Contoh Majas Sinisme Singkat Beserta Artinya Dan Penjelasannya

Posted on

Gurusekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas  tentang Contoh Majas Sinisme Singkat Beserta Artinya

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

Contoh Majas Sinisme

Pengertian Majas Sinisme

Majas sinisme ialah suatu gaya bahasa yang tergabung kedalam kelompok majas sindiran. Majas ini disebut demikian dikarenakan dipaki untuk tujuan menyindir seseorang atau suatu objek atas sesuatu hal salah yang telah dilakukannya. Pemahaman mengenai bagaimana penerapan majas sinisme dirasa penting dikarenakan, jika salah diterapkan penggunaan majas satu ini bisa berdampak buruk bagi orang yang akan atau menggunakannya.

Secara definitif, majas sinisme adalah kebalikan majas ironi. Jika sindiran dalam majas ironi dengan kata-kata berlawanan yang bersifat halus, maka yang ada didalam majas sinisme sindiran langsung bersifat terang-terangan tanpa ada aling-aling atau basa basi. Sindiran yang disampaikan dengan majas sinisme dirasa perlu untuk menyadarkan seseorang yang bebal dan tidak mau memperbaiki kesalahannya meski sudah disindir secara halus menggunakan majas ironi. Cita rasa yang begitu kuat dari sindiran yang diberikan melalui penerapan contoh majas sinisme dapat langsung mengarah tepat pada pikiran dan perasaan orang yang dituju.

Baca Juga : Contoh Majas Sarkasme

Contoh Majas Sinisme

Berikut ini ialah contoh dari beberapa majas sinisme dalam suatu kalimat :

Contoh :

1. Kau ini sulit sekali berbagi ilmu, padahal dirimu adalah siswa terpandai di sekolah ini.

Penjelasan :

Pada kalimat di atas majas sinisme ditunjukkan dengan ungkapan peryataan yang tidak berlawanan dengan makna, maksud dan tujuan yang ingin disampaikan. Peryataan yang disampaikan dengan terang-terangan tersebut memiliki maksud dan tujuan sebagai sindiran terhadap suatu hal.

2. Selama ini kau selalu berhutang padaku, kenapa sekali saja kau tidak bisa meminjami aku uang?

Baca Juga : Contoh Majas Sarkasme

Penjelasan :

Majas sinisme pada kalimat di atas ditunjukkan dengan ungkapan peryataan yang sebenarnya tanpa adanya peryataan berlawanan dengan makna, maksud, dan tujuan dari kalimat. Peryataan yang diungkapkan secara terang-terangan tersebut bertujuan untuk menyindir seseorang.

Selanjutnya mari kita perhatikan beberapa contoh majas sinisme dalam kalimat 3 sampai 40 berikut :

3. Setiap hari aku selalu memberi tumpangan padamu, sekali ini saja aku ingin sekali menumpang di mobilmu saja kamu tidak memperbolehkan.
4. Ingatlah satu hal yang penting bahwa keluargamu adalah keluarga terpandang di desa ini, tak sepantasnya kau berbuat hal semacam ini.
5. Teganya kamu menghianati diriku, memangnya selama ini siapa yang sudah membantu dirimu dalam semua hal?

6. Mengertilah sedikit tentang balas budi, orang itu adalah sahabat yang senantiasa ada di sampingmu.
7. Berbaktilah kepada orang tuamu, memangnya selama ini apa yang tidak mereka berikan kepadamu?
8. Kau ini keras kepala sekali, bukankah sudah kukatakan padamu agar tidak menemuinya lagi?
9. Aku sangat bangga akan hasil ujianku yang tak seberapa ini yang kudapatkan dari hasil belajarku yang sangat keras, dibandingkan dengan dirimu yang memperoleh nilai baik dari hasil mecontek.
10. Lihatlah tubuh tinggi, besar, dan kekar yang ada pada dirimu, lalu mengapa kau begitu penakut dalam urusan cinta?

11. Mengapa kau merasa lebih lelah dari yang lain? Padahal kerjamu hanya duduk-duduk dan makan saja.
12. Jika kau masih punya rasa malu, kembalikan uang yang kau pinjam tiga bulan yang lalu.
13. Aku heran kepadamu mengapa dirimu bisa berubah menjadi brutal seperti ini, padahal dahulu kau adalah orang yang baik dan rajin beribadah.
14. Sungguh aku tak memandangmu sebagai sahabat karena kekayaanmu yang kau bangga-banggakan itu, aku lebih memilih dirimu yang sederhana namun penuh dengan cinta dan kasih sayang.
15. Apa kau ingin membuatku gila dengan semua kelakuan kekanak-kanakanmu?

16. Bukankah sudah kukatakan agar kau berhenti merokok, lihatlah kondisi kesehatanmu yang semakin memburuk akibat kebiasaan menjijikkan itu!
17. Sebenarnya kapan kau akan berhenti menjadi pemalas seperti sekarang ini?
18. Apa kau ini tak memiliki hati dan perasaan? Tega sekali kau mencampakkan istri dan anak-anakmu.
19. Aroma tubuhmu sangatlah tidak sedap, sampai kapan kau tidak peduli dengan kebersihan dirimu sendiri?
20. Kapan kau akan merubah kebiasaan membolosmu? Apa kau tidak ingin lulus ujian dengan hasil yang membanggakan?

21. Berhentilah mengoceh, aku muak dengan semua bualanmu!
22. Tutup mulutmu bocah! Aku ini lebih berpengalaman sepulu tahun dibandingkan dirimu.
23. Memangnya siapa yang akan percaya dengan perkataan dari seorang pembohong sepertimu?
24. Perhatikan sikap dan tingkah lakumu itu, ingatlah bahwa dirimu saat ini adalah seorang guru!
25. Kata-katamu sangatlah kasar, padahal kau ini adalah seorang wanita terpelajar.

26. Kau ini sudah besar nak, madirilah sedikit!
27. Ingatlah usiamu yang tak lagi muda, belajarlah sedikit tentang agama!
28. Lihatlah kulitmu yang telah menghitam, tetap saja kau berkeliaran di tengah hari.
29. Orang tua mu semakin hari semakin bertambah tua, tunjukkanlah baktimu kepada mereka di sisa-sisa hidup keduanya!
30. Usiamu kini telah menginjak kepala tiga, bersikaplah dewasa seperti layaknya orang-orang seusiamu!

31. Setiap hari kau selalu batuk-batuk kerena asap rokok, kurangilah sedikit rokok yang kau hisap setiap hari itu!
32. Sudahlah, aku tak akan lagi percaya kata-kata pendusta seperti dirimu!
33. Berkali-kali kubilang bahwa aku tidak suka sikap kekanak-kanakanmu, Berubahlah sedikit!
34. Sudah tahu bahwa dirimu ini tidak pintar, mengapa sulit sekali kau belajar?
35. Berpikirlah tentang masa depanmu, jangan bermalasan terus-menerus!

36. Sayur asam ini terlalu asin, coba sedikit gurangi garam di masakanmu meskipun kau ini pengusaha garam terkaya di desa ini!
37. Rapikanlah tempat tidurmu nak! kau ini sudah besar bukan anak kecil lagi.
38. Bersihkanlah halaman rumahmu, bukankah kau ini adalah seorang wanita? Mengapa kamu bisa sejorok ini?
39. Aku selalu meminjamimu buku pelajaran ketika kamu membutuhkannya, mengapa kamu selalu saja perhitungan ketika aku sedang membutuhkan kamus bahasa inggris milikmu?
40. Kau ini sungguh tidak perhatian sama sekali, aku kedinginan begini tak jua kau buatkan teh hangat.

 

Itulah penjelasan tentang “Contoh Majas Sinisme Singkat Beserta Artinya”  yang bisa gurusekolah.co.id sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima Kasih.

Artikel Lainnya :

Related posts: