Daun – Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis dan Contohnya Secara Lengkap

Posted on

Gurusekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas  tentang Daun – Pengertian, Fungsi, Jenis-Jenis dan Contohnya Secara Lengkap

Daun

Pengertian

Adalah salah satu komponen organ tanaman yang tumbuh pada cabang. Secara umum daunnya berwarna hijau karena memiliki hijau atau klorofil.
Warna hijau memiliki fungsi utama, termasuk menangkap energi matahari untuk fotosintesis. Daun adalah salah satu organ kehidupan terpenting dalam tanaman.

Karena tanaman adalah organisme autotrof obliglat yang harus memenuhi kebutuhan energinya sendiri dengan mengubah sinar matahari menjadi energi kimia.

daun

Fungsinya

Fungsi-fungsi berikut adalah fungsi Daun, diantaranya :

  • Lokasi Berlangsungnya Fotosintesis

Fungsi daun sebagai tempat fotosintesis, yaitu pengolahan atau produksi makanan dari karbon dioksida (CO2) oleh stomata dan air untuk menjadi zat menggunakan energi cahaya. Pada tanaman dikotil, fotosintesis ini terjadi pada jaringan parenkim palisade, sedangkan pada tanaman monokotil fotosintesis, fotosintesis terjadi pada jaringan sepon.

  • Sebagai Alat Respirasi

Di daun terdapat stomata yang digunakan untuk bernafas atau sebagai alat pernapasan.

  • Sebagai Alat Reproduksi Vegetatif

Daun sebagai alat reproduksi vegetatif dapat ditemukan, misalnya, dalam tanaman cocor bebek yang membentuk tunas daun. Daunnya digunakan untuk memperbanyak tanaman.

  • Mengatur Proses Transpirasi

Untuk proses penguapan air melalui mulut daun atau stomata dan kutikula yang ada di permukaan dan lebih banyak di bagian bawah. Namun, yang bisa mengurangi penguapan adalah kutikula di permukaan daun.

  • Prose Gutasi

Sebagai prose gutasi, ini berarti bahwa lembaran daun tersebut adalah tempat keluarnya cairan dalam bentuk tetesan.

daun

Strukturnya

Ada 2 bagian struktural lembaran, yaitu struktur internal dan struktur eksternal

1. Struktur Luar

Memiliki 3 bagian luar, yaitu:

  • Pelepah, berfungsi untuk dudukan daun di batang
  • Tangkainya (petiolus), berfungsi untuk menghubungkan pelepah batang atau helai.
  • Helai nya (lamina), adalah salah satu bagian terpenting daun karena memainkan peran utama organ fotosintesis dominan. Bentuk daunnya sangat beragam, dapat tipis atau tebal.

2. Struktur Internal

Struktur internal atau struktur jaringannya terdiri dari:

  • Epidermis

Epidermis adalah lapisan sel hidup yang paling luar. Jaringan ini dibagi menjadi epidermis atas dan bawah. Epidermis daun berfungsi untuk melindungi jaringan di bawahnya.

  • Jaringan Mesofil

Jaringan ini dibagi menjadi dua yaitu jaringan palisade dan jaringan spons.

  1. Jaringan tiang atau jaringan palisade adalah jaringan yang mengandung banyak kloroplas yang berperan dalam proses pembuatan makanan. Jaringan palisade ini ditandai oleh sel-sel silinder, yang tersusun rapat.
  2. Jaringan bunga karang atau Jaringan spons adalah jaringan berongga dibandingkan dengan kain palisade. Jaringan spons berfungsi sebagai penyimpan untuk cadangan makanan.
  • Berkas Pembuluh Angkut

Berkas Pembuluh Angkut dibagi menjadi dua bagian, yaitu xilem atau pembuluh kayu dan floem atau pembuluh tapis.

  1. Xilem (pembuluh kayu), Pada akar, xilem digunakan untuk mengangkut air dan mineralnya, sedangkan xilem di batang berfungsi sebagai sponsor untuk penetrasi tanaman.
  2. Floem (pembuluh tapis), Floem ini digunakan untuk mendistribusikan hasil fotosintesis daun di semua bagian tanaman.
  • Stomata

Stomata bertindak sebagai organ respirasi. Stomata menyerap CO2 dari udara untuk menghasilkan fotosintesis dan melepaskan O2 sebagai hasil fotosintesis. Stomata terletak di epidermis bawah. Selain stomata, tanaman yang lebih tinggi bernapas melalui lentisel pada batang.

  • Jaringan Tambahan

Jaringan tambahan dalam dan termasuk sel-sel khusus yang biasa ditemukan dalam mesofil, seperti sel-sel kristal dan kelenjar.

Jenis Daun

Berikut adalah jenis daunnya yaitu:

1. Skala

Skala atau cataphylls ditemukan di rimpang, kecil, kasar, daun pelindung yang menjebak dan melindungi kuncup. Biji atau daun kotiledon adalah daun modifikasi yang ditemukan pada tanaman embrio dan biasanya berfungsi sebagai organ penyimpan.

2. Penyimpanan

Penyimpanan biasanya ditemukan pada tanaman berumbi dan succulents, daun ini berfungsi sebagai organ penyimpanan pada makanan.

3. Duri dan Sulur

Duri dan sulur biasanya ditemukan pada tanaman barberry dan kacang, daun dimodifikasi khusus untuk melindungi tanaman atau membantu dalam mendukung batang.

4. Paralel

Urat paralel adalah jenis daun yang memiliki banyak pembuluh darah. Pada dasarnya sejajar satu sama lain dan terhubung secara lateral, veinlet lurus. Dalam jenis paralel urat yang paling umum, mereka ditemukan pada tanaman dari keluarga rumput di mana pembuluh darah pergi dari pangkal ke atas.

Jenis lain dari venasi paralel ditemukan pada tanaman seperti pisang, calla, dan pickerelweed, di mana darah paralel memanjang ke lateral dari pelepah utama. Berurat paralel ditemukan pada tanaman milik kelompok monokotil.

5. Menyirip

Berurat atau vena retikular yang memiliki pembuluh darah bercabang dari pelepah utama dan dibagi menjadi veinlets halus yang kemudian bergabung dalam jaringan yang kompleks.

Sistem pembuluh darah terperangkap sehingga lebih tahan dari robekan daripada sebagian besar  paralel yang berurat. Jaring ini bisa berupa venasi menyirip atau venation palmate.

Dalam venasi menyirip, pembuluh darah memanjang lateral, seperti apel, ceri, dan buah persik. Venation palmate atau venasi menyirip terjadi pada tanaman anggur dan juga maple, yang di mana pembuluh darah utama terbentang, seperti misalnya tulang rusuk dari kipas angin, dari tangkainya dekat dengan pangkal helai. Daun urat berbutir ditemukan pada tanaman milik sekelompok bibit.

Demikian penjelasan yang bisa gurusekolah.co.id sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima Kasih.

Artikel Lainnya :

Related posts: