkan antara bunyi pantul dengan bunyi asli tidak saling mengganggu. Hal ini bisa jadi jika jarak antara dinding pemantul dengan sumber bunyi jauh.

Akibat jarak yang jauh, bunyi akan berjalan menempuh jarak yang jauh. Waktu yang dipakai untuk memantul juga lama. Saat bunyi asli sudah selesai diucapkan, bunyi pantul bisa jadi masih di perjalanan.

Akibatnya, bunyi pantul terdengar jelas sesudah bunyi asli. Bunyi pantul yang terdengar jelas sesudah bunyi asli disebut gema. Gema bisa terjadi di lereng-lereng gunung atau juga di lembah-lembah.

3. Manfaat bunyi pantul

a. Pengukuran jarak dengan gema

Dalam satu sekon biasanya bisa diucapkan lima suku kata. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk mengucapkan satu suku kata? Untuk memperoleh gema dari satu suku kata, bunyi pantul harus datang secepat-cepatnya sesudah 1/5 sekon, yakni setelah suku kata tersebut selesai diucapkan.

Dengan begitu, selama 1/5 sekon bunyi sudah menempuh jarak dua kali jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantul. Maka, untuk 1 suku kata, jarak dinding pemantul adalah :

 ” d = 1/10 v “

Dan untuk n suku kata, jarak dinding pemantul adalah :

  ” d = 1/10 nv “

Waktu terdengar gema, berarti bunyi telah menempuh jarak tersebut pergi-pulang. Jika jarak d dan waktu yang diperlukan t maka kecepatan bunyinya adalah :

  v = 2d/t atau juga d = vt/2 “

b. Pengukuran kedalaman laut dengan pemantulan bunyi

Bagaimana mengukur suatu kedalaman laut? Sebuah sumber getar yang disebut osilator dipasang pada dinding kapal pada bagian bawah. Di dekat osilator dipasang hidrofon, yakni alat yang dapat menangkap getaran.

Untuk dapat mengukur kedalaman laut, osilator digetarkan. Getaran ultrasonik yang ditimbulkannya diarahkan ke dasar laut. Oleh dasar laut, getaran ini dipantulkan kembali dan diterima hidrofon.

Sebuah alat pencatat yang akan mencatat selang waktu antara getaran dikirim dan getaran pantul yang diterima. Jika cepat rambat bunyi di air laut diketahui maka kedalaman laut bisa dihitung.

Gurusekolah.co.id-Demikian pembahasan mengenai Hukum Pemantulan Bunyi : Pengertian, Macam-macam dan Manfaatnya Secara Lengkap. Semoga dapat bermanfaat bagi anda. Terimakasih.

Artikel Lainnya :

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran Secara Lengkap

Sarekat Dagang Islam-Sejarah Dan Tujuan Sarekat Islam

Metabolisme – Pengertian,Karbohidrat, Protein,Lemak Dan Prosesnya

GuruSekolah.co.id –Pada kesempatan kali ini akan membahas materi tentang Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran faktor harga dan biaya Secara singkat dan jelas

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

Pada faktanya banyak faktor yang memengaruhi penawaran penjual. Namun saat merumuskan penawaran, cukup dengan menghubungkan harga dan jumlah barang dan jasa yang akan ditawarkan. Faktor-faktor selain harga dianggap tidak berubah atau berganti (ceteris paribus).

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Penawaran dan produksi memiliki hubungan yang sangat erat. Hal-hal yang memajukan dan menghambat kegiatan produksi berpengaruh terhadap jumlah penawaran.

Berikut dibawah ini faktor-faktor yang memengaruhi penawaran :

a. Harga Barang itu Sendiri

Jika harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan menjadi meningkat.

Baca Juga :Sarekat Dagang Islam-Sejarah Dan Tujuan Sarekat Islam

Namun sebaliknya jika barang yang ditawarkan turun, jumlah barang yang ditawarkan penjual juga akan menjadi turun. Contohnya, jika harga sayur bayam meningkat dari Rp.2000,00 menjadi Rp.3000,00, maka jumlah sayur bayam yang penjual tawarkan akan menjadi meningkat pula.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran

b . Harga Barang Pengganti

Jika harga barang pengganti meningkat, maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan.

Penjual berkeinginan, konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang lain yang ditawarkan, sebab harganya lebih rendah.

Misalnya harga teh meningkat menyebabkan harga barang penggantinya yaitu teh lebih rendah, sehingga penjual lebih banyak menjual kopi.

c . Biaya Produksi

Biaya produksi berhubungan dengan biaya yang dipakai dalam proses produksi, seperti misal biaya untuk membeli bahan baku, biaya untuk gaji pegawai, biaya untuk bahan-bahan penolong, dan lain sebagainya.

Jika biaya-biaya produksi meningkat, maka harga barangbarang diproduksi akan semakin tinggi. Akibatnya produsen akan menawarkan barang produksinya dalam jumlah yang lebih sedikit.

Hal ini disebabkan karena produsen tidak mau rugi, sebaliknya jika biaya produksi turun, maka produsen akan meningkatkan jumlah produksinya. Dengan demikian penawaran juga akan menjadi meningkat.

d . Kemajuan Teknologi

Kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang akan ditawarkan. Adanya teknologi yang lebih modern akan lebih memudahkan produsen dalam menghasilkan barang dan juga jasa.

Dengan memakai mesin-mesin modern akan menurunkan biaya produksi dan akan memudahkan produsen untuk bisa menjual barang dengan jumlah yang banyak.

Contohnya untuk menghasilkan 1 kg gula pasir biaya yang mesti dikeluarkan oleh perusahaan Manis sebesar Rp4.000,00. Harga jualnya menjadi sebesar Rp7.500,00/ kg.

Namun dengan menggunakan mesin yang lebih modern, perusahaan Manis dapat menekan biaya produksi menjadi Rp3.000,00.

Harga jual untuk setiap 1 kilogramnya tetap yakni Rp7.500,00/kg. Dengan demikian, perusahaan Manis bisa memproduksi gula pasir lebih banyak lagi.

Dalam hubungannya dengan penawaran suatu barang, kemajuan teknologi menciptakan dua efek, yakni produksi bisa ditambah dengan lebih cepat dan biaya produksi menjadi semakin murah. Dengan begitu, keuntungan menjadi bertambah tinggi lagi.

e. Pajak

Pajak adalah merupakan ketetapan pemerintah terhadap suatu produk sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga suatu barang. Jika harga suatu barang tersebut menjadi tinggi, akibatnya permintaan akan menjadi berkurang, sehingga penawaran juga akan menjadi berkurang.

f. Perkiraan Harga di Masa Depan

Perkiraan harga di masa datang sangat memengaruhi besar kecilnya jumlah dari penawaran. Jika perusahaan memprediksikan harga barang dan jasa naik, sedangkan penghasilan masyarakat tetap, maka perusahaan akan menurunkan jumlah barang dan jasa yang akan ditawarkan.

Contohnya pada saat krisis ekonomi melanda, harga-harga barang dan jasa menjadi naik, sementara penghasilan relatif tetap. Akibatnya perusahaan akan mengurangi jumlah dari produksi barang dan jasa, karena takut tidak akan laku dibeli oleh masyarakat.

g. Bencana Alam

Jika suatu daerah penghasil suatu produk terjadi bencana alam, maka bisa dipastikan, jumlah dari produksi barang tersebut akan menurun dan mempengaruhi tingkat penawaranya.

Demikian penjelasan tentang Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penawaran Secara Lengkap yang Gurusekolah.co.id dapat sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.Terimakasih

Artikel Lainnya :

Konversi Satuan-Pengertian,Panjang, Massa, Waktu, Luas dan Volume

Tujuan Budi Utomo, Dan Pendiri, Serta Sejarah Budi Utomo Lengkap

Daur Air : Pengertian, Siklus Air, Tahapan, Proses, dan Gambarnya

GuruSekolah.co.id –Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang sarekat dagang islam meliputi sejarah dan tujuan Sarekat Islam secara singkat dan jelas

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

sarekat dagang islam

Sejarah Sarekat Islam

Pada awalnya Sarekat Islam ialah sebuah perkumpulan para pedagang yang bernama Sarekat Dagang Islam (SDI).

Sarekat dagang Islam didirikan pada tahun 1911

Pada tahun 1911, Sarekat Dagang Islam (SDI) didirikan di kota Solo oleh H. Samanhudi sebagai suatu koperasi pedagang batik didaerah Jawa.

Tujuan Sarekat Islam

Garis yang diambil oleh SDI ialah kooperasi, yang mempunyai tujuan memajukan perdagangan Indonesia di bawah panji-panji Islam.

Anggota Sarekat Dagang Islam

Keanggotaan SDI masih terbatas pada ruang lingkup pedagang saja, maka tidak mempunyai anggota yang cukup banyak.

Oleh sebab itu agar mempunyai anggota yang banyak dan luas ruang lingkupnya, maka pada tanggal 18 September 1912, SDI dirubah menjadi SI (Sarekat Islam).

Gambar Sarekat Islam

Tokoh Pendiri Serekat Islam

Organisasi Sarekat Islam (SI) didirikan oleh beberapa dari tokoh SDI seperti H.O.S Cokroaminoto,H. Agus Salim, dan Abdul Muis.  Sarekat Islam berkembang sangat pesat sebab bermotivasi untuk agama Islam.

Latar belakang dan tujuan SI

Latar belakang ekonomi berdirinya Sarekat Islam ialah:

a. Adanya perlawanan terhadap para pedagang perantara (penyalur) oleh orang Cina,
b. Isyarat pada umat Islam bahwa telah tiba saatnya untuk bisa menunjukkan kekuatannya, dan

c. Membuat front melawan semua penghinaan terhadap para rakyat bumi putera.

Baca Juga : Sejarah Islam-Pengertian Dan Sejarah kebudayaan Lengkap

Tujuan Sarekat dagang Islam

Tujuan yang ingin dicapai sesuai dengan anggaran dasarnya ialah:
a. mengembangkan jiwa berdagang;
b. memberi bantuan kepada anggotanya yang mengalami kesukaran;
c. memajukan pengajaran dan semua yang dapat mempercepat naiknya derajat bumi putera;
d. menentang pendapat-pendapat yang keliru tentang agama Islam;
e. tidak berkecimpung dalam bidang politik, dan
f. menggalang persatuan umat Islam hingga timbul rasa saling tolong menolong.

Kecepatan tumbuhnya SI bagaikan meteor dan juga meluas secara horizontal. SI adalah organisasi massa pertama di Indonesia.

Antara tahun 1917 sampai dengan 1920 begitu terasa pengaruhnya di dalam politik Indonesia. Untuk menyebarkan propaganda perjuangannya, Sarekat Islam menerbitkan dan membuat surat kabar yang bernama Utusan Hindia.

Pada tanggal 29 Maret 1913, para pemimpin SI membuat pertemuan dengan Gubernur Jenderal Idenburg untuk memperjuangkan SI berbadan hukum. Jawaban dari Idenburg pada tanggal 29 Maret 1913, yaitu SI di bawah pimpinan H.O.S Cokroaminoto tidak diberi badan hukum.

Ironisnya yang mendapat pengakuan pemerintah kolonial Belanda (Gubernur Jenderal Idenburg) justru cabang-cabang SI yang ada di daerah. Ini adalah suatu taktik pemerintah kolonial Belanda dalam memecah belah persatuan SI.

Bayangan perpecahan mulai muncul dari pandangan yang berbeda antara H.O.S Cokroaminoto dengan Semaun mengenai ideologi kapitalisme.

Menurut Semaun yang memiliki pandangan sosialis, bergandeng dengan kapitalis adalah haram. Dalam kongres SI yang dilaksanakan tahun 1921, ditetapkan adanya disiplin partai rangkap anggota.

Setiap anggota SI tidak bisa merangkap sebagai anggota organisasi lain, terutama yang beraliran komunis. Akhirnya SI pecah menjadi dua yakni SI Putih dan SI Merah.

a. SI Putih, yang tetap konsisten berlandaskan nasionalisme dan Islam. Dipimpin oleh H.O.S. Cokroaminoto, H. Agus Salim, dan juga Suryopranoto yang pusat kedudukannya di Yogyakarta.

b. SI Merah, yang berhaluan sosialisme kiri (komunis). Dipimpin oleh Semaun, yang pusat kedudukannya di Semarang.

Dalam kongresnya di Madiun, SI Putih berubah nama menjadi Partai Sarekat Islam (PSI). Selanjutnya pada tahun 1927 berubah lagi menjadi Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII).

Sementara itu, SI Sosialis /Komunis berubah nama menjadi Sarekat Rakyat (SR) yang adalah merupakan pendukung kuat Partai Komunis Indonesia (PKI).

Demikian penjelasan tentang Sarekat Dagang Islam-Sejarah Dan Tujuan Sarekat Islam yang Gurusekolah.co.id dapat sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua.Terimakasih

Artikel Lainnya :

E-Bisnis : Model – Model E-Bisnis Dan 7 Strategi Taktis Secara Lengkap

Magnet & 3 Cara Membuat Magnet dan Gambarnya Secara Lengkap

Pasar Oligopoli-Pengertian Ciri-Ciri Pasar Oligopoli Beserta Contohnya

GuruSekolah.co.id –Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang Perubahan Kimia meliputi Sifat Fisika dan Kimia Serta Contohnya Lengkap secara singkat

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

perubahan kimia

Berikut ini merupakan ulasan tentang mengenai sifat-sifat fisika zat, dan sifat-sifat bahan kimia, sifat fisis, sifat bahan kimia, ciri-ciri perubahan fisika, sifat asam, sifat logam, sifat-sifat air, sifat logam, sifat senyawa, ciri-ciri perubahan kimia, contoh perubahan fisika, ciri-ciri reaksi kimia, contoh perubahan kimia, sifat fisika, sifat kimia, contoh sifat fisika dan contoh sifat kimia.

Apa saja yang membedakan antara sifat fisika dan juga sifat kimia?. Berikut ini kita ulas satu persatu tentang mengenai sifat fisika kemudian selanjutya sifat kimia.

Sifat Fisika dan Kimia

Sifat ialah keadaan yang mencirikan suatu zat atau materi. Setiap zat atau materi mempunyai sifat fisika dan juga sifat kimia.

Sifat Fisika

”  Sifat fisika ialah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk suatu zat baru. Sifat ini bisa diamati tanpa harus mengubah zat-zat penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain adalah wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan juga kekentalan”.

Baca Juga  : Magnet & 3 Cara Membuat Magnet dan Gambarnya Secara Lengkap

a. Sifat Fisika Yang Terlihat

Sifat ini bisa dilihat dan juga diamati dari ;

1) Wujud zat : padat, cair dan gas

2) Kekerasan zat : keras atau lunak

3) Warna zat : hitam, putih, merah, kuning, dan berbagai warna lainnya

4) Bau zat : harum, anyir, atau busuk, dan lain sebagainya,

5) Bentuk : bulat, empat persegi panjang, balok, kubus, bundar, persegi, segitiga, dan lain sebagainya,

6) Tetapan fisika : titik lebur, titik uap, massa jenis, titik beku, titik didih, indeks bias, dan lain sebagainya.

b. Sifat Perubahan Fisika

Sifat ini bisa dilakukan dengan memakai cara berikut ini ;

1) Melarutkan zat ; mudah larut di air atau juga tidak

2) Mengalirkan arus listrik ; dapat mengalirkan arus listrik atau juga tidak

3) Mengalirkan panas ; dapat mengalirkan panas atau juga tidak

4) Menguapkan ; mudah menguap atau juga tidak

5) Mendekatkan ke magnet; dapat ditarik magnet atau juga tidak

6) dan berbagai bentuk kegiatan fisika lain sebagainya.

Dibawah ini contoh tabel dari sifat fisika :

Sifat Kimia

 Sifat kimia zat ialah kesanggupan suatu zat untuk bisa mengadakan reaksi kimia sehingga terjadi suatu perubahan. Sifat kimia zat bisa diketahui dengan menggunakan beberapa cara.

a. Sifat Kimia dengan Pembakaran

Zat dibakar, sehingga diketahui zat itu mudah terbakar, sulit, atau juga tidak dapat dibakar. Besi, baja, garam, dan air secara kimia tidak bisa terbakar.

b. Sifat Reaksi Kimia

Suatu zat direaksikan atau dicampur dengan zat lain, sehingga diketahui dapat menghasilkan zat baru, endapan, perubahan suhu, atau juga perubahan warna.

Besi diberi cuka dan udara akan menjadi keropos bisa menimbulkan karat. Karbon dioksida diberi air kapur, maka air kapur dapat menjadi keruh dikarenakan adanya endapan kapur.

Tabel Contoh Sifat Kimia Suatu Zat

c. Sifat Kimia dari Atomnya

Setiap zat terdiri atas unsur dan setiap unsur mempunyai atom, semua atom mempunyai nomor atom dan nomor massa. Besi contohnya mempunyai nomor atom 26 dan juga nomor massa 55.

Baca Juga : Rumus deret aritmatika-Pengertian dan Rumus Serta Contoh Soalnya

Selanjutnya penjelasan lainnya mengenai tentang sifat kimia:

Mudah terbakar

Bensin ialah zat yang mudah terbakar, sehingga banyak stasiun pengisian bahan bakar menghimbau “DILARANG MEROKOK”. Dengan mengetahui sifat dari bahan yang mudah terbakar, kita akan mendapatkannya secara efektif.

Mudah membusuk

Konsekuensi reaksi kimia dalam makanan atau juga minuman, bisa merubah makanan dan minuman yang membusuk dan mengubah rasa menjadi asam. Contohnya, beras yang dibiarkan berhari-hari dengan udara menjadi basi, dan juga susu yang berubah asam.

Berkarat

Reaksi antara logam dan oksigen bisa menghilangkan objek yang berkarat. Logam, seperti misal: zat besi dan seng mempunyai sifat pengaratan yang mudah.

Mudah meledak

Interaksi dengan oksigen di alam memiliki sifat eksplosif, seperti contoh: magnesium, uranium dan natrium.

Racun

Ada beberapa zat yang mempunyai sifat kimia beracun, termasuk juga: insektisida, pestisida, fungisida, herbisida, dan rodentisida. Zat beracun ini ialah manusia untuk bisa membasmi hama, baik serangga ataupun tikus.

Gurusekolah.co.id-Demikian penjelasan singkat mengenai perubahan kimia  sifat fisika dan sifat kimia serta contoh soalnya yang bisa kami sampaikan terimakasih semoga bermanfaat.

artikel lainnya :

7 Urutan Organ Pernapasan pada Manusia Dan Fungsinya

Gradien & Pengertian,Rumus,Gradien Garis Serta Contoh Soalnya

Rumus Pemuaian-Panjang, Luas dan Volume Secara Lengkap