GuruSekolah.co.id – Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang kunci determinasi lengkap pada pembahasan kali ini kita akan membahas secara singkat Pengertian dan Contoh Kunci Determinasi

Berikut ini merupakan pembahasan tentang apa pengertian kunci determinasi, contoh yaitu kunci determinasi hewan, contoh kunci determinasi tumbuhan, juga cara menggunakan kunci determinasi, kunci dikotomi, kunci dikotomi tumbuhan dan hewan, contoh pada kunci determinasi sederhana tumbuhan, kunci determinasi tumbuhan komplit.

Pengertian Kunci Determinasi

Apa pengertian dari kunci determinasi? Dan apa yang dimaksud dengan kunci determinasi?

Kunci determinasi yaitu dibuat berupa daftar ciri-ciri yang disusun secara berurutan untuk menemukan nama spesies suatu makhluk hidup. Dan kunci determinasi bersifat dikotomis. Kunci determinasi dengan dikotomi berupa urutan-urutan nomor yang memuat dua daftar ciri makhluk hidup untuk dijawab ya dan tidak. Pada kunci determinasi sistem dikotomis, tiap nomor terdiri dari dua pertanyaan yakni a dan b. Pertanyaan a dan b saling berlawanan satu sama lain.

Dan apabila kamu menjawab benar pada pertanyaan a, silahkan lanjutkan ke nomor pertanyaan berikutnya yang terdapat atau tertera pada pernyataan a.

Begitu juga apabila jawabannya benar (ya) pada pertanyaan b, lanjutkan ke nomor pertanyaan berikutnya yang tertera ada pada pernyataan b. Untuk lebih jelasnya, ikutilah kegiatan berikut.

Baca juga : Sistem Pernafasan Pada Manusia : Sistem,Fungsi,Cara Kerja dan Gambar

Cara Menggunakan Kunci Determinasi

Siapkanlah seekor hewan kemudian jawablah kunci determinasi berikut ini :

1. a. Tidak bertulang belakang ……………………………………
2 (bila ya lanjutkan ke nomor 2)
b. Memiliki ruas-ruas tulang belakang …………………….
3 (bila ya lanjutkan ke nomor 3)

2. a. Tubuh lunak, kaki tidak berbuku-buku ………………..
siput (bila ya jawabannya siput)
b. Tubuh tidak lunak dan berbuku-buku ………………….
4 (bila ya lanjutkan ke nomor 4)

3. a. Bergerak dengan sirip …………………………………………
ikan (bila ya jawabannya ikan)
b. Bergerak bukan dengan sirip ……………………………….
6 (bila ya lanjutkan ke nomor 6

4. a. Bersayap ……………………………………………………………….
5 (bila ya lanjutkan ke nomor 5)
b. Tidak bersayap ……………………………………………………….

        lipan (bila ya jawabannya lipan)

5. a. Menyusui anaknya …………………………………………………..
mamalia (bila ya jawabannya mamalia atau kerbau)
b. Tidak menyusui anaknya …………………………………………
7 (bila ya lanjutkan ke nomor 7)

6. a. Sayapnya sisik …………………………………………………………..
kupu-kupu (bila ya jawabannya kupu-kupu)
b. Sayapnya lurus ……………………………………………………….
belalang (bila ya maka belalang)

7. a. Mengalami metamorfosis …………………………………………
katak (bila ya jawabannya katak)
b. Tidak mengalami metamorfosis ………………………………..
8 (bila ya lanjutkan ke nomor 8)

8. a. Tidak mengerami …………………………………………………….
buaya (bila ya jawabannya buaya)
b. Mengerami telurnya …………………………………………………
burung (bila ya jawabannya burung)

Baca Juga : Sistem Pernafasan Pada Manusia : Sistem,Fungsi,Cara Kerja dan Gambar

Dari kunci itu diperoleh:

Itulah tadi pembahasan tentang kunci determinasi dikotomi hewan dan tumbuhan yang dilengkapi dengan cara menggunakannya, dan jadi sebenarnya dapat membuat kunci determinasi dikotomi beberapa jenis hewan atau tumbuhan secara sendiri semoga bermanfaat….

Artikel Lainnya:

GuruSekolah.Co.id – Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang Sel Tumbuhan pada pembahasan kali ini kita akan membahas secara singkat Pengertian, Jenis, Karakteristik,Stuktur Dan Fungsinya

Untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

Sel tumbuhan

Pengertian Sel Tumbuhan

Sel tumbuhan merupakan kelompok sel eukariotik, sel eukariotik yaitu kelompok sel yang mempunyai materi genetik (DNA) yang dibaluti dan dibungkus oleh membran. Sel pada tumbuhan mempunyai struktur yang khas dibandingkan dengan sel eukariotik lain.

Perbedaan yang paling dasar yakni bentuk sel tumbuhan yang kaku. Bentuk ini didapatkan dari dinding sel yang berada paling luar pada sel tumbuhan. Dinding sel yang tersusun atas senyawa selulosa, pektin, hemiselulosa, dan lignin yang akan menguatkan struktur pada tumbuhan.

Walaupun hewan dan tumbuhan sama-sama memiliki eukariota, dia berbeda dalam fitur karakteristik tertentu. Misalnya, sel tumbuhan mempunyai dinding sel yang berkembang dengan sangat baik dan vakuola besar, sedangkan sel hewan tidak mempunyai struktur itu.

Selain perbedaan dalam bentuk struktur, pada sel hewan terdapat sentriol dan filamen tengah dimana ini tidak ditemui di sel tumbuhan.

Ciri khas sel tumbuhan yakni terdiri dari organel dan sitoplasma, yang mana semua organel (kecuali inti sel atau neukleus) dan struktur subselular yang berada di dalam sitoplasma akan tertutup oleh membran sel atau dinding sel sebagai lapisan pelindung.

Jenis-Jenis Sel Tumbuhan

  • Sel kolenkim

Sel kolenkim hidup pada saat sudah dewasa dan hanya memiliki sebuah dinding primer. Sel-sel ini sudah masak dan berasal dari meristem yang pada awalnya menyerupai sel parenkim.

Plastidanya tidak berkembang dan organel sekretorik (retikulum endoplasma dan badan golgi) berproliferasi juga mengeluarkan dinding primer tambahan. Dinding ini tebal di bagian sudutnya di mana tiga atau lebih sel saling bersentuhan dan tipis di bagian di mana juga terdapat dua sel yang bersentuhan.

  • Sel sklerenkim

Sel sklerenkim adalah merupakan sel yang keras dan tangguh yang memberikan kekuatan pada tumbuhan. Sel ini terdiri dari sklereid dan serat juga.

Dengan begitu, sel-sel ini tidak bisa bertahan lama karena tidak dapat melakukan pertukaran zat untuk melakukan metabolisme. Sel sklerenkim biasanya akan mati pada saat tertentu, sitoplasma akan hilang, dan meninggalkan rongga yang kosong.

  • Sel xilem

Sel xilem adalah merupakan sel yang mengalami lignifikasi dinding sel. Sel ini berfungsi untuk mengangkut air dan zat hara dari tanah (akar) menuju dedaunan untuk melakukan fotosintesis. Sel xilem pertama kali muncul pada tanaman tersebut sejak 425 juta tahun yang lalu.

  • Sel epidermis

Sel epidermis tanaman adalah merupakan sel parenkim khusus yang terdapat di seluruh permukaan daun, batang, dan akar.

Karakteristik Sel Pada Tumbuhan

Sel tumbuhan memiliki bagian-bagian yang khusus yang juga membedakannya dengan sel hewan atau sel eukariot yang lain. Berikut ini adalah organel yang hanya terdapat pada sel tumbuhan:

  • Sebuah vakuola berukuran sangat besar yang volumenya dipenuhi oleh air dan dilapisi oleh membran yang disebut tonoplas. Fungsi tonoplas ialah untuk mempertahankan sel turgor, mengontrol pergerakan molekul antara sitosol dan getah pada tumbuhan, menyimpan zat-zat berguna, dan mencerna limbah protein dan organel.
  • Sebuah dinding sel yang terdiri dari yaitu selulosa, hemiselulosa, pektin, dan beberapa mengandung lignin. Dihasilkan oleh protoplas di luar membran sel. Hal ini kebalikan dengan dinding sel jamur yang terbuat dari kitin dan bakteri yang terbuat dari peptidoglikan.
  • Jalur komunikasi khusus antar sel yang juga dikenal sebagai plasmodesmata dan berupa pori-pori di dinding sel yang menghubungkan plasmalema di sel satu ke retikulum endoplasma di sel lain.
  • Plastida yang terdiri dari pada kloroplas, kromoplas, dan leukoplas. Kloroplas mengandung klorofil yang berguna untuk menyerap panas sinar matahari dan memungkinkan tanaman untuk membuat makanan sendiri dalam proses yang diketahui sebagai fotosintesis. Kromoplas berguna untuk melakukan sintesis dan menyimpan pigmen. Leukoplas adalah bagian plastida yang tidak berwarna dan juga berguna untuk menyimpan cadangan makanan.
  • Pembelahan sel yang di lakukan dengan cara membentuk phragmoplas sebagai dasarnya.
  • Sel pada kelamin jantan lumut dan pteridophyta, sikas, dan ginkgo memiliki flagela yang serupa dengan sel pada hewan. Tapi pada tumbuhan yang lebih kompleks (seperti gymnospermae dan tanaman berbunga) tidak terdapat flagela dan sentriol yang biasanya terdapat di dalam sel hewan.

Struktur Dan Fungsi Sel Tumbuhan

Nukleus (inti sel) yakni organel sel yang unik dan sangat penting, sebagai tempat utama sel untuk menyimpan kromosom (komponen genetik) dari sel. Nukleus mempunyai fungsi mengkoordinasi untuk proses metabolisme, contohnya pemblahan pada sel, pertumbuhan pada sel, serta sintesis protein. Inti dan isinya disebut juga dengan Nukleoplasma.

  • Nukleus (inti sel)

Nukleus (inti sel) yakni organel sel yang sangat unik dan penting, sebagai tempat utama sel untuk menyimpan kromosom (komponen genetik) dari sel tertentu juga.

  • Plastida (kloropas)

Plastida (kloropas) adalah merupakan istilah kolektif untuk organel yang berfungsi untuk membawa pigmen. Kloroplas memiliki bentuk yang sangat menonjol dari plastida yang memiliki kandungan pigmen klorofil hijau.

  • Ribosom

Ribosom adalah merupakan organel sel yang bentuknya kecil yaitu berupa butiran nukleoprotein. Ribosom tersusun atas sub unit besar dan juga sub unit kecil, berisi RNA ribosom dan RNAr dan protein di dalamnya.

Ribosom dibedakan menjadi 2 jenis yang mana terdapat di dalam sitoplasma, yakni ribosom terikat dan ribosom bebas. Fungsi utama ribosom yaitu memproduksi dan mensintesis zat protein yang ada pada sel.

  • Mitokondria

Mitokondria adalah merupakan organel besar yang berbentuk bulat batang yang ada di dalam sitoplasma sel tumbuhan. Mitokondria sangat bermanfaat dalam memecah karbohidrat kompleks dan gula yang dimanfaatkan.

  • Badan golgi (aparatus golgi)

Fungsi utama pada badan golgi yaitu untuk mengangkat zat kimia di dalam dan keluar dari sel, sesudah RE (Retikulum Endoplasma) mensisntesis protein dan lemak. Badan golgi berubah dan mempersiapkannya untuk mengekspor keluar sel.

  • Retikulum Endoplasma

Retikulum Endoplasma adalah merupakan organel penghubung antara inti (nukleus) dengan sitoplasma di dalam sel tumbuhan. Pada dasarnya itu adalah merupakan jaringan interkoneksi, RE mempunyai kantong yang berbelit-belit.

Ada 2 macam Retikulum Endoplasma yakni

  • RE Kasar
  • RE Halus.

Struktur Retikulum Endoplasma hanya bisa terlihat dengan mikroskop elektron. Fungsi dari retikulum endoplasma yaitu sebagai pengangkut sintetis lemak dan steroit, tempat menyimpan fospolipid, steroid, glikolipid, menjalankan detoksifikasi drug dan juga racun.

  • Vakuola

Vakuola adalah merupakan membran, sebagai tempat penyimpanan yang membantu dalam mengatur tekanan tugor dari sel pada tumbuhan. Pada sel tumbuhan umumnya ditemui lebih dari satu vakuola.

Namun vakuola menghabiskan ruang lebih besar daripada yang lain, dan menyimpan berbagai macam senyawa kimia. Vakuola berfungsi juga sebagai ekskreasi produk-produk limbah dan pencernaan instraselullar molekul kompleks.

  • Peroksisom

Peroksisom adalah merupakan organel sitoplasma dari sel tumbuhan yang mempunyai kandungan enzim oksidatif tertentu. Enzim itu digunakan dalam pemecahan metabolisme asam lemak menjadi gula yang sederhana.

Fungsi peroksisom adalah memecahkan asam lemak menjadi gula dan juga membantu kloropas dalam proses fotorespirasi.

Itulah materi makalah lengkap tentang sel tumbuhan pengertian, Jenis, Karakteristik,Stuktur Dan Fungsinya yang dapat GuruSekolah.co.id sampaikan. Semoga Bermanfaat…

Baca juga :

sistem pernafasam pada manusia

sistem saraf pada manusia

Gurusekolah.Co.id-Pada pembahasan kali ini akan membahas tentang sistem syaraf pada manusia secara lengkap meliputi pengertian, Susunan Saraf dan gambarnya

Marilah simak penjelasan berikut ini :

Pengertian Sistem Saraf Pada Manusia

Sistem saraf manusia adalah salah satu bagian dari sistem koordinasi dan mengatur aktivitas tubuh melalui rangsangan listrik. Komponen sistem pada saraf terdiri dari sel saraf (neuron), sistem saraf pusat, dan sistem saraf tepi.

Gambar Sistem Saraf Manusia

sistem saraf pada manusia

Sistem saraf memungkinkan makhluk hidup menjadi cepat tanggap terhadap perubahan yang terjadi di lingkungan luar maupun di dalam. Dalam menanggapi rangsangan, terdapat tiga komponen yang dimiliki oleh sistem saraf, yaitu:

  • Reseptor
    Alat penerima rangsangan atau impuls. Pada tubuh yang bertindak sebagai reseptor yaitu organ indera.
  • Penghantar impuls
    Dilakukan saraf itu sendiri. Saraf tersusun dari berkas serabut penghubung. Pada serabut penghubung ada sel-sel yang khusus memanjang dan meluas. Sel saraf disebut neuron.
  • Efektor
    Bagian yang menanggapi rangsangan yang sudah diantarkan penghantar impuls. Efektor yang penting pada manusia yaitu otot dan kelenjar

Sel Saraf (Neuron)

sistem saraf pada manusia

Sistem saraf terdiri dari sel-sel saraf yang disebut dengan neuron. Neuron bergabung dan membentuk suatu jaringan untuk mengantarkan impuls atau rangsangan. Pada satu sel saraf pada manusia terdiri dari badan sel, dendrit, dan akson.

A. Badan sel

Badan sel saraf adalah bagian yang paling besar dari sel saraf lainya. Badan sel memiliki fungsi untuk menerima rangsangan dari dendrit keudian meneruskannya ke akson. Pada badan sel saraf ada inti sel, sitoplasma, mitokondria, sentrosom, badan golgi, lisosom, dan badan nisel. Badan sel adalah kumpulan retikulum endoplasma tempat transportasi sintesis protein.

B. Dendrit

Dendrit merupakan serabut sel saraf pendek dan bercabang. Dendrit adalah perluasan dari badan sel. Dendrit mempunyai fungsi untuk menerima dan mengantarkan rangsangan ke badan sel.

C. Akson

Akson disebut juga neurit. Neurit merupakan serabut sel saraf panjang yang merupakan perjuluran sitoplasma badan sel. Dalam neurit ada benang-benang halus yang disebut neurofibril. Neurofibril dibungkus oleh lapisan selaput mielin yang banyak mengandung zat lemak dan memiliki fungsi untuk mempercepat jalannya rangsangan. Selaput mielin dibungkus oleh sel-sel sachwann yang membentuk suatu jaringan dan menyediakan makanan untuk neurit dan membantu pembentukan neurit.

Lapisan mielin bagian luar disebut dengan neurilemma yang melindungi akson dari kerusakan. Bagian neurit ada yang tidak dibungkus lapisan mielin. Bagian ini disebut dengan nodus ranvier dan memiliki fungsi mempercepat jalannya rangsangan.

Terdapat tiga macam sel saraf yang dikelompokkan berdasarkan struktur dan fungsinya, yaitu:

  1. Sel saraf sensorik, yaitu sel saraf yang memiliki fungsi menerima rangsangan dari reseptor yaitu alat indera.
  2. Sel saraf motorik, merupakan sel saraf yang memiliki fungsi mengantarkan rangsangan ke efektor yaitu otot dan kelenjar. Rangsangan yang diantarkan berasal atau diterima dari otak
  3. Sel saraf penghubung yaitu sel saraf yang memiliki fungsi menghubungkan sel dari saraf satu dengan sel saraf lainnya. Sel saraf ini banyak juga ditemukan di bagian otak dan sumsum tulang belakang. Sel saraf yang dihubungkan yakni sel saraf sensorik dan sel saraf motorik.

Impuls

Impuls merupakan rangsangan atau pesan yang diterima reseptor dari lingkungan luar, lalu dibawa oleh neuron. Impuls bisa juga dikatakan sebagai serangkaian pulsa elektrik yang menjalari serabut saraf.

Contoh rangsangan yaitu :

  • Perubahan dingin menjadi panas.
  • Rasa asam, manis, asin dan pahit pada makanan.
  • Berbagai aroma yang tercium oleh hidung.
  • Suatu benda yang menarik perhatian.
  • Suara bising.
  • Perubahan yang dari tidak ada tekanan pada kulit menjadi ada tekanan.

Susunan Sistem Saraf

Di dalam tubuh manusia ada miliaran sel saraf yang membentuk sistem saraf. Sistem saraf pada manusia tersusun dari sistem saraf pusat dan juga sistem saraf tepi. Sistem pada saraf pusat terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Sedangkan sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf somatis dan juga sistem saraf otonom.

Baca Juga :  Sel Hewan : Organel dan Fungsinya Serta Gambar Sel Hewan

 Sistem saraf pusat

a . Otak

sistem saraf pada manusia

Otak adalah merupakan alat tubuh yang sangat penting dan sebagai pusat pengatur dari segala kegiatan. Otak ada dalam rongga tengkorak, beratnya sekitar 1/50 dari berat badan. Bagian utama otak yaitu otak besar (Cerebrum), otak kecil (Cerebellum), dan batang otak.

  • Otak besar adalah pusat pengendali tubuh yang disadari. Otak besar dibagi menjadi dua belahan yaitu kanan dan kiri. Masing-masing belahan otak disebut hemister. Otak besar kanan mengatur dan mengendalikan kegiatan tubuh sebelah kiri, sedangkan otak belahan kiri mengatur dan mengendalikan bagian tubuh yang sebelah kanan.
  • Otak kecil ada di bagian belakang otak besar, tepatnya di bawah otak besar. Otak kecil terdiri dari dua lapisan yaitu lapisan luar yang berwarna kelabu dan lapisan dalam yang berwarna putih. Otak kecil dibagi menjadi dua bagian, yaitu kiri dan kanan dan dihubungkan oleh jembatan varol. Otak kecil memiliki fungsi sebagai pengatur keseimbangan tubuh dan mengkoordinasikan kerja otot saatr akan melakukan kegiatan.
  • Batang otak tersusun atas medula oblangata, pons, dan otak tengah. Batang otak ada di depan otak kecil, di bawah otak besar, dan batang otak menjadi penghubung antara otak besar dan otak kecil. Batang otak disebut juga dengan sumsum lanjutan atau sumsum penghubung. Batang otak dibagi menjadi dua lapisan yaitu lapisan dalam dan luar. Fungsi dari batang otak untuk mengatur refleks fisiologis

b . Sumsum tulang belakang

Sumsum tulang belakang ada dan memanjang dalam rongga tulang belakang, mulai dari ruas-ruas tulang leher hingga ruas-ruas tulang pinggang yang kedua.

Sumsum tulang belakang terbagi menjadi dua lapisan, yaitu lapisan luar yang memiliki rwana putih dan lapisan dalam berwarna kelabu. Lapisan luar mengandung serabut saraf serta lapisan dalam mengandung badan saraf.
Dalam sumsum tulang belakang ada saraf sensorik, saraf motorik, dan saraf penghubung. Fungsinya yaitu sebagai penghantar impuls dari otak dan ke otak serta sebagai pusat pengatur gerak refleks.

Sistem Saraf Tepi

Sistem saraf tepi tersusun atas semua saraf yang membawa pesan dari dan ke sistem saraf pusat. Kerjasama sistem pusat dan sistem saraf tepi akan membentuk perubahan cepat pada tubuh dalam merespon rangsangan dari lingkungan. Sistem pada saraf ini dibedakan menjadi sistem saraf somatis dan sistem saraf otonom.

a. Sistem saraf somatis

Sistem saraf somatis terdiri atas 12 pasang saraf kranial dan 31 pasang saraf sumsum tulang belakang. 12 pasang saraf otak akan menuju ke organ tertentu, misalnya mata, hidung, telinga, dan kulit.

Baca Juga :  Kunci Determinasi : Contoh, Cara Membuat dan Cara Menggunakanya

Saraf sumsum tulang belakang keluar dari sela ruas tulang belakang dan berhubungan dengan bagian-bagian tubuh. Saraf-saraf dari sistem somatis menghantarkan informasi ke kulit, sistem saraf pusat, dan otot-otot
rangka.

Contoh dari sistem saraf somatis adalah sebagai berikut.

  • Saat mendengar bel rumah berbunyi, isyarat dari telinga sampai kepada otak. Otak menterjemahkan pesan itu dan mengirimkan ke kaki untuk melangkah mendekati pintu dan mengisyaratkan ke tangan untuk membukakan pintu.
  • Saat merasakan udara di sekitar panas, kulit menyampaikan informasi ke otak. lalu otak mengisyaratkan pada tangan untuk menghidupkan kipas angin.
  • Saat melihat kamar berantakan, mata menyampaikan informasi ke otak, otak akan menterjemahkan informasi dan mengisyaratkan tangan dan kaki untuk bergerak membersihkan kamar.

b. Sistem saraf otonom

Reaksi yang membuat respon pada situasi ketakutan ini dikontrol pada sistem saraf otonom. Sistem saraf otonom mengatur kerja jaringan dan organ tubuh yang tak disadari. sistem saraf otonom merupakan pembuluh darah dan jantung. Sistem saraf otonom yaitu terdiri dari sistem saraf simpatik dan sistem saraf parasimpatik.

Kelainan pada Sistem Saraf

Sistem saraf mampu mengalami gangguan atau kelainan. Beberapa contoh gangguan pada sistem saraf manusia yaitu :

  • Epilepsi
    adalah kelainan pada sel saraf di otak hingga penderita tidak bisa merespon berbagai rangsangan. Otot-otot rangka penderita sering berkontraksi secara tak terkontrol.

Epilepsi bisa disebabkan karena:

  1. cacat sejak lahir
  2. kelainan metabolisme
  3. infeksi
  4. adanya racun
  5. kecelakaan pada kepala
  6. tumor
  • Neuritis adalah luka pada neuron atau sel saraf. Dikarenakan oleh infeksi, kekurangan vitamin, karena pengaruh obat-obatan serta racun.
  • Amnesia atau penyakit lupa yaitu sulit mengingat kejadian-kejadian yang sudah berlalu. Amnesia bisa disebabkan karena goncangan batin atau cidera pada otak.
  • Strokekerusakan otak akibat pecah, penyempitan, atau tersumbatnya pembuluh darah di otak. Strok umum terjadi pada orang yang menderita tekanan darah tinggi.
Itulah materi makalah lengkap tentang Sistem Saraf Pada Manusia pengertian,susunan saraf,dan gambarnya yang dapat GuruSekolah.co.id sampaikan. Semoga Bermanfaat…
Artikel lainnya :

Gurusekolah.co.id-Kali ini kita akan membahas materi tentang fungsi pernapasan manusia yang meliputi organ, sistem dan cara kerjanya lengkap

Gurusekolah.co.id – Kali ini kita akan membahas materi tentang fungsi pernapasan manusia, yang memuat organ, sistem, dan cara membagikan sepenuhnya

Fungsi pernapasan manusia

fungsi pernapasan manusia

Paru-paru adalah organ sistem pernapasan dan terkait dengan sistem darah, vertebrata yang menghirup udara.

Fungsinya untuk mengeluarkan oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Perjalanan ini disebut “pernapasan eksternal” atau disebut juga pernapasan. Paru-paru ini juga memiliki fungsi non-pernapasan. Istilah untuk paru-paru juga disebut pulmo, dan dari kata Latin pulmones ke paru-paru.

Masing-masing memiliki dua paru-paru – kanan dan kiri. Sudah ada di rongga dada. Paru-paru kanan lebih besar dari kiri kerana paru-paru kiri terletak di sebelah jantung. Kedua paru memiliki berat sekitar 1,3 kg, tetapi paru-paru kanan lebih berat. Paru-paru ini adalah saluran pernafasan bawah, yang bermula di trakea dan cabang menjadi bronkus dan bronkiolus. Saluran ini menerima udara yang dihirup melalui konduksi pita. Zon konduksi berakhir di terminal bronkiolus.

Organ

  • Hidung dan rongga hidung
  • Tenggorokan
  • Laring (laring)
  • trakea
  • bronkus
  • paru-paru

Sistem

Sistem pernapasan atau sistem pernapasan adalah sistem organ yang digunakan untuk melepaskan gas. Dalam tetrapoda, sistem pernapasan yang biasa digunakan saluran yang digunakan untuk mengarahkan udara ke paru-paru tempat perpindahan gas terjadi.

Diafragma menarik udara dan juga menghilangkannya. Berbagai jenis sistem pernapasan ditemui di pelbagai jenis penemuan hidup. Sebenarnya pohon memiliki sistem pernapasan.

Lihat juga:7 Urutan Organ Pernapasan pada Manusia

Pernafasan dada

Pernapasan payudara adalah pernapasan di mana otot-otot di antara tulang rusuk terlibat. Mekanismenya boleh dibedakan sebagai berikut:

Inspirasi Fasa

Ini bermula dengan kontraksi otot-otot antara tulang rusuk, sehingga rongga dada naik atau naik, oleh itu tekanan di rongga cair menjadi kurang dari tekanan dari luar, sehingga udara luar yang kaya oksigen masuk.

Fasa kedaluwarsa

Fasa ini merupakan relaksasi atau kontraksi otot antara tulang rusuk belakang, diikuti oleh jatuh di dada, sehingga rongga dada menjadi lebih kecil. Meningkatkan, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar dari tekanan eksternal, sehingga udara di dalam rongga rongga, kaya dengan karbon dioksida, keluar.

Napas perut

Pernapasan perut adalah pernapasan di mana diafragma otot terlatih. Mekanismenya boleh dibedakan sebagai berikut.

Inspirasi Fasa

Fasa ini adalah fasa kontraksi diafragma otot, sehingga rongga dada meningkat, akibatnya tekanan di rongga dada menjadi kurang dari tekanan eksternal, sehingga udara luar yang diperkaya dengan oksigen masuk.

Fasa kedaluwarsa

Fasa ini adalah relaksasi mabuk atau kembalinya diafragma ke kedudukan semula, diambil dengan penurunan di dada, sehingga rongga dada menjadi lebih kecil. Meningkatkan, tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar dari tekanan eksternal, sehingga udara di dalam rongga rongga, kaya dengan karbon dioksida, keluar.

Bagaimana ia bekerja

Dalam sistem pernapasan, seseorang yang memiliki organ dalam bentuk saluran pernapasan, organ, pembuluh darah, paru-paru dan pernapasan otot. Organ ini untuk membantu badan dalam pengangkutan gas. Ada juga dua perpindahan gas, antara udara dan darah dan antara darah dan sel-sel di seluruh tubuh. Intinya, organ ini membantu mengarahkan udara ke seluruh tubuh.

Tersedia juga organ yang disebut alveoli dan saluran alveolar. Alveoli adalah dalam bentuk titik-titik anggur yang bersambung. Bersama dengan saluran alveolar, alveoli bertanggung jawab untuk mendapatkan gas dalam tubuh.

Fungsi sistem pernapasan, selain mengendalikan dalam udara dan gas, juga menyaring, melembabkan dan memanaskan udara masuk ke dalam tubuh. Selain itu, sistem pernapasan juga membantu dalam menjaga dan menjaga keseimbangan dalam tubuh tetap stabil. Dalam istilah perubatan, kemampuan untuk menyeimbangkan kondisi ini disebut homeostasis.

Demikian, terima kasih, semoga bermanfaat.

Artikel Lainnya :

GuruSekolah.Co.id – Pada kesempatan kali ini akan membahas tentang sistem pernafasan pada manusia,pada pembahasan kali ini meliputi sistem organ, fungsinya, cara kerja serta gambar pernafasan pada manusia, untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini :

Pengertian Sistem Pernafasan

Sistem pernapasan atau disebut juga sistem respirasi yaitu merupakan sistem organ yang dipakai untuk pertukaran gas

Manusia rata-rata bernapas sekitar 12 sampai 18 kali setiap menit dan Itu artinya dalam satu hari manusia bernapas sebanyak 17.280 kali. Proses pernapasan yang ada di dalam tubuh manusia tidak mudah. Terdapat berbagai macam organ yang berperan dan membantu proses pernafasan.

Cara Kerja Sistem Pernapasan

Dalam sistem pernapasan manusia terdapat organ yang berupa saluran udara, pembuluh darah paru, paru-paru dan otot pernapasan. Organ-organ tersebut memiliki tugas membantu tubuh dalam pertukaran gas. Pertukaran gas terdapat ada dua jenis yaitu antara udara dengan darah dan juga antara darah dengan sel-sel di seluruh tubuh.

Terdapat juga organ yang disebut dengan alveoli dan duktus (saluran) alveolus. Alveoli memiliki bentuk seperti bulatan-bulatan anggur yang menempel antara satu sama lain. Bersama duktus alveolus, alveoli memiliki tanggung jawab dalam pertukaran gas dalam tubuh.

Organ pernapasan pada manusia selain berperan pada pertukaran udara dan gas berfungsi juga menyaring, melembapkan dan menghangatkan udara yang masuk dalam tubuh. Lebih jauh lagi, sistem pernapasan pun berperan penting dalam memelihara dan menyeimbangkan kondisi dalam tubuh agar tetap stabil. Dalam istilah permedisan kemampuan menyeimbangkan kondisi ini disebut homeostasis.

Organ Sistem Pernapasan Manusia

Pada umumnya sistem pernafasan manusia terbagi dua, yaitu sistem pernapasan bagian atas dan bawah.

a. bagian atas

Sistem pernafasan bagian atas ada di luar rongga dada, terdiri dari:

  • Hidung
    Dalam rongga hidung ada selaput lendir yang lengket dan melapisi rongga hidung. Fungsi selaput lendir untuk menjebak partikel debu atau kotoran yang masuk ke hidung. Di rongga ini juga ada bulu-bulu halus yang disebut dengan silia. Fungsinyha untuk menghambat dan membuang partikel debu dan kotoran yang masuk, keluar dari hidung. Caranya melalui bersin.
  • Sinus
    Sinus adalah ruangan atau rongga yang berisi udara, dan ada pada tengkorak, di sekitar wajah, belakang tulang pipi, hidung, dan dahi. Rongga sinus berhubungan dengan hidung.
  • Laring
    Laring memiliki rperan ganda, yaitu dalam hal pernapasan juga dalam membantu berbicara.
  • Faring
    Organ faring dilewati oleh makanan dan minuman ketika proses menuju saluran pencernaan selanjutnya. Selain itu faring juga berperan aktif dalam kemampuan berbicara.

b. bagian bawah

Saluran pernapasan bagian bawah, terdiri dari :

  • Trakea
    Trakea merupakan jalan napas utama menuju paru-paru. Organ trakea ada di bawah laring.
  • Bronkus
    Bronkus adalah organ yang bercabang dari trakea ke paru-paru. Fungsi bronkus mengambil udara lalu selanjutnya diteruskan ke paru-paru.
  • Paru-paru
    Paru-paru adalah organ terbesar dan mempunyai peranan penting pada sistem pernapasan, yang bertugas menampung udara dan menyediakan oksigen seluruh aktivitas dalam tubuh yang dialirkan melalui pembuluh darah, dan mengembuskan karbondioksida ke luar tubuh.
  • Diafragma
    Diafragma merupakan otot pernapasan utama. Organ ini bisa kontraksi dan rileks secara bergantian, hingga membuat udara masuk ke dalam paru-paru.

Pernapasan dada

Pernapasan dada merupakan pernapasan yang meliputi otot antar tulang rusuk. Mekanismenya bisa dibedakan menjadi dua, yaitu :

  • Fase inspirasi.
    Fase inspirasi diawali dengan kontraksinya otot antar tulang rusuk hingga rongga dada terangkat (membesar), mengakibatkan tekanan pada rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sampai udara luar yang kaya oksigen masuk.
  • Fase ekspirasi.
    Fase ekspirasi adalah fase relaksasi atau kembali ditariknya otot antara tulang rusuk kebelakang dan diikuti turunnya tulang rusuk sampai rongga dada menjadi kecil. Akibatnya, tekanan dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sampai udara rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

Pernapasan perut

Pernapasan perut merupakan pernapasan yang melibatkan otot diafragma. Mekanismenya bisa dibedakan menjadi dua, yaitu :

  • Fase inspirasi.
    Fase inspirasi adalah kontraksi otot diafragma hingga rongga dada membesar, mengakibatkan tekanan rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sampai udara luar yang kaya oksigen masuk.
  • Fase ekspirasi.
    Fase ekspirasi yaitu fase relaksasi atau kembalinya otot diaframa pada posisi semula dan dikuti oleh turunnya tulang rusuk sampai rongga dada menjadi kecil. Akibatnya, tekanan dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sampai udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

Proses Pernapasan pada Manusia

Saat manusia bernapas, organ-organ bergerak secara bersama-sama. Diafragma kontraksi hingga paru-paru mempunyai ruangan lebih besar untuk mengisi udara. Untuk kebutuhan mengisi udara pada paru-paru, otot tulang rusuk juga mengangkat ke atas.

Udara masuk melalui hidung dan mulut, melewati trakea ataupun tenggorokan. saat ini silia bergetar supaya lendir dan kotoran mampu keluar dari paru-paru. kemudian, melalui bronkus dan bronkiolus, udara melalui cabang di paru-paru. Pada saat manusia membuang napas, sebagian besar dari organ itu bekerja dengan cara kebalikannya.

Sistem pernapasan manusia memang terlihat sederhana, namun di dalamnya ada organ-organ yang penting. Dalam sekali tarikan napas organ-organ tersebut perlu menjalankan serangkaian proses yang rumit dan saling bekerja sama untuk menghasilkan oksigen bagi kelangsungan seluruh sistem tubuh. Oleh karenanya, jika mengalami kondisi yang menyebabkan gangguan sistem pernapasan, segera konsultasi ke dokter sebelum terjadi gangguan pada sistem dan organ tubuh lainnya

Itulah materi makalah lengkap tentang sistem pernafasan pada manusia,sistem organ, fungsinya, cara kerja serta gambar yang dapat GuruSekolah.co.id sampaikan. Semoga Bermanfaat…

artikel lainnya :

Sistem Saraf Pada Manusia

 …