Sel Tumbuhan-Pengertian, Jenis, Karakteristik,Stuktur Dan Fungsinya

Posted on
GuruSekolah.Co.id – Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang Sel Tumbuhan pada pembahasan kali ini kita akan membahas secara singkat Pengertian, Jenis, Karakteristik,Stuktur Dan Fungsinya

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

Sel tumbuhan

Pengertian Sel Tumbuhan

Sel tumbuhan merupakan kelompok sel eukariotik, sel eukariotik yaitu kelompok sel yang mempunyai materi genetik (DNA) yang dibaluti dan dibungkus oleh membran. Sel pada tumbuhan mempunyai struktur yang khas dibandingkan dengan sel eukariotik lain.

Perbedaan yang paling dasar yakni bentuk sel tumbuhan yang kaku. Bentuk ini didapatkan dari dinding sel yang berada paling luar pada sel tumbuhan. Dinding sel yang tersusun atas senyawa selulosa, pektin, hemiselulosa, dan lignin yang akan menguatkan struktur pada tumbuhan.

Walaupun hewan dan tumbuhan sama-sama memiliki eukariota, dia berbeda dalam fitur karakteristik tertentu. Misalnya, sel tumbuhan mempunyai dinding sel yang berkembang dengan sangat baik dan vakuola besar, sedangkan sel hewan tidak mempunyai struktur itu.

Selain perbedaan dalam bentuk struktur, pada sel hewan terdapat sentriol dan filamen tengah dimana ini tidak ditemui di sel tumbuhan.

Ciri khas sel tumbuhan yakni terdiri dari organel dan sitoplasma, yang mana semua organel (kecuali inti sel atau neukleus) dan struktur subselular yang berada di dalam sitoplasma akan tertutup oleh membran sel atau dinding sel sebagai lapisan pelindung.

Jenis-Jenis Sel Tumbuhan

  • Sel kolenkim

Sel kolenkim hidup pada saat sudah dewasa dan hanya memiliki sebuah dinding primer. Sel-sel ini sudah masak dan berasal dari meristem yang pada awalnya menyerupai sel parenkim.

Plastidanya tidak berkembang dan organel sekretorik (retikulum endoplasma dan badan golgi) berproliferasi juga mengeluarkan dinding primer tambahan. Dinding ini tebal di bagian sudutnya di mana tiga atau lebih sel saling bersentuhan dan tipis di bagian di mana juga terdapat dua sel yang bersentuhan.

  • Sel sklerenkim

Sel sklerenkim adalah merupakan sel yang keras dan tangguh yang memberikan kekuatan pada tumbuhan. Sel ini terdiri dari sklereid dan serat juga.

Dengan begitu, sel-sel ini tidak bisa bertahan lama karena tidak dapat melakukan pertukaran zat untuk melakukan metabolisme. Sel sklerenkim biasanya akan mati pada saat tertentu, sitoplasma akan hilang, dan meninggalkan rongga yang kosong.

  • Sel xilem

Sel xilem adalah merupakan sel yang mengalami lignifikasi dinding sel. Sel ini berfungsi untuk mengangkut air dan zat hara dari tanah (akar) menuju dedaunan untuk melakukan fotosintesis. Sel xilem pertama kali muncul pada tanaman tersebut sejak 425 juta tahun yang lalu.

  • Sel epidermis

Sel epidermis tanaman adalah merupakan sel parenkim khusus yang terdapat di seluruh permukaan daun, batang, dan akar.

Karakteristik Sel Pada Tumbuhan

Sel tumbuhan memiliki bagian-bagian yang khusus yang juga membedakannya dengan sel hewan atau sel eukariot yang lain. Berikut ini adalah organel yang hanya terdapat pada sel tumbuhan:

  • Sebuah vakuola berukuran sangat besar yang volumenya dipenuhi oleh air dan dilapisi oleh membran yang disebut tonoplas. Fungsi tonoplas ialah untuk mempertahankan sel turgor, mengontrol pergerakan molekul antara sitosol dan getah pada tumbuhan, menyimpan zat-zat berguna, dan mencerna limbah protein dan organel.
  • Sebuah dinding sel yang terdiri dari yaitu selulosa, hemiselulosa, pektin, dan beberapa mengandung lignin. Dihasilkan oleh protoplas di luar membran sel. Hal ini kebalikan dengan dinding sel jamur yang terbuat dari kitin dan bakteri yang terbuat dari peptidoglikan.
  • Jalur komunikasi khusus antar sel yang juga dikenal sebagai plasmodesmata dan berupa pori-pori di dinding sel yang menghubungkan plasmalema di sel satu ke retikulum endoplasma di sel lain.
  • Plastida yang terdiri dari pada kloroplas, kromoplas, dan leukoplas. Kloroplas mengandung klorofil yang berguna untuk menyerap panas sinar matahari dan memungkinkan tanaman untuk membuat makanan sendiri dalam proses yang diketahui sebagai fotosintesis. Kromoplas berguna untuk melakukan sintesis dan menyimpan pigmen. Leukoplas adalah bagian plastida yang tidak berwarna dan juga berguna untuk menyimpan cadangan makanan.
  • Pembelahan sel yang di lakukan dengan cara membentuk phragmoplas sebagai dasarnya.
  • Sel pada kelamin jantan lumut dan pteridophyta, sikas, dan ginkgo memiliki flagela yang serupa dengan sel pada hewan. Tapi pada tumbuhan yang lebih kompleks (seperti gymnospermae dan tanaman berbunga) tidak terdapat flagela dan sentriol yang biasanya terdapat di dalam sel hewan.

Struktur Dan Fungsi Sel Tumbuhan

Nukleus (inti sel) yakni organel sel yang unik dan sangat penting, sebagai tempat utama sel untuk menyimpan kromosom (komponen genetik) dari sel. Nukleus mempunyai fungsi mengkoordinasi untuk proses metabolisme, contohnya pemblahan pada sel, pertumbuhan pada sel, serta sintesis protein. Inti dan isinya disebut juga dengan Nukleoplasma.

  • Nukleus (inti sel)

Nukleus (inti sel) yakni organel sel yang sangat unik dan penting, sebagai tempat utama sel untuk menyimpan kromosom (komponen genetik) dari sel tertentu juga.

  • Plastida (kloropas)

Plastida (kloropas) adalah merupakan istilah kolektif untuk organel yang berfungsi untuk membawa pigmen. Kloroplas memiliki bentuk yang sangat menonjol dari plastida yang memiliki kandungan pigmen klorofil hijau.

  • Ribosom

Ribosom adalah merupakan organel sel yang bentuknya kecil yaitu berupa butiran nukleoprotein. Ribosom tersusun atas sub unit besar dan juga sub unit kecil, berisi RNA ribosom dan RNAr dan protein di dalamnya.

Ribosom dibedakan menjadi 2 jenis yang mana terdapat di dalam sitoplasma, yakni ribosom terikat dan ribosom bebas. Fungsi utama ribosom yaitu memproduksi dan mensintesis zat protein yang ada pada sel.

  • Mitokondria

Mitokondria adalah merupakan organel besar yang berbentuk bulat batang yang ada di dalam sitoplasma sel tumbuhan. Mitokondria sangat bermanfaat dalam memecah karbohidrat kompleks dan gula yang dimanfaatkan.

  • Badan golgi (aparatus golgi)

Fungsi utama pada badan golgi yaitu untuk mengangkat zat kimia di dalam dan keluar dari sel, sesudah RE (Retikulum Endoplasma) mensisntesis protein dan lemak. Badan golgi berubah dan mempersiapkannya untuk mengekspor keluar sel.

  • Retikulum Endoplasma

Retikulum Endoplasma adalah merupakan organel penghubung antara inti (nukleus) dengan sitoplasma di dalam sel tumbuhan. Pada dasarnya itu adalah merupakan jaringan interkoneksi, RE mempunyai kantong yang berbelit-belit.

Ada 2 macam Retikulum Endoplasma yakni

  • RE Kasar
  • RE Halus.

Struktur Retikulum Endoplasma hanya bisa terlihat dengan mikroskop elektron. Fungsi dari retikulum endoplasma yaitu sebagai pengangkut sintetis lemak dan steroit, tempat menyimpan fospolipid, steroid, glikolipid, menjalankan detoksifikasi drug dan juga racun.

  • Vakuola

Vakuola adalah merupakan membran, sebagai tempat penyimpanan yang membantu dalam mengatur tekanan tugor dari sel pada tumbuhan. Pada sel tumbuhan umumnya ditemui lebih dari satu vakuola.

Namun vakuola menghabiskan ruang lebih besar daripada yang lain, dan menyimpan berbagai macam senyawa kimia. Vakuola berfungsi juga sebagai ekskreasi produk-produk limbah dan pencernaan instraselullar molekul kompleks.

  • Peroksisom

Peroksisom adalah merupakan organel sitoplasma dari sel tumbuhan yang mempunyai kandungan enzim oksidatif tertentu. Enzim itu digunakan dalam pemecahan metabolisme asam lemak menjadi gula yang sederhana.

Fungsi peroksisom adalah memecahkan asam lemak menjadi gula dan juga membantu kloropas dalam proses fotorespirasi.

Itulah materi makalah lengkap tentang sel tumbuhan pengertian, Jenis, Karakteristik,Stuktur Dan Fungsinya yang dapat GuruSekolah.co.id sampaikan. Semoga Bermanfaat…

Baca juga :

sistem pernafasam pada manusia

sistem saraf pada manusia