Pengertian Siklus Air Atau Siklus Hidrologi Lengkap

Posted on

Gurusekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas materi  tentang Pengertian Siklus Air Atau Siklus Hidrologi Secara singkat dan jelas

siklus air

Pengertian Siklus Air atau Siklus Hidrologi 

Siklus Air ialah merupakan proses siklus atau disebut juga sirkulasi air dari bumi ke atmosfer dan selanjutnya kembali lagi ke bumi yang berlangsung secara terus menerus tanpa pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan akan kembali lagi pada atmosfer melewati kondensasi, presipitasi, evaporasi dan juga transpirasi.

Pengertian siklus Air ialah salah satu dari 6 siklus biogeokimia yang berlangsung di bumi. Siklus Air memegang peran sangat penting bagi kelangsungan mahkluk hidup organisme bumi.

Sebab adanya siklus tersebut, ketersediaan air di daratan bumi bisa tetap terjaga, mengingat teraturnya suhu lingkungan, cuaca, hujan, dan juga keseimbangan ekosistem bumi bisa tercipta karena adanya proses siklus hidrologi ini.

Baca Juga : Daur Air Adalah

Siklus hidrologi atau siklus air dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :

1. Siklus Hidrologi Panjang

siklus air panjang

Siklus hidrologi panjang ialah merupakan siklus hidrologi yang umumnya terjadi pada daerah beriklim subtropis atau pada daerah pegunungan. Dalam siklus hidrologi ini, awan tidak langsung diubah menjadi air, melainkan terlebih dahulu turun sebagai salju dan membentuk gletser.

Berikut penjelasan singkat dari siklus hidrologi panjang ini:

  1. Air laut mengalami suatu proses evaporasi dan berubah menjadi uap air akibat adanya suhu panas matahari.
  2. Uap air yang terbentuk kemudian mengalami sublimasi
  3. Awan yang mengandung kristal es kemudian terbentuk.
  4. Awan mengalami proses adveksi dan bergerak ke daratan
  5. Awan mengalami presipitasi dan turun sebagai salju.
  6. Salju terakumulasi menjadi gletser.
  7. Gletser akan mencair disebabkan pengaruh suhu udara dan membentuk aliran sungai.
  8. Air berasal dari gletser mengalir di sungai untuk menuju laut kembali.

2. Siklus Hidrologi Sedang

siklus air panjang sedang

Siklus hidrologi sedang adalah siklus hidrologi yang umum terjadi di Indonesia. Siklus hidrologi ini menghasilkan hujan di daratan karena proses adveksi membawa awan yang terbentuk ke atas daratan.
Berikut penjelasan singkat dari siklus hidrologi sedang ini:

  1. Air laut yang mengalami suatu proses evaporasi dan berubah menjadi uap air akibat adanya panas matahari.
  2. Uap air mengalami adveksi disebabkan angin sehingga bergerak menuju daratan.
  3. Atmosfer daratan, yaitu uap air membentuk awan dan berubah menjadi hujan.
  4. Air hujan yang berada pada permukaan daratan akan mengalami run off menuju sungai dan kembali ke laut.

Baca Juga : Daur Air

3. Siklus Hidrologi Pendek

siklus air pendek

Siklus air pendek ialah merupakan siklus hidrologi yang tidak melewati proses adveksi. Adapun Uap air yang terbentuk melewati siklus ini akan diturunkan melalui hujan yang ada di daerah sekitar laut.
Berikut dibawah ini penjelasan singkat mengenai siklus hidrologi pendek ini:

  1. Air laut ini mengalami suatu proses evaporasi dan berubah menjadi uap air disebabkan adanya panas matahari.
  2. Uap air akan mengalami kondensasi dan juga membentuk awan.
  3. Awan yang sudah terbentuk akan menjadi hujan di atas permukaan laut.

Proses Terjadinya Siklus Hidrologi

siklus air proses

Dalam praktik berlangsungnya, pada siklus hidrologi ini air melalui beberapa tahapan seperti dijelaskan gambar di atas. Ada beberapa tahapan proses terjadinya siklus hidrologi tersebut antara lain evaporasi, transpirasi, evapotranspirasi, sublimasi, kondensasi, adveksi, presipitasi, run off, dan juga infiltrasi.

  1. Evaporasi atau penguapan adalah proses dimana air yang ada di laut, rawa, danau, samudra dan lainnya menguap akibat adanya pemanasan sinar matahari. Pada tahap ini, air diubah menjadi uap air (gas) sehingga bisa naik ke atas atmosfer.
  2. Transpirasi ialah proses penguapan yang hampir sama dengan evaporasi. Akan tetapi proses penguapan ini terjadi pada jaringan makhluk hidup. Transpirasi juga bisa mengubah air menjadi uap air dan di bawa ke atmosfer.
  3. Evapotranspirasi ialah merupakan gabungan dari tahapan evaporasi serta transpirasi. Pada proses ini seringkali bisa dikatakan sebagai pentotalan penguapan air di permukaan bumi.
  4. Sublimasi juga masuk dalam suatu proses penguapan. Akan tetapi proses ini terjadi di kutub es atau puncak gunung.
  5. Kondensasi ialah merupakan proses berubahnya air menjadi partikel es akibat suhu udara yang sangat rendah hingga akhirnya membentuk awan hitam yang tebal.
  6. Adveksi adalah proses perpindahan awan secara horizontal dari satu lokasi ke lokasi lainnya akibat tekanan udara atau angin
  7. Presipitasi ialah proses pencairan awan hitam hingga jatuh menjadi hujan.
  8. Run Off yaitu proses mengalirnya air hujan ke sungai, samudra, danau dan juga saluran air lainnya.
  9. Infiltrasi yaitu proses terakhir dari siklus ini yakni penyerapan air ke dalam tanah.

Itulah penjelasan tentang “Pegertian Siklus Air Atau Siklus Hidrologi Lengkap”  yang bisa gurusekolah.co.id sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima Kasih.

Artikel Lainnya :