Pembagian Waktu Di Indonesia (WIB, WIT Dan WITA) Lengkap

Posted on

Gurusekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas  tentang Pembagian Waktu Di Indonesia (WIB, WIT Dan WITA) Lengkap

Indonesia adalah sebuah negara kepulauan dengan area yang sangat luas sekali. Wilayah yang luas ini secara otomatis juga memiliki bentangan garis bujur yang sangat panjang. Indonesia secara geografis terletak diantara 95° hingga 141° bujur timur.

Begitu luas garis bujur wilayah Indonesia dibagi menjadi tiga zona waktu. Akan Tetapi sebelum membahas mengenai pembagian zona waktu ada beberapa hal yang sebaiknya diketahui. Mengapa Waktu Berbeda-beda?

pembagian waktu di indonesia

Pembagian Waktu antar negara di dunia ini tentu berbeda-beda karena bumi berotasi. Dalam hal ini, pembagian waktu antar negara juga diatur oleh zona waktu. Pembagian zona waktu antar negara mengacu pada GMT (Greenwich Mean Time).

Greenwich adalah sebuah kota di negara Inggris dimana disinilah garis bujur 0° yang menjadi patokan penentuan waktu dunia. Konsep pembagian waktu GMT secara umum ada dua.

Yang Pertama, negara yang berada di wilayah barat Greenwich maka waktu GMT-nya negatif. Oleh Karena Itu, apabila negara tersebut berada di wilayah timur Greenwich maka memiliki waktu GMT yang positif. Indonesia ialah wilayah yang berada di timur Inggris maka secara otomatis GMT-nya positif.

Pembagian Waktu di Indonesia

Sederhananya, penentuan waktu di suatu tempat didasarkan pada posisi garis bujur. Sementara itu, keberadaan garis lintang lebih tepat digunakan untuk mengukur lamanya durasi siang atau matahari bersinar di lokasi tersebut. Dalam Sehari, matahari berputar pada porosnya selama 23 jam 56 menit kemudian dibulatkan menjadi 24 jam.

Perputaran tersebut menyebabkan matahari berada pada posisi celestial sphere dan membentuk satu lingkaran penuh. Mengingat satu lingkaran penuh ialah 360° dan juga ditempuh dalam waktu 24 jam, maka 1 jam sama dengan 15°. Kemudian, setiap panjang garis bujur 15° ditetapkan sebagai zona waktu tersendiri dengan rumus GMT+waktu area tersebut.

Oleh Karena Itu, wilayah Indonesia dibagi menjadi tiga zona waktu karena memiliki panjang garis bujur 44°. Keseluruhan panjang garis bujur tersebut (44°) dibagi dengan konversi satu jam ke dalam satuan derajat (15°).

Hasil dari perhitungan tersebut adalah 2,93 dan bisa dibulatkan menjadi 3. Maka, panjang waktu keseluruhan di Indonesia adalah 3 jam. Berdasarkan inilah wilayah Indonesia dibagi menjadi 3 zona waktu, yaitu WIB, WITA dan WIT.

WIB (Waktu Indonesia Barat)

Waktu Indonesia Barat atau disebut dengan WIB terbentang sepanjang garis 105° bujur timur. Bentangan garis bujur ini mencakup seluruh wilayah Pulau Jawa, Sumatera, Madura serta sebagian Kalimantan, yaitu barat dan tengah.

Rumus pembagian waktu Indonesia Barat ialah UTC+7 atau GMT+7.

Berikut ini ialah beberapa provinsi Indonesia yang tergabung dalam zona waktu WIB.

1. Area Pulau Sumatera

  • Nanggroe Aceh Darussalam
  • Sumatera Utara dan Barat
  • Riau
  • Kepulauan Riau (Kepri)
  • Jambi
  • Sumatera Selatan
  • Lampung
  • Bangka Belitung
  • Bengkulu

2. Area Pulau Jawa

  • DKI Jakarta
  • Jawa Barat
  • Banten
  • Jawa Tengah
  • DI Yogyakarta
  • Jawa Timur

3. Area Pulau Kalimantan

  • Kalimantan Barat dan Tengah

Waktu Indonesia Tengah (WITA)

WITA merupakan akronim dari waktu indonesia tengah. Zona waktu ini terbentang sepanjang 120° garis bujur timur. Bentangan garis bujur ini mencakup beberapa wilayah di Indonesia seperti sebagian Pulau Kalimantan, seluruh Pulau Bali, Nusa Tenggara dan Sulawesi.

Waktu indonesia bagian tengah ini sama dengan pembagian waktu internasional UTC+8 atau GMT+8. Di bawah ini adalah beberapa provinsi yang tergolong ke dalam zona WITA.

1. Area Pulau Sumatera

  • Kalimantan Utara, Timur dan Selatan

2. Area Pulau Bali dan Nusa Tenggara

  • Bali
  • Nusa Tenggara Barat, dan
  • Nusa Tenggara Timur

3. Area Pulau Sulawesi

  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Sulawesi Utara, dan
  • Gorontalo

WIT (Waktu Indonesia Timur)

Waktu Indonesia timur atau biasa disingkat WIT. Zona waktu ini terbentang sepanjang garis 135° bujur timur. Luas garis bujur ini mencakup wilayah Indonesia paling timur meliputi Pulau Maluku dan Papua.

Zona waktu Indonesia bagian timur dapat ditentukan dengan menggunakan rumus UTC+9 atau GMT+9. Provinsi Pulau Maluku dan Papua yang termasuk ke dalam WIT adalah sebagai berikut:

1. Area Pulau Maluku

  • Maluku
  • Maluku Utara

2. Area Pulau Papua

  • Papua Barat
  • Papua

 

Sejarah Penetapan Zona Waktu di Indonesia

Republik Indonesia merupakan satu-satunya negara kepulauan terluas di dunia. Luas wilayah Indonesia diperkirakan mencapai 1,9 juta km2.

Secara geografis, wilayah Indonesia terbentang antara 95° hingga 141° bujur timur. Luas garis bujur yang sangat panjang tersebut membuat wilayah Indonesia harus dibagi menjadi 3 zona waktu.

Ilmu Sejarah penetapan zona waktu Indonesia sudah dimulai sejak masa penjajahan Belanda. Sejak diberlakukannya aturan Governments Besluits pada 1 Mei 1908.

Pada waktu itu, wilayah Jawa Tengah ditetapkan sebagai mintakad (zona waktu) dengan GMT+7:12. Perubahan kemudian terjadi pada bulan Februari tahun 1918, dimana Belanda menetapkan Padang -39 menit dari waktu Jawa Tengah.

Selanjutnya, Belanda juga memutuskan bahwa kota Balikpapan memiliki waktu lebih dulu dari GMT yaitu +8:20. Aturan tersebut kembali diubah pada tahun 1924 oleh Hoofden van Gewestelijk Bestuur in de Buitengewesten (penguasa daerah). Perubahan tersebut menetapkan waktu di wilayah Jawa Tengah menjadi GMT+7:20.

Padahal, daerah Karesidenan Bali dan Lombok memiliki waktu +22 menit dari Jawa Tengah.

Sedangkan Tapanuli berada pada waktu -45 menit dari Jawa Tengah. Terakhir adalah Padang yang ditetapkan -7 menit dari Waktu Jawa Tengah.

Pada tahun 1932, Belanda kembali mengubah zona waktu di Indonesia dan membaginya menjadi enam wilayah. Keenam wilayah tersebut memiliki selisih waktu 30 menit.

Pada tahun 1942, demi kepentingan operasi militer pemerintah Jepang kembali mengubah waktu Indonesia. Perubahan yang dilakukan adalah menyesuaikannya dengan zona waktu Tokyo (GMT+9). Jadi, zona waktu di Jawa dimajukan 1:30 (GMT+7:30).

Sejak Belanda berkuasa kembali di Indonesia, zona waktu kembali diubah untuk kepentingan operasi militer. Pada 10 Desember 1947 terdapat tiga pembagian zona waktu yaitu +7 (bujur tolok 105°), +8 (bujur tolok 120°) dan +9 (bujur tolok 135°).

Sehabis penyerahan kedaulatan, pemerintah Indonesia resmi membagi wilayahnya menjadi enam zona waktu. Pembagian ini berdasarkan keputusan gubernur jenderal pada tahun 1932.

Sesudah Irian Barat berhasil direbut kembali dari Belanda, pemerintah Indonesia kembali mengubah pembagian zona waktu. Pada tahun 1963, pemerintah Indonesia meresmikan berlakunya Keputusan Presiden Republik

Indonesia Nomor 243 Tahun 1963. Pokok dari keputusan presiden tersebut adalah kembali membagi wilayah Indonesia menjadi tiga zona waktu.

Perubahan terakhir terjadi setelah Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 41 Tahun 1987 berlaku. Pokok Utama dari Keputusan Presiden (Kepres) tersebut adalah wilayah di Indonesia dibagi menjadi 3 zona waktu.

Dari ke tiga zona waktu yang dimaksud adalah WIB (Waktu Indonesia Barat), WITA (Waktu Indonesia Tengah) dan WIT (Waktu Indonesia Timur).

Selaku bagian dari negara di dunia ini, Indonesia juga menetapkan waktu berdasarkan GMT (Greenwich Mean Time). Belandasan aturan GMT tersebut, wilayah Indonesia dapat dibagi menjadi tiga zona waktu.

Dari Ke tiga zona waktu tersebut adalah Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan Waktu Indonesia Timur (WIT).

Akan Tetapi, sebelum dibagi menjadi tiga zona waktu seperti sekarang, penetapan pembagian waktu di Indonesia ternyata mempunyai sejarah panjang.

Itulah penjelasan tentang “Pembagian Waktu Di Indonesia (WIB, WIT Dan WITA) Lengkap”  yang bisa gurusekolah.co.id sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima Kasih.

Artikel Lainnya :