Rumah Adat Jawa Timur-Pakaian Adat, Manfaat dan Keunikannya

Posted on

GuruSekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas materi tentang Rumah Adat Jawa Timur kita akan membahas secara singkat Pakaian Adat Jawa Timur,Manfaat dan Keunikannya.

Marilah simak penjelasan berikut ini :

rumah adat jawa timur

Penjelasan Singkat

Di semua pulau yang ada di Indonesia, terutama pulau Jawa merupakan salah satu pulau terbesar dan yang paling banyak dihuni.

Pulau yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia berada bagian selatan ini dikenal sebagai jantung dari negara Indonesia karena semua pusat pemerintahan dan pembangunan berada di pulau ini.

Mungkin jika ditarik mundur ke belakang, kerajaan yang menetap di Pulau Jawa ini bahkan jauh lebih maju jika dibandingkan dengan pulau lainnya.

Tidak kaget jika pulau ini menjadi pusat dari segala kegiatan ekonomi, pemerintahan, hingga budaya yang terus dijunjung tinggi sampai saat ini.

Di pulau Jawa sendiri dihuni oleh beberapa suku yang mendominasi tempat, seperti suku Betawi yang mendiami wilayah Jakarta, suku Sunda yang juga mendiami Jawa bagian barat,dan juga suku Jawa asli yang tersebar di beberapa daerah lain contoh : Jawa Tengah, Yogyakarta, dan juga Jawa Timur.

Pakaian Adat Jawa Timur

  • Odheng Santapan

  • Pese’an Madura

  • Sarong bahan

  • Odheng tapoghan

  • Sandal atau alas kaki

  • kat pinggang

  • Pakaian adat jawa timur yang digunakan untuk mantenan

  • Senjata

Keunikan Rumah Adat Jawa Timur dan Penjelasannya

Satu hal lagi yang bisa membedakan antara rumah adat Jawa Tengah dengan Jawa Timur. Bila di Jawa Tengah hanya disebut rumah Joglo, jadi orang Jawa Timur mengetahui rumah adat ini dengan sebutan Joglo Situbondo. Uniknya, meski bernama Joglo Situbondo tetapi rumah adat ini sekarang bisa ditemukan di sekitar.

Ponorogo.Berikut ini adalah ulasan fungsi rumah adat jawa timur situbondo lengkap:

 

Pendopo

Pada bagian pertama merupakan serambi yang juga didesain mirip dengan pendopo. Serambi ini biasanya punya ukuran sangat luas, bahkan hampir setengah dari pada luas rumah itu.

Tidak ada nilai filosofis dari bagian ini, tetapi dalam kehidupan masyarakat tradisional pada jaman dulu, pendopo ini sering dibuat dalam ukuran jumbo agar bisa menampung tamu dalam jumlah lebih banyak.

Masyarakat Jawa suka dengan berkumpul sehingga mereka membuat Pendopo yang luas. Pada rumah pemangku adat, Pendopo ini juga kerap dijadikan sebagai tempat untuk pertunjukan kesenian.

Ruangan Belakang

Jika bagian depan hanya dikhususkan untuk menerima tamu dan kegiatan lain yang berhubungan dengan masyarakat, bagian belakang sudah dikhususkan bagi sang pemilik rumah.

Di dalamnya, ruangannya pun terbagi menjadi dua bagian, yaitu dapur dan kamar tidur. Banyaknya jumlah kamar tidur biasanya disesuaikan pada jumlah anggota keluarga, ruangan ini berada di bagian sebelah kanan atau sisi kiri rumah.

Sedangkan pada bagian dapur berada di sisi paling belakang dan biasanya berukuran cukup luas karena masih menggunakan tungku sebagai sumber api.

Manfaat dan Kegunaan Rumah Adat Jawa Timur

Bagi kalian yang sedang mencari ciri-ciri rumah adat Jawa Timur Situbondo, ada beberapa hal yang bisa diketahui dengan mudah.

Salah satunya adalah yaitu adanya bubungan pada bagian tengah yang menjulang tinggi dan menjadikan atap terlihat lebih tinggi.

Biasanya pada bagian atap memiliki dekorasi yang khas berupa genteng tanduk atau wayangan kecil. Dekorasi yang simpel ini membuat tampilan rumah adat ini menjadi terlihat lebih unik dari luar.

 

Ada satu hal yang selalu dijunjung tinggi oleh masyarakat adat Jawa Timur adalah pemakaian bahan baku rumah yang memanfaatkan sumber daya alam.

Melimpahnya tanaman hutan di pulau Jawa membuat tumbuhan kayu tumbuh subur di wilayah ini. Masyarakat Jawa Timur pun menggunakan kayu jati sebagai bahan dasar dalam pembuatan Joglo Situbondo.

Baik tiang peyangga bagian depan, ataupun tiang penyangga bubungan tengah, dan berbagai rangka bangunan biasanya menggunakan kayu jati.

Ciri khas dari rumah adat Jawa Timur Situbondo yang lain adalah ukiran pada setiap pintu. Kepercayaan leluhur yang membuat masyarakat tradisional mengukir setiap pintu yang ada di dalam rumah.

Mereka itu percaya bahwa dengan memberikan ukiran pada pintu, mereka akan terhindar dari berbagai hal-hal buruk yang bisa menimpa mereka.

Selain ciri khas yang terlihat dari bagian depannya, ada beberapa ciri khas yang dimiliki oleh rumah Joglo Situbondo.

  • Kamar Kanan

Didalam bahasa jawa, bagian ini disebut juga dengan Sentong Tengen, atau bagian kanan. Biasanya pemilik rumah akan menggunakan bagian ini sebagai kamar dengan jumlah yang sudah disesuaikan dengan anak. Selain kamar, bagian ini juga sering digunakan sebagai gudang tempat menyimpanan bahan makanan.

  • Kamar Kiri

Selain Sentong Tengen, padabagian lain yang dimiliki Joglo Situbondo adalah Sentong Kiwo. Pada bagian ini biasanya digunakan sebagai kamar tidur orang tua atau kerabat sesepuh. Ruangan ini biasanya selalu dihubungkan dengan ruang belakang yang menuju dapur.

  • Kamar Tengah

Ini merupakan bagian yang sangat disakralkan oleh masyarakat adat Jawa Timur. Pada saat ini, kebiasaan mistis dan mitos masih dijunjung tinggi oleh masyarakat Jawa keseluruhannya.

Biasanya ruang tengah rumah adat Jawa Timur ini dilengkapi dengan sistem penerangan, cermin, dan juga sisir yang terbuat dari tanduk binatang dan dihiasi oleh benda berharga seperti keris.

Itulah materi makalah lengkap tentang Rumah Adat Jawa Timur, Pakaian Adat Jawa Timur,Manfaat dan Keunikannya yang dapat GuruSekolah.co.id sampaikan. Semoga Bermanfaat…

Baca Juga :

rumah adat jawa tengah

baju adat bali

peninggalan kerajaan demak