Momen Inersia – Pengertian dan Contoh Soal Momen Inersia Lengkap

Posted on

GuruSekolah.co.id – Pada kesempatan kali ini kita akan membahas materi tentang Momen Inersia yang meliputi Pengertian dan Contoh Soal Momen Inersia secara lengkap

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

momen inersia

Apa rumus dimensi momen inersia,momen gaya ? Penurunan dari rumus momen inersia silinder pejal Penurunan Rumus Momen Inersia Plat Segiempat? Rumus momen inersia silinder berongga dan juga silinder tipis berongga!

Pengertian Momen Inersia

Inersia ialah kecenderungan benda untuk bisa mempertahankan keadaannya ( tetap diam atau bergerak). Benda yang sulit bergerak dikatakan mempunyai inersia  yang besar. Begitu juga bumi yang selalu dalam keadaan berotasi mempunyai inersia rotasi.

Maka, Momen Inersia ialah ukuran dari besarnya kecenderungan berotasi yang ditentukan oleh suatu keadaaan benda atau partikel penyusunnya.

Kecenderungan sebuah benda untuk mempertahankan keadaannya yang diam atau juga bergerak lurus beraturan disebut dengan inersia. Inersia dapat disebut juga lembam. Keadaan alami benda ini berhubungan erat dengan hukum I Newton. Oleh sebab itu, hukum I Newton bisa disebut juga hukum inersia atau juga hukum kelembaman.

Rumus Momen Inersia

Apakah momen inersia itu?, ayo kita mulai dari pembahasan momen inersia titik partikel. Gambar berikut di bawah, melukiskan sebuah titik partikel dengan massa m sedang melakukan gerak rotasi pada sumbunya dengan jari-jari R.

Contoh Gambar Gerak Rotasi PartikelMomen inersia dari titik partikel tersebut bisa dinyatakan sebagai hasil kali massa partikel dengan kuadrat jarak partikel ke sumbu putar (jari-jari). Dengan begitu, momen inersia titik partikel dapat dinyatakan dengan rumus berikut:

 I = m.R2

Keterangan:

I  ialah = Momen Inersia (Kg m2)
m ialah  = Massa partikel (Kg)
R ialah = Jari-jari Rotasi (m)Benda yang terjadi dari beberapa partikel yang berotasi pada sumbunya maka momen inersianya adalah merupakan jumlah momen inersia dari partikel – partikel yang terkandung di dalam sebuah benda tersebut. Sehingga bisa dinyatakan dengan rumus berikut :

 I = Ʃmn.Rn2

Benda-benda yang teratur bentuknya dan yang berotasi pada suatu sumbu tertentu memiliki persamaan momen inersia tertentu seperti pada tabel berikut ;
ontoh Tabel 1 Momen Inersia untuk Bangun Beraturan

Contoh Tabel 2 Momen Inersia untuk Bangun Beraturan

Contoh Momen Inersia dalam kehidupan sehari-hari

Apakah yang akan terjadi bila sepeda motor yang melaju tinggi lalu di rem secara tiba-tiba? Sebenarnya, pada saat tersebut masih ada kecenderungan sepeda motor untuk mempertahankan geraknya.

Namun, apakah kecenderungan tersebut dapat berlaku pada benda yang kondisinya dalam keadaan diam? Cobalah kamu letakkan penghapus kamu di atas sebuah kertas Polio yang ada di atas meja, lalu tarik kertas tersebut secara cepat.

Kondisi tersebut ternyata membuat penghapusnya tetap tertinggal berada di atas meja tersebut. Sehingga jelas jika ada sifat alami sebuah benda yang cenderung untuk dapat mempertahankan keadaannya walaupun dalam keadaan diam.

Namun pada batang homogen, yaitu batang yang memiliki massa tersebar merata sampai pusat massanya ada di tengah. Akan terlihat jelas jika ada pengaruh dari letak sumbu putar dengan momen inersia.

Jika Porosnya berada di Pusat, maka sumbu putarnya berada pada titik pusat massa dan juga berlaku pada rumus:

I = 1/12m.l2

Keterangannya:

  • I = ialah momen inersia dengan satuan (kg m2)
  • l = ialah panjang batang dengan satuan (m)
  • m = ialah massa dengan satuan (kg).

Gurusekolah.co.id-Demikian pembahasan tentang Momen inersia, yang meliputi pengertian dan contohnya lengkap semoga bermanfaat bagi anda semua. Terimakasih.

Artikel Lainnya :

Ekskresi-Pengertian Ekskresi,Sekresi dan Defekasi Secara Lengkap

Pasar Oligopoli-Pengertian Ciri-Ciri Pasar Oligopoli Beserta Contohnya

Vektor & Pengertian,Jenis,Proyeksi,Contoh Soal Dan Pembahasannya