Hereditas – (Pewarisan) Untuk Sifat Pada Manusia

Posted on

Gurusekolah.co.id – Pada kesempatan ini kita akan membahas hereditas – (warisan) untuk sifat manusia

Penjelasan tentang keturunan

hereditas

Seseorang memiliki 23 pasang kromosom yang terdiri dari autosom (kromosom tubuh, serta gonosom (kromosom seks) .Jadi, untuk kromosom pria, rumus 22AAXY dan 22AAXX pada wanita digunakan.

Rumus ini berarti bahwa orang memiliki 22 pasang autosom dan sepasang kromosom yang akan menentukan jenis kelamin (gonosom / kromosom seks).

Jadi, ada dua jenis kromosom seks: XY untuk pria dan XX untuk wanita.

Kromosom tubuh

Kromosom tubuh melakukan fungsi menentukan sifat-sifat tubuh dalam tubuh. Kromosom tubuh dapat ditunjukkan dengan simbol A, yang berasal dari kata autosome, yang terdiri dari 22 pasang atau 44 buah. Autosom terletak di sel-sel tubuh dan dipasangkan, sehingga mereka juga disebut kromosom diploid (ditulis menggunakan 2n).

Baca Juga: Hormon pada Manusia

Kromosom Sex

Kromosom genital (gonosome) melakukan fungsi menentukan jenis kelamin tubuh. Gonosom memiliki jumlah 1 pasang atau 2 bagian, gonosom pada pria disebut XY, dan pada wanita XX. Gonosom terletak di sel kuman dan tidak berpasangan, sehingga mereka juga disebut kromosom haploid (dieja dengan n).

Gen

Komposisi dan pengaturan gen dalam tubuh makhluk hidup disebut genotipe. Genotipe dari setiap makhluk hidup berbeda, yang dapat menentukan karakteristik makhluk hidup. Faktanya, genotipe adalah ciri makhluk hidup yang tak terlihat. Genotipe ini nantinya akan mengarah pada sifat fenotipik. Fenotipe adalah sifat makhluk hidup yang dapat dilihat. Sifat fenotip adalah kombinasi dari genotipe dan lingkungannya.

1. Warisan sifat yang terkait dengan kromosom seks

Gen yang terkandung dalam kromosom seks juga disebut gen yang berhubungan dengan seks. Sifat gen yang berhubungan dengan seks akan melekat pada jenis kelamin tertentu dan diwarisi oleh kromosom seks. Gen yang berhubungan dengan seks biasanya berasal dari kromosom X, tetapi beberapa terkait dengan kromosom Y.

Buta warna

Orang dengan buta warna tidak dapat membedakan warna tertentu, buta warna merah-hijau, tidak dapat membedakan antara merah dan hijau. Buta warna dikontrol oleh gen resesif. Gen ini tertanam dalam kromosom X.

Ada 5 kemungkinan genotipe, yaitu:

1) XC XC: wanita normal

2) Xc Xc: buta warna

3) XC Xc: buta warna / pembawa perempuan

4) XC Y: pria normal

5) Xc Y: buta warna

Wanita karier atau karier berarti seorang wanita yang secara fenotip normal, tetapi secara genotip ia membawa alel resesif untuk kebutaan warna.

b. hemofilia

Hemofilia adalah penyakit di mana darah seseorang tidak membeku / sulit untuk membeku selama cedera. Bahkan luka kecil dapat menyebabkan kematian pasien karena pendarahan yang berkelanjutan.

Gen yang mengendalikan fitur ini adalah gen resesif dan terkait dalam kromosom X. Dalam keadaan homozigot resesif, gen ini akan mematikan atau menyebabkan kematian.

Beberapa mekanisme genotip yang mungkin:

XH XH: wanita normal
Xh Xh: wanita dengan hemofilia mematikan
XH Xh: Karier / Karier Wanita
XH Y: pria normal
Xh Y: Seseorang dengan hemofilia
2. Mengurangi sifat golongan darah A, B dan O

Untuk mengetahui kemungkinan lokasi genotipik golongan darah sistemik A, B, O, pertimbangkan tabel berikut:

hereditas

Ini adalah penjelasan singkat dan jelas tentang “Warisan – (Warisan) untuk Sifat Manusia”, yang dapat ditularkan ke gurusekolah.co.id. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. terima kasih

Artikel lainnya: