Hukum Qurban

Posted on

Gurusekolah.co.id – Kali ini kita akan membahas materi makalah tentang hukum qurban yang meliputi kapan menjadi wajib serta hikmah berqurban lengkap

silahkan disimak penjelasan berikut :

hukum qurban

Hukum Qurban

Mayoritas ulama mengatakan bahwa hukum qurban adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi mereka yang mampu. Dan makruh hukumnya meninggalkannya ketika seorang muslim mampu melaksanakannya.

Hal itu berdasarkan pada hadits Ummu Salamah yang berbunyi :

 إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلاَ يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا

” bila sudah masuk tanggal 10 dzulhijah dan ada salah satu di antara kalian yang mau berqurban, maka hendaklah ia jangan mencukur rambut atau memotong kukunya.”(HR.Muslim 10/170 no.3654)

Abu hanifah berpendapat bahwa hukum berqurban adalah wajib sebagaimana hadits Abu Hurairah yang menyebutkan sabda nabi:

 مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلا يَقْرَبَنَّ مُصَلاَّنَا

” Barang siapa mempunyai keluasan rejeki (harta), tetapi ia tidak mau melaksakan qurban, maka janganlah engkau dekati masjidku”

(HR.Ahmad 16/466 no.7924,ibnu majah 9/276 no.3114 Daruqutni 4/285 no.53)

Hadist ini dapat dipahami sebagai bentuk yang sekaligus  perintah dan ancaman. Maka jika ada amalan yang berisi ancaman  sekaligus perintah bagi yang meninggalkan, maka hukumnya adalah wajib.

Dari dua pendapat diatas, pendapat pertama tentu lebih kuat, karena adanya dorongan yang kuat belum tentu bermakna sebagai kewajiban. Hanya saja kita harus berusaha untuk selalu menjaga sunnah-sunnah nabi.

Tetapi jangan juga berlindung di balik hukum sunnah (yang berarti ibadah yang apabila dilakukan mendapat pahala dan apabila ditinggalkan tidak apa-apa) sehingga tidak pernah berqurban sama sekali. Apalagi sunnah itu juga berarti jalan yang ditempuh oleh nabi. Bukan kah kita ingin mengikuti jejak nabi muhammad saw ?

selain itu juga, sudah banyak fasilitas dan rejeki yang Allah berikan kepada kita secara cuma-cuma tiada henti-hentinya. Qurban adalah salah satu bentuk syukur kepada Allah subhanahu wataala.

Terlebih banyak keutamaan dari ibadah itu. Maka, seharusnya kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk melestarikan salah satu sunnah nabi,menghidupkan dan memasyarakatkan.

Kapan menjadi wajib

Sebagaimana disebutkan sebelumnya bahwa hukum asala berqurban adalah sunnah muakkadah. Akan tetapi ia akan menjadi wajib apabila terjadi salah satu dari dua hal dibwah ini :

  • jika telah bernadzar untuk melakukan qurban, sebagaiman hadits

” Barangsiapa yang sudah bernadzar untuk melaksanakan bentuk ketaqwaan kepada Allah, maka hendaklah ia melaksanakan ketaatan itu. Dan barangsiapa yang bernadzar bermaksiat kepada Allah maka jangan lah melaksanakan maksiat kepada-Nya.”

  • JIka telah menentukan hewan untuk melakukan qurban.Dan ini adalah pendapat imam malik. (fikih sunnah 3/319)

Hikmah berqurban

Pertama: Bersyukur atas karunia hidup yang Allah berikan.

Kedua: untuk mengikuti sunnah nabi ibrohim – (kekasih Allah) – alaihis salam, ketika Allah memerintahkan nabi ibrohim untuk mengorbankan anak kesayangannya sebagai nadzar, Ismail alaihis salam pada hari penuh barokah hari raya (Idul Adha).

Ketiga: setiap orang percaya harus mengingat kesabaran Abraham dan Ismail Aleikhim Salam, yang menyebabkan ketaatan kepada Tuhan dan cinta untuknya lebih daripada dia dan anak-anaknya. Jenis pengorbanan ini mengarah pada akhir ujian, dan Ismael berubah menjadi domba. Jika setiap orang percaya mengingat kisah ini, mereka harus meniru kesabaran dalam ketaatan mereka kepada Allah dan mengutamakan kasih Allah dalam nafsu dan kesombongan mereka.

Keempat: menyembah kurban lebih baik daripada memberi uang kepada hewan kurban. Ibnul Qayyim mengatakan: “Korban yang berkomitmen di masa depan lebih berharga daripada amal yang layak dibunuh. Karena itu, jika seseorang ingin mengganti kewajiban penyembelihan dengan maniktu ‘dan qiron bahkan dengan hadiah yang murah hati, tidak mungkin untuk memenuhi prioritas Udhiya. ”

Demikian dan sekian semoga bermanfaat sebelumnya kami ucapkan terima kasih sampai jumpa di artikel berikutnya ya…

Artikel lainnya :