GuruSekolah.co.id – Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang Penyakit Tulang yang meliputi Macam-macam Penyakit Tulang,Gangguan dan Kelainannya lengkap

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

Macam-macam Gangguan Pada Tulang

Tulang pada manusia sering kali terjadi gangguan, baik yang terjadi gangguan tulang sejak lahir. Karena makanan yang telah kita konsumsi, posisi dari tubuh yang salah, terkena suatu penyakit, kecelakaann, dan lain sebagainya. Dibawah ini adalah merupakan macam-macam kelainan, gangguan tulang atau penyakit pada tulang yang akan dibahas secara lengkap dan juga jelas.

1. Gangguan Tulang Sebab Kebiasaan Posisi Tubuh Yang Salah

Kebiasaan yang kurang baik akan memengaruhi dari pertumbuhan tubuh. Sikap tubuh yang salah ketika duduk, berdiri, tidur, atau juga ketika membawa beban yang terlalu berat bisa menyebabkan gangguan pada tulang belakang atau punggung sebagai berikut ;

a. Skoliosis

Skoliosis yakni kondisi di mana tulang belakang bagian punggung menjadi bengkok ke kiri atau juga ke kanan. Penyebabnya ialah posisi duduk yang salah. Skoliosis juga bisa terkena pada seseorang yang sering membebani salah satu sisi tulang belakang, dan kebiasaan ini dilakukan selama bertahun-tahun.

b. Lordosis

Lordosis yakni kondisi di mana tulang belakang bagian punggung menjadi bengkok ke belakang. Hal itu bisa timbul, jika kita sering duduk di kursi dengan meja yang terlampau tinggi.

c. Kifosis

Kifosis ialah kondisi yang berkebalikan dari lordosis. Kifosis, yakni tulang belakang bagian dorsal perut menjadi bengkok ke depan. Hal itu bisa timbul disebabkan kebiasaan menulis yang terlalu membungkuk dalam waktu yang lama.

Contoh Gangguan pada tulang karena salah kebiasaan

2. Gangguan Tulang Karena Penyakit

Baca Juga :5 Macam Alat Pencernaan : Macam-Macam Alat Pencernaan Manusia

a. Polio

Penderita polio akan mengalami kelumpuhan sehingga lama kelamaan tulangnya akan menjadi mengecil. Penyakit polio bisa dicegah dengan menggunakan vaksin polio. Pemberian vaksin polio iini biasanya dilakukan melalui mulut pada saat anak berusia di bawah lima tahun.

b. Layuh Semu

Layuh semu timbul akibat infeksi penyakit sifilis yang terjadi pada anak semasa dalam kandungan ibunya, akibat tertular oleh ibu yang terjangkit penyakit sifilis, akibat tulang tulang anggora gerak pada bayi atau juga anak menjadi layuh atau menjadi tidak bertenaga.

c. Rakhitis

Rakitis ialah merupakan suatu penyakit yang mengakibatkan terhambatnya pada pertumbuhan tulang. Penyakit ini terjadi disebabkan penderita kekurangan vitamin D dan juga sinar matahari pada pagi hari. Orang yang menderita penyakit rakhitis mempunyai tulang yang lemah dan biasanya berbentuk X ataupun O karena tidak bisa menahan berat tubuh.

d. Kaku Sendi

Kaku sendi adalah merupakan cacat pada persendian dimana sendi tidak bisa digerakkan. Penyakit ini disebabkan oleh karena persendian terinfeksi penyakit sifilis atau juga gonorhoe sehingga minyak yang ada di sendi menjadi kering dan tidak mampu digerakkan, contohnya pada lutut yang tidak bisa dibengkokkan. Kaku sendi biasanya sering kali terjadi pada orang dewasa.

e. Kanker Tulang

Virus juga bisa merusakkan pertumbuhan sel sel tulang yang tidak dapat terkendali, sehingga di beberapa tempat pada tulang bisa tumbuh benjolan benjolan yang dapat berpindah pindah dan juga timbul rasa sakit. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian pada penderita.

f. TBC Tulang

TBC tulang ialah penyakit pada tulang diakibatkan oleh infeksi Tuberculosis yang sehingga membuat tulang menjadi rusak.

g. Osteoporosis

Osteoporosis atau bisa disebut juga tulang keropos adalah penyakit yang menyebabkan tulang mudah retak atau juga patah. Penyakit ini biasanya dapat menyerang orang lanjut usia, terutama pada perempuan. Penyebab dari osteoporosis ini ialah tubuh kekurangan zat kapur (kalsium).

h. Rikets

Rikets adalah kelainan tulang pada anak yang disebabkan defisiensi vitamin D. Tulang ini biasanya lunak dan jika berjalan maka tulang akan menjadi melengkung.

i. Osteomalasia

Osteomalasia ialah kelainan tulang kerena defisiensi vitamin D pada orang dewasa. Tulang yang kekurangan fosfor dan kalsium sehingga tulang menjadi lunak. Osteomalasia kebanyakan diderita oleh para wanita yang kurang makan padi-padian, susu, jarang terkena sinar matahari, dan juga sering melahirkan.

j. Steoporosis atau osteopenia

Kelainan tulang yang kebanyakan diderita oleh para orangtua yang sudah menopause. Kelainan ini dapat berupa menurunnya kerja sel osteoblas sebagai akibat dari penurunan produksi hormon estrogen. Tulang akhirnya menjadi rapuh dan juga mudah patah. Penyakit ini bisa diatasi dengan banyak minum susu yang mengandung kalsium tinggi.

k. Artritis

Artritis adalah gangguan tulang yang berupa peradangan pada sendi yang disebabkan keseleo, infeksi, dan juga luka sendi.

l. Mikrosefalus

Mikrosefalus adalah kelainan akibat pertumbuhan tulang-tulang tengkorak yang terhambat karena kekurangan zat kapur saat pembentukan tulang tengkorak pada waktu bayi, sehingga ukuran kepala menjadi kecil (ukurannya tidak proporsional). Akibat lebih lanjut biasanya bisa berpengaruh pada perkembangan mental.

Macam-macam Kelainan dan Gangguan pada Persendian

Gangguan persendian ada beberapa macam, yakni dislokasi, terkilir, ankilosis, dan juga artritis.

1) Dislokasi

Dislokasi terjadi jika sendi bergeser dari kedudukan semula karena ligamentum (jaringan penggantung) sobek ataupun juga tertarik.

2) Terkilir

Terkilir dapat disebabkan oleh gerakan yang tiba-tiba atau tidak biasa dilakukan sehingga ligamentum menjadi tertarik, tetapi sendi tidak mengalami pergeseran posisi. Terkilir juga menyebabkan rasa sakit yang cukup hebat dan mengalami pembengkakan.

3) Ankilosis

Ankilosis ialah suatu keadaan persendian yang tidak dapat digerakkan karena seolah-olah kedua tulang itu menyatu.

4) Artritis

Artritis ialah peradangan yang terjadi pada sendi disertai dengan rasa sakit dan kadang-kadang posisi tulang mengalami perubahan.

Gurusekolah.co.id -Demikian makalah dan ulasan tentang Penyakit Tulang yang meliputi Macam-macam Penyakit Tulang,Gangguan dan Kelainan yang dapat disampaikan, semoga dapat bermanfaat, Terima kasih.

Artikel Lainnya :

Metabolisme & Pengertian,Karbohidrat, Protein,Lemak Dan Prosesnya

Perubahan Kimia-Sifat Fisika dan Kimia Serta Contohnya Lengkap

7 Urutan Organ Pernapasan pada Manusia Dan Fungsinya

GuruSekolah.co.id –Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang Perubahan Kimia meliputi Sifat Fisika dan Kimia Serta Contohnya Lengkap secara singkat

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

perubahan kimia

Berikut ini merupakan ulasan tentang mengenai sifat-sifat fisika zat, dan sifat-sifat bahan kimia, sifat fisis, sifat bahan kimia, ciri-ciri perubahan fisika, sifat asam, sifat logam, sifat-sifat air, sifat logam, sifat senyawa, ciri-ciri perubahan kimia, contoh perubahan fisika, ciri-ciri reaksi kimia, contoh perubahan kimia, sifat fisika, sifat kimia, contoh sifat fisika dan contoh sifat kimia.

Apa saja yang membedakan antara sifat fisika dan juga sifat kimia?. Berikut ini kita ulas satu persatu tentang mengenai sifat fisika kemudian selanjutya sifat kimia.

Sifat Fisika dan Kimia

Sifat ialah keadaan yang mencirikan suatu zat atau materi. Setiap zat atau materi mempunyai sifat fisika dan juga sifat kimia.

Sifat Fisika

”  Sifat fisika ialah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk suatu zat baru. Sifat ini bisa diamati tanpa harus mengubah zat-zat penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain adalah wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan juga kekentalan”.

Baca Juga  : Magnet & 3 Cara Membuat Magnet dan Gambarnya Secara Lengkap

a. Sifat Fisika Yang Terlihat

Sifat ini bisa dilihat dan juga diamati dari ;

1) Wujud zat : padat, cair dan gas

2) Kekerasan zat : keras atau lunak

3) Warna zat : hitam, putih, merah, kuning, dan berbagai warna lainnya

4) Bau zat : harum, anyir, atau busuk, dan lain sebagainya,

5) Bentuk : bulat, empat persegi panjang, balok, kubus, bundar, persegi, segitiga, dan lain sebagainya,

6) Tetapan fisika : titik lebur, titik uap, massa jenis, titik beku, titik didih, indeks bias, dan lain sebagainya.

b. Sifat Perubahan Fisika

Sifat ini bisa dilakukan dengan memakai cara berikut ini ;

1) Melarutkan zat ; mudah larut di air atau juga tidak

2) Mengalirkan arus listrik ; dapat mengalirkan arus listrik atau juga tidak

3) Mengalirkan panas ; dapat mengalirkan panas atau juga tidak

4) Menguapkan ; mudah menguap atau juga tidak

5) Mendekatkan ke magnet; dapat ditarik magnet atau juga tidak

6) dan berbagai bentuk kegiatan fisika lain sebagainya.

Dibawah ini contoh tabel dari sifat fisika :

Sifat Kimia

 Sifat kimia zat ialah kesanggupan suatu zat untuk bisa mengadakan reaksi kimia sehingga terjadi suatu perubahan. Sifat kimia zat bisa diketahui dengan menggunakan beberapa cara.

a. Sifat Kimia dengan Pembakaran

Zat dibakar, sehingga diketahui zat itu mudah terbakar, sulit, atau juga tidak dapat dibakar. Besi, baja, garam, dan air secara kimia tidak bisa terbakar.

b. Sifat Reaksi Kimia

Suatu zat direaksikan atau dicampur dengan zat lain, sehingga diketahui dapat menghasilkan zat baru, endapan, perubahan suhu, atau juga perubahan warna.

Besi diberi cuka dan udara akan menjadi keropos bisa menimbulkan karat. Karbon dioksida diberi air kapur, maka air kapur dapat menjadi keruh dikarenakan adanya endapan kapur.

Tabel Contoh Sifat Kimia Suatu Zat

c. Sifat Kimia dari Atomnya

Setiap zat terdiri atas unsur dan setiap unsur mempunyai atom, semua atom mempunyai nomor atom dan nomor massa. Besi contohnya mempunyai nomor atom 26 dan juga nomor massa 55.

Baca Juga : Rumus deret aritmatika-Pengertian dan Rumus Serta Contoh Soalnya

Selanjutnya penjelasan lainnya mengenai tentang sifat kimia:

Mudah terbakar

Bensin ialah zat yang mudah terbakar, sehingga banyak stasiun pengisian bahan bakar menghimbau “DILARANG MEROKOK”. Dengan mengetahui sifat dari bahan yang mudah terbakar, kita akan mendapatkannya secara efektif.

Mudah membusuk

Konsekuensi reaksi kimia dalam makanan atau juga minuman, bisa merubah makanan dan minuman yang membusuk dan mengubah rasa menjadi asam. Contohnya, beras yang dibiarkan berhari-hari dengan udara menjadi basi, dan juga susu yang berubah asam.

Berkarat

Reaksi antara logam dan oksigen bisa menghilangkan objek yang berkarat. Logam, seperti misal: zat besi dan seng mempunyai sifat pengaratan yang mudah.

Mudah meledak

Interaksi dengan oksigen di alam memiliki sifat eksplosif, seperti contoh: magnesium, uranium dan natrium.

Racun

Ada beberapa zat yang mempunyai sifat kimia beracun, termasuk juga: insektisida, pestisida, fungisida, herbisida, dan rodentisida. Zat beracun ini ialah manusia untuk bisa membasmi hama, baik serangga ataupun tikus.

Gurusekolah.co.id-Demikian penjelasan singkat mengenai perubahan kimia  sifat fisika dan sifat kimia serta contoh soalnya yang bisa kami sampaikan terimakasih semoga bermanfaat.

artikel lainnya :

7 Urutan Organ Pernapasan pada Manusia Dan Fungsinya

Gradien & Pengertian,Rumus,Gradien Garis Serta Contoh Soalnya

Rumus Pemuaian-Panjang, Luas dan Volume Secara Lengkap

GuruSekolah.co.id – Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang Konversi Satuan yang meliputi Pengertian,Panjang, Massa, Waktu, Luas dan Volume Lengkap

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

Dibawah ini ialah penjelasan mengenai pengertian konversi satuan, contoh konversi satuan, macam-macam konversi satuan, konversi satuan panjang, konversi satuan massa, konversi satuan waktu, konversi satuan luas, konversi satuan volume, dalam 1 hektar berapa meter persegi, 1 feet berapa meter, 1 are berapa meter, 1 kuintal berapa kg, konversi satuan berat, tabel konversi satuan lengkap, 1 ton berapa kg,  konversi atuan gaya, konversi satuan tekanan, sistem satuan internasional,  software konversi satuan, 1 ha berapa meter, 1 mil berapa meter, konversi satuan jarak, tangga satun dan satu hektar berapa meter.

Macam-macam Konversi Satuan

Membuat konversi satuan-satuan dari berbagai macam besaran di dalam fisika sangat penting sebab di dalam fisika banyak pengukuran dan juga perhitungan yang membutuhkan satuan yang tepat.

a. Konversi Satuan Panjang

Mengonversi satuan panjang, artinya mengubah satuan-satuan panjang ke satuan panjang lainnya. Urutan dari satuan panjang dimulai dari yang terpanjang sampai yang terpendek bisa dilihat dari keterangan di bawah ini.

Contoh Tangga Satuan Panjang

Contoh Konversi satuan panjang

Simak konversi satuan panjang di bawah ini:

  • 1 km sama dengan 10 hm = 100 dam = 1.000 m = 10.000 dm =100.000 cm= 1.000.000 mm
  • 1 hm sama dengan 10 dam = 100 m = 1.000 dm = 10.000 cm = 100.000 mm = 0,1 km
  • 1 dam sama dengan 10 m = 100 dm = 1.000 cm = 10.000 mm = 0,1 hm = 0,01 km
  • 1 m sama dengan 10 dm = 100 cm = 1.000 mm = 0,1 dam = 0,01 hm = 0,001 km
  • 1 dm sama dengan 10 cm = 100 mm = 0,1 m = 0,01 dam = 0,001 hm = 0,0001 km
  • 1 cm sama dengan 10 mm = 0,1 dm = 0,01 m = 0,001 dam = 0,0001 hm = 0,00001 km
  • 1 mm sama dengan 0,1 cm = 0,01 dm = 0,001 m = 0,0001 dam = 0,00001 hm = 0,000001 km

Baca Juga :Magnet & 3 Cara Membuat Magnet dan Gambarnya Secara Lengkap

b. Konversi Satuan Massa

Massa berbeda dengan berat, dalam keseharian kita, massa sering digunakan dengan berat. Massa dibawa ke manapun akan tetap nilainya dan tidak berubah sedangkan berat akan berbeda, sebab dipengaruhi oleh gravitasi bumi.

Mengkonversi satuan massa, artinya mengubah satuan-satuan massa ke satuan massa lainnya. Urutan satuan massa mulai dari yang terbesar sampai yang terkecil dapat dilihat dari gambar keterangan di bawah ini.

Contoh Tangga Satuan Massa

Contoh Konversi Satuan Massa

Simak konversi satuan massa di bawah ini dengan Satuan lainnya:

  • 1 ton sama dengan 1.000 kg = 103 kg
  • 1 ton sama dengan 10 kuintal = 103 kg
  • 1 kuintal sama dengan 100 kg = 102 kg
  • 1 kg sama dengan 2 pon
  • 1 pon sama dengan 5 ons
  • 1 kg sama dengan 10 ons
  • 1 kg sama dengan 0,001 ton = 10-3 ton
  • 1 gram sama dengan 0,001 kg = 10-3 kg
  • 1 miligram sama dengan 0,001 gram = 10-3 gram
  • 1 miligram sama dengan 0,000 001 kg = 10-6 kg

Baca juga :Rumus deret aritmatika-Pengertian dan Rumus Serta Contoh Soalnya

c. Konversi Satuan Waktu

Membuat konversi satuan waktu, artinya mengubah satuan-satuan waktu ke satuan waktu lainnya. Urutan dari satuan waktu dimulai dari yang terbesar sampai dengan yang terkecil dapat dilihat dari keterangan di bawah ini.

Contoh Konversi satuan waktu

  • 1 hari sama dengan 24 jam
  • 1 jam sama dengan 60 menit
  • 1 menit sama dengan 60 sekon
  • 1 sekon sama dengan 1/ 60 menit
  • 1 menit sama dengan 1/ 60 jam
  • 1 jam sama dengan 3.600 sekon
  • 1 hari sama dengan 86.400 sekon

Tabel Konversi Satuan Lengkap Lainnya

Contoh Konversi Satuan Lengkap

d. Konversi Satuan Luas (Persegi)

Satuan luas sering diakhiri dengan kata persegi, seperti  misal kilometer persegi dan meter persegi. Kata
persegi bisa ditulis dengan angka pangkat dua, seperti meter persegi bisa ditulis dengan m2. Untuk lebih lengkap dnan jelasnya perhatikan konversi satuan luas di bawah berikut.

Contoh Konversi Satuan Luas

  • 1 km2 = 1.000.000 m2 = 106 m2
  • 1 hm2 = 10.000 m2 = 104 m2
  • 1 dam2 = 100 m2 = 102 m2
  • 1 dm2 = 0,01 m2 = 10-2 m2
  • 1 cm2 = 0,0001 m2 = 10-4 m2
  • 1 mm2 = 0,000001 m2 = 10-6 m2
  • 1 m2 = 100 dm2 = 102 dm2
  • 1 m2 = 10.000 cm2 = 104 cm2
  • 1 m2 = 1.000.000 mm2 = 106 mm2
  • 1 ha (hektar) = 10.000 m2

 

e. Konversi Satuan Volume (Kubik)

Satuan volume sering diakhiri dengan kata kubik, seperti misal kilometer kubik dan meter kubik. Kata
persegi bisa ditulis dengan angka pangkat tiga, seperti contoh meter kubik dapat ditulis dengan m3.

Untuk lebih lengkap dan jelasnya simak konversi satuan volume di bawah ini, begitu juga perhatikan satuan lainnya seperti di bawah ini;

Contoh Konversi Satuan Volume

  • 1 km3 sama dengan 109 m3
  • 1 hm3 sama dengan 106 m3
  • 1 dam3 sama dengan 103 m3
  • 1 dm3 sama dengan 10-m3
  • 1 cm3 sama dengan 10-6 m3
  • 1 mm3 sama dengan 10-9 m3
  • 1 m3 sama dengan 103 dm3
  • 1 m3 sama dengan 106 cm3
  • 1 m3 sama dengan 109 mm3

Contoh Konversi Satuan Volume dengan satuan lainnya

  • 1 liter sama dengan 1 desimeter3 = 1.000 ml = 1.000 cc
  • 1 liter sama dengan 0,001 m3 = 10-3 m3
  • 1 m3 sama dengan 1.000 liter
  • 1 cm3 sama dengan 1 cc
  • 1 mililiter sama dengan 1 ml = 1 cm3
  • 1 ml sama dengan 0,001 liter = 10-3 liter
  • 1 ml sama dengan 0,000 001 m3 = 10-6 m3

 

Gurusekolah.co.id – Sekian penjelasan lengkap tentang konversi satuan, mulai dari pengertian masing-masing konversi satuan dilengkapi dengan contoh baik dalam bentuk tabel maupun yang lainnya secara lengkap. Terimakasih
Artikel Lainnya :

GuruSekolah.co.id – Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang magnet yang meliputi 3 Cara Membuat Magnet dan Gambarnya Secara Lengkap

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

magnet

Cara Membuat Magnet

Magnet ada dua jenis yakni magnet alam dan juga magnet buatan. Ada berbagai cara untuk bisa membuat magnet, antara lain:
a. dengan cara menggosokkan magnet tetap
b. dengan aliran arus listrik
c. dengan induksi (influensi atau imbas)

a. Dengan cara menggosokkan magnet tetap

Benda-benda kecil, contohnya jarum ataupun paku jika kita dekatkan dengan sebatang besi atau juga sebatang baja ternyata benda-benda kecil tersebut tidak dapat ditarik oleh batang besi atau baja tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa besi atau juga baja tidak bersifat sebagai sebuah magnet. Besi maupun baja bisa dibuat magnet antara lain dengan cara menggosokkan salah satu ujung magnet tetap di sepanjang batang besi, atau baja ke satu arah secara berulang-ulang kali.

Secara fisika bahwa benda-benda yang dapat dibuat magnet ialah benda maupun material yang telah memiliki sifat kemagnetan yang terdiri atas domain-domain atau magnet-magnet kecil yang disebut juga magnet elementer.

Membuat magnet menggosok dengan megnet tetap

Saat terjadi suatu gosokan dengan arah yang teratur menyebabkan adanya suatu pengaruh medan magnet dari magnet permanen yang bisa dipakai untuk menyearahkan posisi domain,

Dengan posisi yang searah tentu menyebabkan adanya gaya yang ditimbulkan oleh domain tersebut sehingga menjadikan benda tersebut bermagnet.

b. Dengan aliran arus listrik

Pada kegiatan kasus berikut ini  menunjukkan bahwa paku besar yang dililiti oleh sebuah kumparan sesudah dihubungkan dengan baterai kemudian dekatkan dengan paku-paku kecil, ternyata paku kecil akan terjai penempelan pada paku besar tersebut.

Jika baterai atau sumber arus listrik searah (DC) diganti dengan sumber arus listrik bolak-balik (AC) bertegangan rendah maka paku besar tersebut tetap bersifat sebagai magnet.

Membuat magnet dengan aliran arus listrik

Namun apabila jika sebuah magnet dialiri arus listrik bolak-balik (AC) dengan tegangan normal, maka sifat kemagnetannya bisa hilang.

Jika arus listrik diputus maka, paku-paku kecil yang tertempel pada paku besar dalam hitungan detik
dengan cepat akan berjatuhan atau lepas, artinya paku besar sudah hilang kemagnetannya.

Jadi, sifat dari kemagnetan paku besar hanya terjadi selama ada suatu aliran listrik, dikatakan bahwa paku besi bisa menjadi magnet sementara, jika paku besi diganti dengan logam baja, maka setelah arus listrik diputus, logam tetap bisa bersifat sebagai magnet, karena baja dapat dibuat magnet yang bersifat permanen (tetap), medan listrik yang dihasilkan dari arus listrik, akan mempengaruhi posisi domain yang menyebabkan posisi yang tidak teratur berubah menjadi teratur atau juga searah, dengan posisi searah tersebut akan memiliki kekuatan yang bersifat magnet.

Baca Juga : Rumus deret aritmatika-Pengertian dan Rumus Serta Contoh Soalnya

Cara menentukan kutub magnet

Bagaimana cara untuk menentukan kutub utara atau selatan dari magnet buatan ini, kita dapat menggunakan cara, misalkan sebatang besi atau juga baja yang sudah dililiti kawat berisolasi/kumparan (kawat transformator) dan dihubungkan dengan baterai telah menjadi magnet, maka untuk menentukan kutub-kutub magnetnya dapat dilihat pada Gambar di bawah ini.

Menentukan arah kutub magnet

Untuk menentukan arah kutub-kutub magnet dipakai aturan tangan kanan menggenggam, jari-jari
yang menggenggam menandakan arah dari arus listrik sedangkan ibu jari menunjuk kearah kutub utara, jika arah arus listrik dibalik maka arah kutub juga akan sebaliknya, seperti yang ada digambar atas.

 

c. Dengan induksi (influensi atau imbas)

Sebuah paku besar didekatkan dengan sebuah magnet yang ditaruh pada statif maka paku akan menempel pada magnet, paku besar yang telah menempel pada magnet jika didekati dengan paku-paku kecil, ternyata paku-paku kecil menempel pada paku besar.

Membuat magnet dengan induksi

Hal ini disebabkan oleh paku besar yang berada di dalam medan magnet terkena induksi sehingga dapat bersifat sebagai magnet, secara konsep sama dengan pembuatan magnet dengan cara digosok atau juga dililiti kumparan yang dialiri listrik. Akibat dari pengaruh medan magnet, maka paku yang menempel pada magnet permanen memungkinkan posisi domaindomainnya menjadi teratur dan bersifat sebagai benda magnet.

Contoh macam - macam bentuk magnet

Gurusekolah.co.id -Demikian makalah dan ulasan  yang dapat disampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi pembaca semuanya. Terima kasih.

Artikel Lainnya :

Materi Permainan Sepak Bola-Penjelasan DanTeknik Dasar Lengkap

Daur Air : Pengertian, Siklus Air, Tahapan, Proses, dan Gambarnya

Metabolisme – Pengertian,Karbohidrat, Protein,Lemak Dan Prosesnya

GuruSekolah.co.id-Pada pembahasan kali ini, kita akan menjelaskan organ pernafasan manusia yang meliputi 7 Urutan Organ Pernapasan pada Manusia Dan Fungsinya.
Mari sama-sama kita bahas penjelasannya berikut ;

organ pernafasan manusia

Penjelasan

Salah satu ciri makhluk hidup adalah bernafas. Jadi, semua makhluk hidup membutuhkan udara untuk bernafas tanpa tanaman. Masing – masing makhluk hidup, apakah itu tumbuhan, hewan atau manusia, memiliki organ yang berbeda atau alat bantu pernapasan.

Dalam ulasan ini, kita akan membahas organ pernapasan pada manusia, urutan organ pernapasan pada manusia, gambar organ pernapasan manusia, fungsi organ pernapasan manusia, dan fungsi organ pernapasan pada manusia.

Baca Juga : Sistem Pernapasan Pada Hewan

Urutan sistem pernapasan pada manusia

  • Rongga hidung (Cavum Nasalis)

Rongga hidung adalah organ pernapasan pertama dan paling eksternal yang terhubung langsung ke udara luar. Rongga hidung adalah pintu gerbang ke pernapasan dan tempat untuk udara masuk dan keluar.

Rongga hidung dilengkapi dengan rambut hidung, bau, selaput lendir, serta kuda.

Setiap bagian dari rongga hidung memiliki fungsi yang sesuai, yaitu;

Rambut hidung menyaring partikel debu dan kotoran yang masuk ke udara.
Indera penciuman adalah sel-sel yang sangat sensitif terhadap penciuman, sehingga mereka dapat berfungsi untuk mencegah zat berbahaya dan bau tidak sedap.
Selaput lendir juga berfungsi untuk menjebak benda asing yang jatuh ke dalamnya.
Konka memiliki banyak kapiler darah yang menyamakan suhu yang dihirup secara eksternal dengan suhu tubuh, dan juga memanaskan udara yang memasuki paru-paru.

  • Laring (faring)

Udara dari rongga hidung memasuki faring. Faring adalah pangkal kerongkongan, yang membentuk titik percabangan antara dua saluran, yaitu saluran udara (nasofaringin) di depan dan saluran pencernaan (orofaringus) di belakang.

Pangkal tenggorokan terdiri dari katup (epiglotis) dan potongan tulang rawan yang membentuk jakun. Bagian ini menyajikan pita suara Adam (pita suara).

Udara yang masuk melalui tenggorokan dapat menyebabkan pita suara bergetar dan terdengar seperti suara. Pita suara masing-masing orang memiliki panjang, lebar, dan ketebalan berbeda, sehingga suara setiap orang berbeda dalam nada.

Baca Juga: Sel Tumbuhan

  • Trakea

Tabung pernapasan terletak di bagian dalam leher, yang terletak tepat di depan kerongkongan. Fungsinya untuk menyiapkan tempat bagi udara yang akan diperkenalkan dan udara yang akan dihilangkan.
Napasnya keras dan membuka sekitar 10 cm.

Dindingnya terbuat dari cincin tulang rawan. Dinding bagian dalam adalah ciliary untuk menyaring benda asing yang memasuki saluran udara. Saluran pernapasan dibagi menjadi dua bagian, masing-masing cabang ke paru-paru kanan dan kiri.

  • Batang tenggorokan (bronkus)

Struktur lapisan dalam bronkus sama dengan trakea, tetapi bentuk kartilago bronkus tidak teratur. Cincin tulang rawan bronkial besar. Bronkus kemudian bercabang lagi ke dalam bronkiolus.

  • Cabang trakea (bronkiolus)

Cabang bronkiolus tergantung pada jumlah lobus paru. Pada akhirnya ada gelembung yang sangat kecil dan dinding tipis. Gelembung hanya bisa dilihat di bawah mikroskop.

  • Cahaya (pulmo)

Paru-paru terletak di dalam dada bagian atas. Paru-paru dapat dibagi menjadi dua bagian: paru-paru kanan (pulmo dekstra), terdiri dari 3 lobus, dan paru-paru kiri (pulmo sinistra), terdiri dari 2 lobus.

Paru-paru dibungkus dalam dua membran yang disebut pleura. Pleura memiliki fungsi melindungi paru-paru dari abrasi selama ekspansi dan penurunan. Paru-paru terdiri dari bronkiolus, alveoli, jaringan elastis, dan pembuluh darah.

Struktur paru-paru mirip dengan spons elastis dengan permukaan bagian dalam yang sangat lebar untuk pertukaran gas.

  • Alveola

Bronkiolus menyebabkan alveoli (tunggal: alveoli), struktur alveoli dalam bentuk bola-bola kecil yang ditutupi oleh pembuluh darah. Dindingnya tipis, lembab, dan juga melekat erat pada kapiler darah.

Alveoli terdiri dari satu lapisan sel epitel skuamosa, dan di sinilah darah hampir bersentuhan langsung dengan udara. Epitel datar yang melapisi alveoli memungkinkan darah dalam kapiler darah untuk mengikat oksigen dari udara di rongga alveolar.

Kehadiran alveoli memungkinkan Anda untuk memperluas area permukaan, yang dapat memainkan peran penting dalam pertukaran gas O2 dari udara bebas ke sel darah dan CO2 dari sel darah ke udara.

Itulah tadi penjelasan dari 7 urutan sistem pernapasan pada manusia dan fungsinya yang

Gurusekolah.co.id bisa sampaikan, semoga ini bisa bermanfaat untuk kalian semua.

Terimakasih

Artikel Lainnya :