Zaman Perunggu-Perkembangan Dan Kehidupan Manusia Di Asia

Posted on

Gurusekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas  tentang Zaman Perunggu meliputi Perkembangan Dan Kehidupan Manusia Di Asia secara singkat dan jelas

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

zaman perunggu

Pengertiannya

Zaman Perunggu merupakan periode saat manusia baru menggunakan teknik melebur tembaga dan membuat perunggu. Di beberapa area sudah mulai berkomunikasi dengan tanda seperti tulisan. Waktu dimulainya zaman ini berbeda-beda pada setiap kebudayaan.

Zaman perunggu di beberapa negara Asia :

  • Asia Tengah

Di Asia Tengah, sekitar 2000 SM, terjadi migrasi besar-besaran yang akhirnya membawa teknologi peleburan logam. Teknologi tersebut kemudian menyebar di sekitar Asia Tengah melalui migrasi Indo-Eropa.

  • Asia Timur

Di China, bukti awal zaman perunggu ditemukan pada kebudayaan Majiayao antara tahun 3100 dan 2700 SM. Artefak perunggu yang ditemukan di China misalnya alat sehari-hari, alat ritual, dan senjata.

Di Korea, awal mula zaman perunggu diperkirakan antara 1000-800 SM. Terdapat bukti adanya alat-alat masak yang sudah digunakan. Ada juga pisau dari perunggu yang terkubur di situs Igeum-dong.

Di Jepang, awal zaman Perunggu terjadi pada awal masa Yayoi Awal, yaitu sekitar 300 SM. Terdapat bukti adanya praktik pertanian serta pengolahan logam. Tekni pengolahan perunggu dan besi di Jepang tersebar melalui kontak dengan masyarakan Asia Timur lainnya.

  • Asia Selatan

Pada wilayah India dimulai sekitar 3300 SM saat adanya penduduk lembah Indus. Di sana berkembang teknik metalurgi baru yang memproduksi tembaga, perunggu, dan timah. Di situs Mohenjo-daro juga ditemukan patung Dancing Girl yang terbuat dari perunggu.

zaman perunggu

  • Asia Tenggara

Artefak perunggu di Thailand diperkirakan berasal dari 2100 SM. Di Burma, alat-alat perunggu kuno juga ditemukan bersama dengan keramik dan artefak batu. Di Vietnam, pada zaman Neolithikum ditemukan bukti adanya drum perunggu pertama yang disebut dengan Dong Son drum.

Peneliti arkeologi di Vietnam Utara mengindikasikan meningkatnya penyakit infeksi pada saat perkembangan metalurgi. Diperkirakan adanya peningkatan kontak dengan bakteri dan/atau patogen jamur karena meningkatkanya kepadatan populasi dan pertanian. Saat itu juga terjadi penurunan level imun karena perubahan pola makan/diet karena mulai berkembangnya pertanian.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa peninggalan dari zamannya. Contoh benda-benda dpeninggalan misalnya kapak corong, nekara, moko, dan berbagai perhiasan.

Itulah penjelasan singkat dan jelas yang bisa gurusekolah.co.id sampaikan semoga makalah ini dapat bermanfaat. Terima Kasih

Artikel Lainnya :