Resultan Gaya – Pengertian, Rumus, Macam-Macam Gaya

Posted on

Gurusekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas  tentang Resultan Gaya – Pengertian, Rumus, Macam-Macam Gaya

resultan gaya

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang Resultan Gaya, ayo kita ketahui dulu yang dimaksud dengan gaya.

Dalam materi fisika gaya dapat diartikan sebagai suatu dorongan atau tarikan. Apabila kita memperhatikan gerakan-gerakan benda, seperti melaju dan berhentinya sebuah sepeda, berubahnya arah bola karena tendangan, dan membesarnya permukaan balon yang diisi angin, dapat disimpulkan bahwa gaya yang diberikan pada suatu benda dapat menyebabkan suatu perubahan pada benda sesuai dengan gaya yang diberikan.

Gaya adalah sebuah tarikan atau dorongan yang menyebabkan suatu perubahan gerak atau benda. Gaya merupakan besaran vector dengan lambang F. Rumus Gaya, yaitu:

rumus gaya

Alat yang digunakan untuk mengukur sebuah gaya disebut dengan neraca pegas atau dynamometer.

Baca Juga : Gaya Gesek

Pengertian Resultan Gaya

resultan gaya 1

Resultan gaya ialah suatu besaran vektor. Dari keseluruhan gaya yang diberikan pada sebuah benda bisa diganti oleh sebuah gaya yang disebut dengan resultan gaya.

Dan Gaya yang bekerja dengan arah yang sama akan saling menguatkan. Adapun gaya yang bekerja dengan arah berlawanan akan saling melemahkan. Kenyataannya kekuatan mendorong dua orang pada arah yang sama lebih besar jika dibanding satu orang.

Kemudian gaya dorong dua orang tersebut bisa diganti dengan sebuah gaya yang disebut resultan gaya. Bila arah dorongan kedua orang itu sama, gaya dorong makin besar, tetapi jika arah gaya dorong salah satu melawan dua lainnya, maka gaya dorong mengecil.

Apabila kita tidak sanggup untuk mendorong sebuah benda yang akan kalian pindahkan, tentunya kalian akan meminta bantuan kepada orang lain untuk mendorong bersama benda tersebut itu dari arah yang sama. Dengan demikian, benda tersebut akan lebih terasa lebih ringan dan mudah untuk dipindahkan.

Namun, apabila kita dan teman kita mendorong dari arah yang berlawanan, benda tersebut akan terasa lebih berat, dan mungkin tidak akan berpindah.

Ketika benda tersebut didorong dari arah yang sama, maka gaya yang diberikan teman kalian akan memperbesar gaya yang sudah kita berikan. Namun sebaliknya, apabila arah dorongan kalian berlawanan, maka gaya yang diberikan teman kalian akan mengurangi gaya yang kita berikan.

Macam-Macam Gaya

Gaya yang menyebabkan terjadinya perubahan pada suatu benda dapat dikelompokkan berdasarkan penyebabnya dan berdasarkan pada sifatnya. Macam-macam gaya berdasarkan penyebabnya adalah sebagai berikut :

  1. Gaya listrik, ialah gaya yang timbul karena adanya muatan listrik.
  2. Gaya pegas, ialah gaya yang ditimbulkan oleh pegas.
  3. Gaya magnet, ialah gaya yang berasal dari kutub-kutub magnet, berupa tarikan atau tolakan.
  4. Gaya gravitasi, ialah gaya tarik yang berasal dari pusat bumi.
  5. Gaya gesekan, ialah gaya yang ditimbulkan akibat adanya pergeseran antara dua permukaan yang bersentuhan.
  6. Gaya mesin, ialah gaya yang berasal dari mesin.

Jika sama – sama kita memperhatikan gaya-gaya tersebut, apakah gaya dan benda yang diberikan gaya selalu bersentuhan? Ya betul, sebagian gaya bisa terjadi tanpa adanya suatu sentuhan antara sumber gaya dan benda yang diberi gaya tersebut. Sifat inilah yang mendasari pengelompokkan gaya, menjadi gaya sentuh dan juga gaya tak sentuh.

  • Gaya Sentuh ialah gaya yang bekerja pada benda dengan titik kerjanya berada dipermukaan benda. Contoh yang termasuk gaya sentuh yakni gaya gesekan. Sesuai pengertiannya, gaya gesekan akan terjadi hanya bila sumber gaya dan benda yang diberi gaya bersentuhan. Contohnya, gaya gesekan antara kaki dan permukaan jalan ketika kita berjalan. Contoh lain yang termasuk gaya sentuh yakni gaya otot, gaya pegas, dan juga gaya mesin.
  • Gaya Tak Sentuh ialah gaya yang titik kerjanya tidak bersentuhan dengan benda tersebut. Pernahkah kalian mencoba mendekatkan sebuah penggaris plastik yang sudah digosok-gosok ke rambutmu pada sobekan-sobekan kertas yang kecil? Kemudian, kertas tersebut akan menempel pada sebuah penggaris walaupun kertas dan penggaris tidak bersentuhan. Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa adanya gaya listrik dari penggaris plastik yang bekerja terhadap kertas. Contoh lain dari gaya tak sentuh yakni gaya magnet dan juga gaya gravitasi bumi.

Persamaan Resultan Gaya

rumus resultan gaya

Arah resultan gaya ialah arah dari sebuah gaya yang nilainya lebih besar dari gaya yang lainnya. Secara matematis, resultan gaya ditulis :

R = F1+F2+F3 + ….. + Fn

Dengan keterangan:
R = resultan gaya
F = gaya yang dijumlahkan

n = banyaknya gaya

Untuk dapat mempermudah dalam perhitungan, berikan tanda positif untuk gaya yang mengarah ke kanan dan juga ke atas, serta tanda negatif untuk gaya yang mengarah ke kiri dan juga ke bawah. Contohnya, pada saat mendorong lemari dengan arah berlawanan, gaya yang kita berikan adalah F1 = 22 N mengarah ke kiri. Sedangkan, gaya yang teman kita berikan adalah F2 = 20 N mengarah ke kanan.

Sehingga, resultan gaya itu ialah :

R = F1 + F2

= (-22 N) + 20 N

= (-2 N)

Diperoleh sebuah resultan gaya (-2 N). Artinya, besar resultan gaya ialah 2 N dan arahnya sama dengan arah F1, yakni ke kiri.

Benda berada pada keadaan seimbang atau benda tidak akan bergerak (diam), bila Resultan gaya (R) yang bekerja pada suatu benda sama dengan nol.

Itulah penjelasan tentang “Resultan Gaya – Pengertian, Rumus, Macam-Macam Gaya”  yang bisa gurusekolah.co.id sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima Kasih.

Artikel Lainnya :