Transpor Aktif – Pengertian,Jenis-Jenis,Fungsi Serta Contohnya Lengkap

Posted on

Gurusekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas  tentang Transpor Aktif – Pengertian, Jenis-Jenis , Fungsi Beserta Contohnya Lengkap

Pengertiannya

Transpor aktif ialah perpindahan atau pergerakan yang memanfaatkan energi untuk dapat memasukan dan mengeluarkan ion-ion juga molekul melalui membran sel yang bersifat permeabel dengan tujuan memelihara keseimbangan molekul kecil yang ada di dalam sel.

Transpor Aktif

Pengertian lainnya dari transpor aktif merupakan jenis transpor membran sel yang membutuhkan energi dalam melakukan aktivitasnya. Energi yang dipakai dalam transpor aktif sel ialah ATP atau disebut Adenosin Trifosfat.

ATP merupakan energi kimia tinggi yang didapat melalui proses respirasi sel. Sel utama transpor aktif yakni melawan gradien konsentrasi.

Maksudnya adalah pada transpor aktif akan terjadi pemompaan sehingga memaksa zat untuk melewati membran dengan melawan gradien konsentrasinya. Transpor aktif akan berhenti bila sel yang diinginkan kehabisan energi atau juga keracunan.

Baca Juga : Struktur Sel tumbuhan

Transpor aktif memerlukan molekul pengangkut berupa protein integral pada membran, di mana di dalam molekul ini, terdapat situs pengikatan. Proses transport aktif dimulai dengan pengambilan tiga ion Na+ dari dalam sel dan menempati situs pengikatan pada protein integral.

Energi diperlukan untuk dapat mengubah bentuk protein integral pada membran yang sebelumnya membuka ke arah dalam sel menjadi membuka ke bagian luar sel.

Kemudian ion Na+ terlepas dari situs pengikatan dan selanjutnya keluar dari protein integral menuju ke luar sel. Kemudian dari luar sel, dua ion K+ menempati atau menduduki situs pengikatan di protein integral.

Bentuk protein integral menjadi berubah dari sebelumnya membuka ke arah luar, kemudian menjadi membuka ke arah dalam sel dan ion kalium dilepaskan ke dalam sel.

Fungsi dan Contohnya

Fungsi transpor aktif yaitu menjadi pemelihara keseimbangan dalam sel. Transpor aktif yakni transpor aktif yang berlangsung pada sitoplasma sel darah merah manusia.

Sitoplasma sel darah merah manusia biasanya mempunyai kadar ion kalium 30 x lebih besar dibanding plasma. Mekanisme transpor aktif ini hanya sebagian kecil dari luas membran plasma yang terbenam ke dalam membentuk kantong.

Bila kantong semakin dalam, maka kantong tersebut terjepit dan membentuk vesikula yang isinya materi yang dihasilkan dari luar selnya.

Contoh dari transpor aktif termasuk pengambilan glukosa di usus pada manusia dan penyerapan ion mineral ke dalam sel-sel rambut akar tanaman.

transpor aktif

Baca Juga : Membran Sel

Jenis-Jenis

Beberapa jenis transpor aktif, diantaranya yaitu:

  • Endositosis

Endositosis merupakan transpor makromolekul dan materi yang sangat kecil ke dalam sel melewati cara membentuk vesikula baru dari membran plasma.

Mekanisme transpor aktif ini ialah sebagian kecil luas membran plasma terbenam ke dalam dan membentuk kantong.

Jika kantong ini semakin dalam, maka kantong tersebut akan terjepit membentuk vesikula yang berisi materi yang didapat dari luar selnya.

Endositosis ini di gunakan untuk beberapa macam fungsi yang sangat penting bagi sel, karena endositosis dapat meregulasi berbagai macam proses misalnya seperti pengambilan nutrisi, adhesi dan migrasi sel, masuknya patogen, presentasi antigen, neurotransmisi, reseptor sinyal, presentasi antigen, mitosis, polaritas sel, pertumbuhan serta diferensiasi dan masuknya obat.

Jenis-Jenis Endositosis

Endositosis memiliki beberapa jenis, diantaranya yaitu:

  1. Fagositosis (pemakanan seluler) ialah merupakan proses yang mana sel akan menelan partikel dengan memakai kaki semu (pseudopod) yang membalut di sekeliling partikel tersebut serta membungkusnya di dalam kantong berlapis membran yang tidak teralu besar untuk bisa digolongkan sebagai vakuola. kemudian partikel tersebut dicerna/ diolah setelah vakuola bergabung dengan lisosom yang di dalamnya terkandung enzim hidrolitik.
  2. Pinositosis (peminuman seluler) merupakan proses yang mana sel meneguk tetesan fluida ekstraseluler pada vesikula kecil. Karena seluruh atau sebagian zat terlarut yang telah larut dalam tetesan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam sel, tetapi pinositosis ini tidak bersifat spesifik dalam substansi yang ditranspornya.
  3. Endositosis yang diperantrai reseptor memerlukan reseptor yang disebut dengan ligan
  • Eksositosis

Eksositosis adalah merupakan suatu mekanisme transpor molekul yang cukup besar, seperti polisakarida dan juga protein yang melewati membran plasma dari dalam menuju ke luar sel (sekresi) dengan menggabungkan vesikula yang berisi molekul tersebut dan membran plasma.

Vesikula transpor yang telah lepas dari aparatus Golgi kemudian selanjutnya dipindahkan oleh sitoskeleton ke membran plasma.

Setelah membran vesikula dan membran plasma bertemu, maka kemudian molekul lipid membran menyusun kembali dirinya sendiri sehingga kedua membran bergabung.

Lalu kandungan vesikulanya tumpah ke luar sel. Banyak sel sekretoris memakai eksositosis untuk mengirim keluar produknya.

Demikian penjelasan singkat dan jelasyang bisa gurusekolah.co.id sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima Kasih.

Artikel Lainnya :