Motif Ekonomi : Pengertian, Macam-Macam, Beserta Contohnya Secara Lengkap

Posted on

Gurusekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas  tentang Motif Ekonomi : Pengertian, Macam-Macam, Beserta Contohnya Secara Lengkap

motif ekonomi

Pengertian Motif Ekonomi

Motif Ekonomi dari dua suku kata yang terdiri dari kata “Motif” diambil dari bahasa inggris yakni “motive” yang berarti alasan / penggerak dan juga dari kata “Ekonomi” dalam hal ini berasal dari Yunani kuno “οἰκονόμος” yang memiliki arti “pengolahan rumah tangga”.

Jadi dapat diartikan dari penggabungan dua suku kata tersebut motif ekonomi artinya, sesuatu alasan dari seseorang atau juga keinginan untuk seseorsng tersebut mengerjakan atau melakukan suatu kegiatan ekonomi / pengolahan rumah tangga.

Usaha ataupun upaya yang dikerjakan seseorang bermacam – macam ragam jenisnya. Setiap dari alasan bisa mendorong atau memacu seseorang tersebut untuk mengerjakan suatu perbuatan atau tindakan agar dapat mencapai suatu tujuan tertentu.

Misalnya seseorang yang bernama Mahbub bekerja dengan sangat keras dan giat untuk memperoleh banyak uang agar bisa memenuhi keinginan dari kebutuhan hidupnya. Ada juga, Rio berangkat bekerja yang biasanya menggunakan motor sekarang bersepeda untuk dapat menghemat ongkos karena bahan bakar minyak sekarang naik.

Baca Juga : Fluida Statis – Pengertian, Sifat, Jenis, Konsep, Beserta Hukum Pascal & Archimedes

Macam-Macam Motif Ekonomi

Dibawah ini adalah macam-macam dari motif ekonomi, diantaranya yakni :

1. Motif Dalam Memenuhi Kebutuhan

Motif memenuhi kebutuhan yaitu suatu keinginan setiap manusia dan semua mahluk hidup untuk mempertahankan hidup dan juga memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Semua manusia dari masing – masing individu pastinya mempunyai keinginan masing – masing dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, kebutuhan tersebut dapat berupa jasa ataupun barang yang tidak ada batasnya, akan tetapi alat atau saran untuk memenuhinya terbatas.

Oleh sebab itu, setiap dari masing – masing individu manusia mesti dapat memperhitungkan dengan tepat dan cermat, agar supaya memperoleh hasil yang sesuai dengan apa yang diharapkan dan ditargetkan. Banyak orang berusaha untuk mencapai kemakmuran bagi hidupnya, kemakmuran disini diartikan sebagai pemenuhan kebutuhan atas dirinya.

Contoh : Subagio bekerja dengan sangat keras dan giat agar memperoleh uang yang banyak, yang selanjutnya nanti dipakai untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya sehari – hari.

2. Motif Memperoleh Laba

Motif memperoleh laba yaitu semua sesuatu tindak tanduk seseorang untuk mengerjakan kegiatan ekonomi misalnya berdagang yang seterusnya untuk menghasilkan laba / keuntungan. Seseorang tersebut melakukan kegiatan ekonomi berdasarkan atas motif atau alasan untuk memperoleh laba agar kebutuhan hidupnya terpenuhi.

Dalam motif ini diharapkan seseorang medapatkan keuntungan atau tambahan manfaat bisa berupa jasa atau barang. Dengan keuntungan tersebut diharapkan dapat menambah kekayaan seseorang yang nantinya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.

Contoh : Seorang penjual buah berusaha menjual barang dagangannya  dengan baik, melayani pembeli dengan cara yang baik dan bersikap ramah dan juga menawarkan buah yang dijual guna memperoleh laba / keuntungan yang tinggi.

3. Motif mendapatkan kekuasaan ekonomi

Motif ini adalah keinginan dari seseorang yang telah sampai batas kemakmuran diri dari segi finansial, akan tetapi masih ingin melakukan tindakan ekonomi agar dapat menguasai pasar atau sistem dalam hal ekonomi.

Contoh : Di suatu daerah yang sedang dalam suasana pemilihan kepala desa. Pak eko adalah seorang calon yang nantinya mencalankon diri sebagai kepala desa, dia seseorang yang telah mencapai derajat makmur dibandingkan dengan warga lainnya. Dalam hal ini pak eko memodali perbaikan pasar umum yang ada didaerahnya, yang mana nantinya mempunyai tujuan agar memperoleh suara yang banyak dalam pemilihan dan selanjutnya memperoleh akses perekonomian dipasar umum tersebut.

Baca Juga : Etnosentrisme – Pengertian, Penyebab, Dampak Beserta Contoh Lengkap

4. Motif Sosial

Motif sosial disini merupakan semua sesuatu yang membuat keinginan manusia terdorong untuk melakukan tindakan ekonomi dikarenakan ingin membantu atau menolong sesama.

Karena manusia sebagai mahluk sosial, selain memenuhi kebutuhan pribadi, seseorang juga mesti perduli terhadap sesama manusia.

Contoh : Seseorang yang mempunyai kecukupan ekonomi atau bisa dibilang sukses, dengan usaha yang dikerjakannya dia membuat sebuah pondok pesantren dan juga yayasan bagi anak yatim yang tidak mampu.

5. Motif Mendapatkan Penghargaan

Motif mendapatkan penghargaan ini adalah keinginan seseorang untuk melakukan tindakan ekonomi berdasarkan agar memperoleh penghargaan dari orang lain.

Penghargaan dalam hal ini bukan intuk mendapatkan pujian dari orang lain melainkan untuk memperoleh status ekonomi dan juga status sosial yang tinggi dari masyarakat atau orang lain.

Contoh : Seorang kepala cabang suatu bank tetap melakukan kegiatan ekonomi dengan  kerja keras walaupun dari segi keuntungan dan juga kemakmuran telah ia peroleh dan dapatkan. Dia melakukan ini agar supaya ia tampil sebagai kepala cabang yang cekatan, handal dan juga bisa disegani. Pencapaian tersebut sering mendapatkan penghargaan dari pemerintah ataupun. Misalnya kepala cabang tersebut dikategorigan kedalam 5 besar kepala cabang versi sebuah majalah ekonomi dan bank serta menerima penghargaan dari pemerintah.

Itulah penjelasan tentang  “ Motif Ekonomi : Pengertian, Macam-Macam, Beserta Contohnya Secara Lengkap ” yang bisa gurusekolah.co.id sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima Kasih.

Artikel Lainnya :

Konferensi Asia Afrika-Pengertian, Sejarah, Fungsi dan Tujuan serta Isi

Biosfer – Pengertian, Komponen, Beserta Faktor Penyebabnya Secara Lengkap

Isi Pancasila : Pengertian, Fungsi, Makna, Dan Artinya Lengkap

Paragraf / Teks Eksposisi – Pengertian, Ciri, Struktur, Jenis, Beserta Contohnya Lengkap