GuruSekolah.Co.id Pada kali ini kita akan membahas tentang materi vektor yang meliputi Pengertian,Jenis,Proyeksi,Contoh Soal Dan Pembahasannya lengkap

Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut ini :

Vektor

Pengertian Vektor

Vektor  adalah merupakan sebuah besaran yang memiliki arah. Vektor digambarkan sebagai panah dengan yang menunjukan arah vektor dan panjang garisnya disebut besar vektor. Di dalam penulisannya, jika vektor berawal dari titik A dan berakhir di titik B bisa ditulis dengan sebuah huruf kecil yang diatasnya ada sebuah tanda garis/ panah seperti \vec{v}atau \bar{v} atau juga:

\vec{AB}

Misalkan vektor \bar{v} adalah merupakan vektor yang berawal dari titik A(x_1,y_1) menuju titik B(x_2,y_2) dapat juga digambarkan koordinat cartesius dibawah. Panjang garis sejajar sumbu x ialah v_1 = x_2 - x_1 dan panjang garis sejajar sumbu y ialah v_2 = y_2 - y_1  adalah merupakan komponen-komponen vektor \bar{v}.

Vektor

Pada komponen vektor \bar{v} dapat ditulis untuk menyatakan vektor secara aljabar yaitu:

vektor

Jenis-jenis Vektor

Ada beberapa jenis-jenis vektor khusus yaitu:

  • Vektor Posisi
    Yaitu Suatu vektor yang posisi titik awalnya di titik 0 (0,0) dan titik ujungnya di A (a_1,a_2)
  • Vektor Nol
    Yaitu Suatu vektor yang panjangnya nol dan dinotasikan \bar{0}. Vektor nol tidak memiliki arah vektor yang jelas.
  • Vektor satuan
    Pada suatu vektor yang panjangnya satu satuan. Vektor satuan darivektoradalah         vektorvektor

Vektor di R^2

Panjang segmen garis yang menyatakan vektor \bar{v} atau dinotasikan sebagai \mid\bar{v}\midPanjang vektor adalah:

vektor

Panjang vektor juga dapat dikaitkan dengan sudut \theta yang dibentuk oleh vektor dan sumbu x, positif

vektor

Vektor dapat disajikan sebagai kombinasi linier dari vektor basis \bar{l} = \binom{1}{0} dan \bar{J} = \binom{0}{1}berikut:

\bar{v} =\left(\begin{array}{r} v_1\\ v_2\end{array}\right) = v_1\left(\begin{array}{r} 1 \\ 0 \end{array}\right) + v_2\left(\begin{array}{r} 0\\ 1\end{array}\right)

\bar{v} =v_1 \bar{i} + v_2\bar{j}

panjang vektor di r2

Operasi Vektor di R^2

Penjumlahan dan pengurangan vektor di R^2

Dua vektor atau lebih dapat juga dijumlahkan dan hasilnya disebut resultan. Penjumlahan vektor secara aljabar dapat dilakukan dengan cara menjumlahkan komponen yang seletak. Jika \vec{a} = \left(\begin{array}{r} a_1\\ a_2\end{array}\right) dan \vec{b} = \left(\begin{array}{r} b_1\\ b_2\end{array}\right) maka:

\vec{a} + \vec{b} = \left(\begin{array}{r} a_1+b_1\\ a_2+b_2\end{array}\right)

Penjumlahan secara grafis dapat dilihat pada gambar dibawah:

penjumlahan dan pengurangan vektor

Dalam pengurangan vektor, berlaku sama dengan penjumlahan yaitu:

\bar{a} - \bar{b} = \left(\begin{array}{r} a_1-b_1\\ a_2-b_2\end{array}\right)

Sifat-sifat dalam penjumlahan vektor sebagai berikut:

  • \bar{a} + \bar{b} = \bar{b} + \bar{a}
  • \bar{a} + (\bar{b}+\bar{c}) = (\bar{a} + \bar{b}) + \bar{c}

Perkalian vektor di R^2 dengan skalar

Suatu vektor dapat dikalikan dengan suatu skalar (bilangan real) dan akan menghasilkan suatu vektor baru. Jika \bar{v} adalah vektor dan k adalah skalar. Maka perkalian vektor:

k.\bar{v}

Dengan ketentuan:

  • Jika k > 0, jadi vektor k.\bar{v} searah dengan vektor \bar{v}
  • Jika k < 0, jadi vektor k.\bar{v} berlawanan arah dengan vektor \bar{v}
  • Jika k = 0, jadi vektor k.\bar{v} adalah vektor identitas \bar{o} = ^0_0

Secara grafis perkalian ini dapat juga merubah panjang vektor dan dapat dilihat pada tabel dibawah:

perkalian vektor dengan skalar

Secara aljabar perkalian vektor \bar{v} dengan skalar k dapat juga dirumuskan:

k.\bar{v} = \left(\begin{array}{r} k.v_1\\ k.v_2\end{array}\right)

Perkalian Skalar Dua Vektor di R^2

Perkalian skalar dua vektor dapat disebut juga sebagai hasil kali titik dua vektor dan ditulis sebagai:

\bar{a}.\bar{b} (dibaca : a dot b)

Perkalaian skalar vektor \bar{a} dan \bar{b} dilakukan dengan mengalikan panjang vektor \bar{a} dan panjang vektor \bar{b} dengan cosinus \theta. Sudut \theta yang adalah merupakan sudut antara vektor \bar{a}dan vektor \bar{b}.

Sehingga:

\bar{a} \cdot \bar{b} = \mid\bar{a}\mid\mid\bar{b}\mid cos\theta

Dimana:

perkalian skalar dua vektor

Perhatikan bahwa:

  • Hasil kali titik dua vektor menghasilkan suatu skalar
  • \bar{a}.\bar{a} = (\bar{a}^2)
  • \bar{a}.(\bar{b}+ \bar{c}) = (\bar{a} . \bar{a}) + (\bar{a} . (\bar{c})

Vektor di R^3

Vektor yang berada pada suatu ruang tiga dimensi (x, y, z).jarak antara dua titik vektor dalam R^3 dapat diketahui dengan pengembangan rumus phytagoras. Jika titik A(x_1,y_1,z_1) dan titik B(x_2,y_2,z_2) maka jarak AB adalah:

AB = \sqrt{(x_2 - x_1)^2 + (y_2 - y_1)^2 b+ (z_2 - z_1)^2}

Atau jika \bar{v} = \left(\begin{array}{r} v_1 \\ v_2 \\ v_3 \end{array}\right), maka

\mid\bar{v}\mid = \sqrt{(v_1)^2 + (v_2)^2 + (v_3)^2}

Vektor \bar{AB} dapat juga dinyatakan dalam dua bentuk, yakni dalam kolom \bar{AB} = \left(\begin{array}{r} b_1 - a_1\\ b_2 - a_2\\ b_3 - a_3\end{array}\right) atau dalam baris  \bar{AB} = (b_1 - a_1,b_2 - a_2,b_3 - a_3). Vektor juga dapat disajikan sebagai kombinasi linier dari vektor basis \bar{l}(1,0,0) dan \bar{J}(0,1,0) dan \bar{K}(0,0,1) berikut:

\bar{v} = \left(\begin{array}{r} v_1\\ v_2\\ v_3\end{array}\right) = v_1\left(\begin{array}{r} 1\\ 0\\ 0\end{array}\right) + v_2\left(\begin{array}{r} 0\\ 1\\ 0\end{array}\right) + v_3\left(\begin{array}{r} 0\\ 0\\ 1\end{array}\right)

\bar{v} = v_1\bar{I} + v_2\bar{J} + v_3\bar{K}

vektor di R3

Operasi Vektor di R^3

Operasi vektor di R^3 yang secara umum, mempunyai konsep yang sama dengan operasi vektor di R^2 dalam penjumlahan, pengurangan, maupun perkalian.

Penjumlahan dan pengurangan vektor di R^3

Penjumlahan dan pengurangan dari vektor di R^3 sama dengan vektor di R^2 yaitu:

\bar{a} + \bar{b} = \left(\begin{array}{r} a_1\\ a_2\\ a_3\end{array}\right) + \left(\begin{array}{r} b_1\\ b_2\\ b_3\end{array}\right) = \left(\begin{array}{r} a_1+b_1\\ a_2+b_2\\ a_3+b_3\end{array}\right)

Dan

\bar{a} - \bar{b} = \left(\begin{array}{r} a_1\\ a_2\\ a_3\end{array}\right) - \left(\begin{array}{r} b_1\\ b_2\\ b_3\end{array}\right) = \left(\begin{array}{r} a_1-b_1\\ a_2-b_2\\ a_3-b_3\end{array}\right)

Perkalian vektor di R^3 dengan skalar

Jika \bar{v} adalah vektor dan k adalah skalar. Maka perkalian vektor:

k.\bar{v} = \left(\begin{array}{r} k.v_1\\ k.v_2\\ k.v_3\end{array}\right)

Hasil kali skalar dua vektor

Selain pula rumus di R^3, ada juga rumus lain dalam hasil kali skalar dua vektor. Jika \bar{a} = a\bar{I} + a_2\bar{J} + a_3\bar{K} dan \bar{b} = b_1\bar{i} + b_2\bar{j} + b_3\bar{k} maka \bar{a}.\bar{b} adalah:

\bar{a}.\bar{b} = (a_1b_1) + (a_2b_2) + (a_3b_3)

Proyeksi Orthogonal vektor

Jika vektor \bar{a} diproyeksikan pada vektor bar{b} dan diberi nama \bar{c} seperti gambar dibawah:

proyeksi orthogonal vektor

Diketahui:

\bar{a}.\bar{b} = \mid\bar{a}\mid \mid \bar{b} \mid cos\theta \overset{maka}{\rightarrow} cos\theta = \frac{\bar{a}.\bar{b}}{\mid\bar{a}\mid\mid\bar{b}\mid}

Sehingga:

\mid\bar{c}\mid = \mid\bar{a}\mid\mid cos\theta\mid atau \mid\bar{c}\mid = \mid\frac{\bar{a}.\bar{b}}{\mid\bar{b}\mid}\mid

Untuk mendapat vektornya:

\bar{c} = \mid\frac{\bar{a}.\bar{b}}{\mid \bar{b} \mid} \mid \bar{b}

Contoh Soal Vektor dan Pembahasan

Contoh Soal 1

Diketahui titik A(2,4,6), titik B(6,6,2), dan titik C(p,q,-6). Jika titik A, B, dan C segaris maka tentukanlah nilai p+q.

Pembahasan 1:

Apabila titik-titik A, B, dan C segaris maka vektor \bar{AB} dan vektor \bar{AC} bisa menjadi searah atau berlainan arah. Sehingga akan ada pula bilangan m yang adalah merupakan sebuah kelipatan dan membentuk persamaan

  • m.\bar{AB} = \bar{AC}

Jika B juga berada diantara titik A dan C, maka diperoleh:

  • \bar{AB} + \bar{BC} = \bar{AC}

sehingga:

\bar{AB} = \left(\begin{array}{r} 6-2\\ 6-4\\ 2-6\end{array}\right) = \left(\begin{array}{r} 4\\ 2\\ -4\end{array}\right)

\bar{AC} = \left(\begin{array}{r} p-2\\ q-4\\ -6-6\end{array}\right) = \left(\begin{array}{r} p-2\\ q-4\\ -12\end{array}\right)

Maka kelipatan m dalam persamaan:

m.\bar{AB} = \bar{AC}

m.\left(\begin{array}{r} 4\\ 2\\ -4\end{array}\right) = \left(\begin{array}{r} p-2\\ q-4\\ -12\end{array} \right)

-4.m = (-12) \rightarrow m = 3

Diperoleh:

  • 2.m = (q - 4) \rightarrow 6 = (q - 4)
    q = 10
  • 4.m = (p - 2) \rightarrow 12 (p - 2)
    p = 14

disimpulkan:

p+q=10+14=24

Contoh Soal 2

Jika diketahui vektor pada titik A dan titik B dan vektor pada titik C yang juga berada diantara garis Ab seperti gambar dibawah. Tentukanlah persamaan vektor C.

contoh soal vektor dan pembahasannya

Pembahasan 2:

Dari gambar dapat diketahui bahwa:

  • \bar{AB} + \bar{a} = \bar{b} sehingga \bar{AB} = \bar{b} - \bar{a}
  • \bar{AC} = \frac{m}{m+n}\bar{AB} = \frac{m}{m+n}(\bar{b} - \bar{a})

Sehingga:

\bar{c} = \bar{AC} + \bar{a}

= \frac{m}{m+n} (\bar{b} - \bar{a}) + \bar{a} = \frac{m}{m+n}(\bar{b}) - \frac{m}{m+n}(\bar{a}) + \frac{m+n}{m+n}(\bar{a})

= \frac{m}{m+n}(\bar{b})+\frac{n}{m+n}(\bar{a})

Baca Juga : Tax Amnesty ; Pengertian, Manfaat, Tujuan, dan Contohnya Lengkap

Contoh Soal 3

Misalkan vektor \bar{a} = 4\bar{i} + y\bar{j} dan vektor \bar{b}=2\bar{i} + 2\bar{j} + \bar{k}. Jika panjang pada proyeksi vektor a ̅\bar{a} pada \bar{b} adalah 4. Maka tentukan nilai y.

Pembahasan 3:

Diketahui:

  • \mid\bar{b}\mid = \sqrt{(2)^2 + (2)^2 + (1)^2} = \sqrt{9} = 3
  • \bar{a}.\bar{b} = (4.2) + (2.y) + (0.1) = 8 + 2y

Maka:

\bar{c} = \mid\frac{\bar{a}.\bar{b}}{\mid\bar{b}\mid} \mid \bar{b}\overset{menjadi}{\rightarrow}4 = \mid\frac{8+2y}{3}\mid

12=8+2y

y=2

Demikian Penjelasan Tentang Vektor – Pengertian,Jenis,Proyeksi,Contoh Soal Dan Pembahasannya Lengkap Yang Gurusekolah.co.id Sampaikan Semoga Bisa Bermanfaat..

Artikel Lainnya :

Pakaian Adat Jawa Timur-Upacara beserta Gambarnya Dan Penjelasan

Rumah Adat Jawa Barat &#8211; keunikan,Nama Beserta Gambarnya

Gurusekolah.Co.id Pada kali ini akan membahas tentang materi pramuka secara lengkap yang meliputi penegak, penggalang,siaga dan lambangnya.

untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini:

pramuka lengkap

Pengertian Pramuka Penggalang

Pramuka penggalang adalah penggolongan sebutan bagi anggota pramuka yang sudah berusia antara 11 hingga 15 tahun. Syarat pramuka resmi menjadi penggalang selain telah beranjak usia 11 tahun dan juga telah menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Umum Pramuka Penggalang tingkat Rakit serta mengucapkan trisatya dalam upacara pelantikan yang dipimpin oleh pembinanya.

Meskipun sudah berusia 11 tetapi belum menyelesaikan SKU Penggalang Rakit, pramuka itu disebut sebagai Tamu Penggalang.Golongan pramuka berdasarkan usia peserta didik sesudah pramuka siaga yaitu pramuka penggalang.

Pemakaian istilah ‘penggalang’, sebagaimana istilah-istilah lainnya dalam kepramukaan, diambil dari romantisme sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Kata ‘penggalang’ merujuk kepada ‘masa penggalangan persatuan dan kesatuan bangsa’ yang sitandai dengan berlangsungnya Konggres Pemuda Indonesia kemudian menghasilkan ‘Sumpah Pemuda’ pada tanggal 28 Oktober 1928.

Seragam Pramuka Penggalang

  • Seragam putra

pramuka lengkap

  • Seragam Putri

pramuka lengkap

Kode Kehormatan Pramuka Penggalang

Kode Kehormatan Pramuka Penggalang terdiri dari janji (satya) dan ketentuan moral (darma). Janji penggalang disebut ‘Trisatya’ sedangkan ketentuan moralnya dinamakan dengan ‘Dasadarma’. Trisatya terdiri dari tiga butir janji sedangkan Dasadarma memuat 10 butir sikap yang kesemuanya wajib ditepati dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun bunyi Trisatya dan Dasadarma untuk pramuka penggalang yaitu sebagai berikut:

Trisatya

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

  1. menjalankan kewajiban pada Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan mengamalkan Pancasila
  2. menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat,
  3. menepati Dasadarma.

Dasadarma

  1. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
  3. Patriot yang sopan dan kesatria.
  4. Patuh dan suka bermusyawarah.
  5. Rela menolong dan tabah.
  6. Rajin, terampil, dan gembira.
  7. Hemat, cermat, dan bersahaja.
  8. Disiplin, berani, dan setia.
  9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
  10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

Sistem Tanda Kecakapan Pramuka Penggalang

Kecapakapan pramuka penggalang terdiri dari Kecakapan Umum, Kecakapan Khusus, dan Pramuka Garuda. Kecakapan Umum ditempuh dengan menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Umum (SKU) yang terdiri dari tiga tingkatan yaitu ramu, rakit, dan terap. Kecakapan Khusus dicapai dengan menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Khusus yang tertiri dari tiga tingkatan yaitu purwa, madya, dan utama. Pramuka penggalang yang sudah mencapai SKU Penggalang Terap bisa mengajukan diri menempuh Pramuka Garuda.

Pengorganisasian Pramuka Penggalang

Sebagaimana golongan peserta didik pramuka lainnya, pada setiap kegiatannya pramuka penggalang diorganisasikan dalam kelompok atau satuan secara berjenjang.

Hal ini sesuai dengan ‘metode kepramukaan’ yang salah satunya silaksanakan dengan metode ‘kegiatan berkelompok, bekerja sama, serta berkompetisi’.

Satuan terkecil pramuka penggalang disebut dengan ‘regu’ yang terdiri dari 5 sampai dengan 10 anggota. Regu putra dinamai dengan memakai nama-nama hewan ataupun alat-alat yang berguna seperti Regu Rajawali, Regu Harimau, atau Regu Traktor.

Sedangkan regu putri dinamai dengan nama tumbuhan ataupun bunga semisal Regu Melati, Regu Kenanga, atau Regu Mawar. Setiap regu dipimpin pada Pemimpin Regu yang disingkat ‘Pinru’ dan dibantu seorang wakil yang dinamai Wakil Pemimpin Regu atau disingkat ‘Wapinru’.

Pinru memiliki hak dan kewajiban antara lain: membantu pembina dalam melatih anggota regunya, merencanakan segala kegiatan bagi regunya, memilih wakil pemimpin regu, menjadi anggota Dewan Penggalang, serta memilih Pemimpin Regu Utama (Pratama).

Empat regu dihimpun oleh satuan yang lebih besar yang dinamakan ‘pasukan’. Pasukan dipimpin oleh salah seorang Pemimpin Regu Utama atau disebut dengan Pratama. Pratama dipilih dari dan oleh para pimpinan regu anggota pasukan tersebut.

Dalam kegiatannya, pasukan dibimbing pada seorang pembina penggalang dengan dibantu oleh dua pembantu pembina. Berbeda dengan siaga, pembina dan pembantu pembina penggalang yang dipanggil dengan sebutan ‘kakak’ baik untuk putra maupun putri. Pada pasukan juga dibentuk ‘Dewan Pasukan Penggalang’ ataupun ‘Dewan Penggalang’.

Dewan ini memiliki tugas mengurus dan mengatur kegiatan-kegiatan Pasukan Penggalang dan mengurusi tata tertib dan tata usaha Pasukan. Dan dewan Penggalang beranggotakan semua Pemimpin Regu dan juga Wakil Pemimpin Regu pada sebuah pasukan yang diketuai oleh Pratama.

Sedangkan pembina dan pembantu pembina bertindak sebagai penasehat dan pembimbing namun memiliki hak untuk mengambil keputusan akhir.

Pramuka Siaga

Pada tiap kelompok pramuka, memiliki masing-masing kode kehormatan yang menjadi materi pramuka wajib bagi pramuka siaga. Materi tersebut yaitu berupa kode kehormatan yang meliputi :

  1. Dwisatya
  2. Dwidarma

Bunyi kode kehormatannya adalah :

Dwi Satya (Janji dan Komitmen diri)

Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :

  • Melaksanakan kewajibanku pada Tuhan Yang Maha Esa, Negara Kesatuan Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan aturan keluarga.
  • Setiap hari berbuat keyakinan.

Dwidarma (Ketentuan Moral)

  • Siaga berbakti pada ayah dan ibu
  • Siaga berani dan tidak putus asa.

Sementara pada materi latihan Pramuka Siaga merupakan sekumpulan standar kompetensi yang dipenuhi pada setiap anggota pramuka siaga. Materi-materi itu disiapkan dalam latihan pramuka yang diolah dengan sebuah permainan.

Materi yang dibungkus pada bentuk permainan ini mengandung unsur pendidikan serta nyanyian yang menarik dan menyenangkan. Dalam pelaksanaannya, materi latihan diharapkan memiliki sifat modern, bermanfaat dan taat pada asas-asas.

Materi Pramuka Siaga Berdasarkan Area

Adapun jumlah dari materi pramuka siaga terbagi pada beberapa area di antaranya yaitu :

Area Pengembangan Sosial :

  1. Pramuka Siaga Mula : Mengenal anggota keluarga, teman satu barung, dan mengenal teman dalam satu perindukan.
  2. Pramuka Siaga Bantu : Mengenal lingkungan dan mengetahui aturan-aturan sosial yang berlaku lingkungannya.
  3. Pramuka Siaga Tata : Taat pafa peraturan sosial yang berlaku di lingkungannya. juga melaksanakan tugas yang diberikan dengan penuh tanggung jawab serta mengetahui wawasan kebangsaan.

Pramuka Penegak

Pramuka Penegak merupakan sebuah golongan sesuddah pramuka Penggalang. Disebut pramuka penegak dikarenakan menyesuaikan dengan kiasan pada masa Penegakan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Materi pramuka dasar harus dihafal juga oleh Penegak dan Pandega sendiri sama halnya dengan Penggalang. Yakni Trisatya dan Dasadarma.

Namun selain daripada itu, materi pramuka yang wajib diketahui oleh pramuka penegak dan pandega yaitu mengenai tentang sejarah dan makna Gerakan Pramuka.

Demikian Penjelasan Mengenai pramuka lengkap lambang, penegak, penggalang dan siaga  Gurusekoah.co.id Semoga Bermanfaat….

Artikel Lainyaa:

Metabolisme Pengertian,Karbohidrat, Protein,Lemak Dan Prosesnya

Perjanjian Linggar jati : Perundingan, Sejarah Perjanjian Dan Tokohnya

Tujuan Budi Utomo Sejarah, Latar Belakang, Profil, Perkembangan

 …

GuruSekolah.co.id – Dalam kesempatan ini menjelaskan mengenai materi metabolisme yaitu meliputi pengertian,karbohidrat,protein,lemak dan prosesnya.

Untuk lebih jelasnnya simak penjelasan dibawah ini :

Pengertian dan Proses Metabolisme

Metabolisme merupakan proses kimiawi yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Proses metabolisme merupakan pertukaran zat atau organisme dengan lingkungannya. Asal mula Istilah Metabolisme berasal dari bahasa Yunani, yakni di ambil dari kata metabole yang artinya perubahan.

Maka dapat dikatakan bahwa metabolisme adalah makhluk hidup yang mendapat, mengolah dan mengubah suatu zat melalui proses kimiawi untuk bertahan hidup.

Jenis-Jenis Metabolisme

  • Katabolisme ialah penguraian suatu zat ke partikel-partikel yang lebih kecil untuk diubah menjadi energi .
  • Anabolisme ialah reaksi untuk merangkai senyawa organik yang berasal dari molekul-molekul tertentu untuk diserap oleh tubuh.

Proses Metabolisme

Dalam tubuh ada tiga proses metabolisme yang utama, Yakni :

Metabolisme Karbohidrat

 

 

Adapun proses metabolisme karbohidrat ada 2 jenis yaitu :

  • Anabolisme berperan sebagai pembentukan molekul
  • Katabolisme beperan sebagai penguraian molekul

Adapun proses metabolisme karbohidrat ialah Makanan dicerna lalu di urai, Selanjutnya karbohidrat mengalami proses hidrolisis atau penguraian dengan menggunakan molekul air yang mengurai polisakarida lalu menjadi monosakarida.

Pada saat makanan dikunyah, makanan kemudian bercampur dengan air liur yang mengandung enzim ptialin (suatu amilase yang disekresikan oleh kelenjar parotis di dalam mulut). Enzim ini menghidrolisis pati (salah satu polisakarida) menjadi maltosa dan gugus glukosa kecil dengan terdiri dari 3 sampai dengan 9 molekul glukosa.

Baca Juga :  Sistem Peredaran Darah Manusia : Gambar, Pengertian, Komponen Utma dan Mekanisme

Makanan dalam waku singkat berada dalam mulut dengan terdapat tidak lebih 3-5% dari pati yang telah terhidrolisis pada saat makanan ditelan.

Ptialin dapat berlangsung terus menerus memecah makanan menjadi maltosa selama 1 jam sesudah makanan memasuki lambung disaat isi lambung bercampur dengan zat yang disekresikan oleh lambung.

Pada akhirnya aktivitas ptialin terhambat atau dihambat oleh zat asam yang diekskresikan oleh lambung. Hal itu dapat terjadi di karenakan ptialin merupakan enzim amilase yang tidak aktif pada PH medium turun dibawah 4,0.

Setelah makanan dikosongkan dari lambung dan masuk ke duodenum (usus dua belas jari), kemudian makanan akan bercampur dengan getah pankreas. Pati yang belum dipecah akan dicerna oleh amilase yang berfungsi sama dengan a-amilase pada air liur yaitu sebagai pemecah pati menjadi maltosa dan polimer glukosa kecil lainnya.

Tetapi, pati umumnya hampir sepenuhnya di ubah menjadi maltosa dan polimer glukosa kecil sebelum melewati lambung.

Hasil akhir dari proses pencernaan adalah fruktosa, glukosa, galaktosa, manosa dan monosakarida lainnya. Senyawa-senyawa selanjutnya diabsorpsi melalui dinding usus dibawah ke hati oleh darah.

Metabolisme Protein

Protein makanan, daging dan sayur-sayuran mengandung banyak protein. Protein akan dicerna didalam lambung menggunakan enzim pepsin yang aktif pada pH 2-3. Pepsin pula dapat mencerna semua jenis protein dalam makanan yang mencerna kolagen.

Kolagen merupakan bahan dasar yang utama dalam jaringan ikat pada kulit dan tulang rawan. Dari mulai proses pencernaan protein, pepsin meliputi 10-30% dari pencernaan protein total. Mengenai proses ini, pemecahan atau penguraian protein adalah proses hidrolisis pada rantai polipeptida.

Proses pencernaan protein sebagian besar terjadi di dalam usus dengan bentuk yang telah berubah yakni proteosa, pepton, dan polipeptida besar. kemudian setelah memasuki usus, Bahan-bahan yang sudah di pecah sebagian besar akan tercampur dengan enzim pankreas dibawah pengaruh enzim proteolitik seperti tripsin, kimotripsin, dan peptidase. Baik tripsin maupun kimotripsin memecah molekul protein tadi menjadi polipeptida kecil. Setelah itu peptidase melepas asam-asam amino.

Asam amino yang berada didalam darah bermula dari penyerapan melalui dinding usus, hasil penguraian protein dalam sel, dan hasil protein sintetis asam amino dalam sel, dan hasil sintetis asam amino dalam sel.

Asam amino yang disentetis dalam sel maupun yang diperoleh dari proses penguraian protein dalam hati kemudian dibawah darah untuk digunakan dalam jaringan. Pada hal ini, hati berfungsi mengatur konsentrasi asam amino di dalam darah.

Kelebihan protein tidak disimpan dalam tubuh, melainkan akan diurai dalam hati dan akan menjadi senyawa yang mengandung unsur N, seperti NH3 (amonia) danNH4OH(amonium hidroksida), serta senyawa yang tidak mengandung unur N.

Senyawa mengandung unsur N disentesis menjadi urea. Pembentukan urea yang berlangsung dalam hati karena sel-sel hati akan menghasilkan enzim arginase. Sedangkan urea yang dihasilkan tidak dibutuhkan oleh tubuh, sehingga akan diangkut bersama zat-zat yang lainnya menuju ke ginjal, Kemudian dikeluarkan melalui urin.

Sebaliknya terjadi,senyawa yang tidak mengandung unsur N disentetis akan kembali menjadi bahan baku karbodihdrat dan lemak, sehingga dapat dioksidasi dalam tubuh supaya menghasilkan energi.

Metabolisme Lemak

metabolisme

 

Pencernaan lemak akan terjadi di dalam usus, itu karena usus mengandung enzim lipase. Proses metabolisme lemak yakni lemak akan keluar dari lambung lalu masuk ke usus dan menimbulkan ransangan terhadap hormon kolesistokinin.

Hormon ini menjadikan kantung empedu berkontraksi dengan mengeluarkan cairan empedu ke dalam usus dua belas jari (duodenum). Dalam empedu terdapat garam empedu berfungsi mengemulsikan lemak.

Emulsi lemak ialah pemecahan lemak yang berukuran besar menjadi butiran lemak yang berukuran lebih kecil. Lemak berukuran lebih kecil adalah trigeliserida yang teremulsi berfungsi memudahkan hidrolisis lemak oleh lipase dari hasil pankreas.

Lalu lipase pankreas menghidrolisis lemak teremulsi agar menjadi campuran asam lemak dan monogliserida (gliserida tunggal). Pengeluaran cairan pankreas yang dirancang oleh hormon sekretin yang berfungsi meningkatkan jumlah senyawa yang menghantar listrik (elektrolik) dan cairan pankreas serta pankreoenzim dengan fungsi merangsang pengeluaran enzim-enzim di dalam cairan pankreas.

Fungsi Proses Metabolisme

Proses metabolisme memiliki fungsi bagi makhluk hidup antara lain, yakni :

  • Untuk menghasilkan energi kimia berupa ATP, hasil dari degradasi zat-zat makanan kaya energi yang berasal dari lingkungan
  • Sebagai pengubah molekul zat-zat makanan (nutrisi) menjadi perkursor unit pembangun bagi biomolekul sel
  • Sebagai penyusun unit-unit pembangun menjadi protein, asam nukleat, lipida, polisakarida, dan komponen sel lain.
  • Sebagai pembentuk dan perombak biomolekul

Proses

metabolisme

Demikian Penjelasan Mengenai Metabolisme Dan Proses Metabolisme dari Gurusekoah.co.id Semoga Bermanfaat….

Artikel Lainnya :

Rumus deret aritmatika-Pengertian dan Rumus Serta Contoh Soalnya

Rumus Deret Geometri-Pengertian, Rumus Dan Contoh Soalnya

GuruSekolah.Co.id Pada kali ini akan membahas tentang bola basket yang meliputi pengertian, tujuan, teknik, peraturan dan cara bermain bola basket.

Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut ini :

bola basket

Pengertian Permainan Bola Basket

Permainan Bola basket adalah merupakan suatu permainan yang dimainkan dua tim dan masing-masing tim terdiri dari 5 orang pemain. Inti dari permainan ini yaitu berusaha mencari nilai ataupun angka sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke keranjang (basket) lawan.

Dalam memainkan bola basket, pemain juga bisa mendorong bola, memukul bola menggunakan telapak tangan terbuka, melemparkan atau menggiring bola ke segala penjuru dalam arena permainan. Bermain bola basket juga bisa meningkatakan kebugaran jasmani.

Tujuan Permainan Bola Basket

Tujuan permainan bola basket adalah untuk mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya dengan cara memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. kenapa? sebab, tim yang mengumpulkan poin terbanyak akan keluar sebagai pemenangnya. cara atau teknik yang digunakan untuk memasukkan bola ke dalam ring adalah ‘SHOOTING’.
Seperti tujuan olahraga lain pada umumnya, permainan bola basket ini juga bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh. Dengan olahraga basket secara sering sudah barang tentu tubuh kita akan lebih kuat dan sehat. Pergerakan tubuh juga akan semakin cekatan, lentur, dan gesit.

Peraturan Permainan Bola Basket

Sebelum melakukan praktik permainan bola basket, harus mengetahui peraturan dasar dalam permainan bola basket. Peraturan dasarnya yaitu :

  • Jumlah Pemain Satu Tim

Pertandingan terdiri dari dua tim.
Setiap tim terdiri dari 12 orang pemain dan maksimal 5 orang pemain yang ada di lapangan.
Setiap tim bisa melakukan pergantian pemain sebanyak yang mereka inginkan.

  • Tujuan Permainan

Memasukkan bola ke jaring lawan sebanyak dan sejauh mungkin.
Tim dengan poin paling banyak dinyatakan sebagai pemenang.

  • Durasi Pertandingan

Pertandingan terdiri atas 4 periode dan 1 periodenya berlangsung 10 menit.
Jika poin kedua tim sama besar, maka dilanjutkan ke babak overtime yang berlangsung 5 menit sampai salah satu tim mempunyai poin terbesar dari lawan (pada akhir babak overtime).

  • Pergerakan Bola

Bola bisa dioper dari satu pemain ke pemain lain, atau digiring oleh seorang pemain dari satu titik ke titik lain (bola dipantulkan saat berjalan ataupun berlari).

Sekali pemain berhenti menggirin bola, maka ia tidak boleh menggiringnya kembali atau disebut dengan double.
Sebelum mengumpan ataupun menembakkan bola, pemain harus mengambil dua langkah tanpa menggiring bola.
Sekali tim yang memegang bola melewati setengah lapangan, maka mereka dilarang kembali ke daerahnya sendiri.

  • Durasi Menembak

Tim yang memegang bola, mempunyai maksimum 24 detik untuk melakukan tembakan.
Tambahan, pemain ofensif tak boleh berada dalam area terlarang selama 3 detik berturut-turut.

Teknik Permainan Bola Basket

Bola basket adalah jenis permainan yang sangat kompleks gerakannya. Pada permainan bola basket, gerakan yang efektif dan efisien perlu didasari dengan penguasaan teknik dasar yang baik. Teknik dasar permainan bola basket antara lain:

  • Teknik Melempar dan Menangkap Bola

Pada umumnya umpan dilakukan dengan cepat, keras, tetapi tidak liar, sehingga bisa dikuasai oleh teman yang akan menerimanya. Tetapi operan juga bisa dilakukan secara lunak, tergantung pada situasi teman, timing, dan taktik yang digunakan.

memberikan umpan atau operan tidak semudah yang diduga, karena kerasnya lemparan, terlalu mudahnya arah bola ditebak lawan atau terlalu tingginya operan akan menyluitkan teman untuk menerima bola.

Berikut contoh passing bola basket:

  • Bounce Pass
  • Chest Pass
  • Over Head Pass
  • Baseball Pass
  • Teknik Menggiring Bola (Dribbling)

Menggiring bola merupakan cara yang diperbolehkan dalam peraturan untuk membawa bola ke segala arah. Seorang pemain boleh membawa bola lebih dari satu langkah, namun bola harus sambil dipantulkan baik dengan berjalan maupun berlari.

Menggiring bola bisa digunakan sebagai salah satu usaha untuk membawa bola menuju ke depan atau ke lapangan lawan. Cara menggiring bola yang dibenarkan yaitu dengan satu tangan (kiri atau kanan). Kegunaan menggiring bola adalah mencari peluang untuk melakukan serangan, menerobos pertahanan lawan, dan juga memperlambat tempo permainan.

  • Teknik Menembakkan Bola Basket

Bentuk-bentuk teknik gerakan menembak pada permainan bola basket antara lain :

tembakan satu tangan di atas kepala
tembakan lay up
menagkap bola dilanjutkan lay up
tembakan meloncat dengan dua tangan (jump shot)
tembakan kaitan.

Teknik Dasar Bertumpu Satu Kaki (Pivot)

Gerakan Pivot adalah gerakan berputar ke segala arah dengan bertumpu pada salah satu kaki (kaki poros) pada saat pemain itu menguasai bola. Sedangkan kaki yang dipindahkan bisa melewati depan atau melewati belakang.

Gerakan pivot berguna untuk melindungi bola dari perebutan pemain lawan, lalu kemudian bola itu dioperkan kepada temannya atau untuk melakukan tembkan. Pemain yang tingi badan nya yang dipasang di sekitar basket harus mahir dalam melakukan pivot sehingga bisa dengan mudah menentukan timing untuk menembak.

Cara Bermain Bola Basket

Berikut adalah beberapa trik dan cara bermain basket yang baik dan benar untuk para pemula

Mencetak Angka

Pemain perlu mencetak angka yang bernilai 1 hingga 3 poin dengan cara menembakkannya melalui ring. pemain penyeranglah yang perlu melakukan tembakan ini. Perhatikan juga adanya pelanggaran pada bola basket yang meliputi tembakan pelanggaran dengan nilai satu poin masing-masing dan perlu diambil dari garis lemparan bebas dengan jarak 15 kaki dari ring basket. Saatt terjadi pelanggaran selama dalam usaha pemain dalam proses menembak, maka pemain biasanya diberi kesempatan antara 1 dan 3 lemparan bebas.

Mengoper Bola

Passing atau mengoper bola yaitu cara memindahkan bola dari kita ke pemain teman satu tim. Dari posisi dan gerakan mendribble ataupun menggiring bola, kita bisa memutuskan untuk mengoper bola kepada teman apabila ia memiliki posisi yang bagus untuk menyerang atau mempunyai kesempatan baik dalam mencetak angka dan memasukkan bola ke ring lawan.

Mengoper Akurat dan Tajam

Operan seorang pemain basket yang baik yaitu dengan akurat dan tajam. Operan dada adalah cara mengoper bola basket yang paling kerap digunakan oleh para pemain basket dengan memegang bola di depan dada memakai kedua tangan.

Operan memantul juga jenis operan bola basket paling umum digunakan di mana cara memegangnya sama seperti pada operan dada namun bola kemudian dipantulkan ke lantai dan diterima oleh pemain yang ditargetkan untuk menerimanya. Operan ini terlihat lebih mudah, namun pada pertandingan yang sesungguhnya, pemain lawan bisa saja sewaktu-waktu mengambil kesempatan untuk merebut bola saat bola memantul.

Itulah materi makalah lengkap tentang permainan bola basket dan pengertian, tujuan, teknik, peraturan dan cara bermain bola basket yang dapat  GuruSekolah.co.id sampaikan. Semoga Bermanfaat…

Artikel Lainnya :

Rukun Shalat Jum&#8217;at-Pengertian,Syarat,Rukun Dan Dasar hukumnya

Pakaian Adat Jawa Timur-Upacara beserta Gambarnya Dan Penjelasan

Pakaian Adat Jawa Timur-Upacara beserta Gambarnya Dan Penjelasan

GuruSekolah.co.id-Pada postingan kali ini, kami akan membahas tentang rumus luas permukaan prisma, rumus volume prisma dan contoh soalnya.

Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini :

Luas Permukaan Prisma

Rumus luas permukaan prisma

Sama saja seperti kubus dan balok, asal usul yang menentukan luas permukaan prisma dapat dihitung menggunakan jaring-jaring prisma tersebut. Caranya ialah dengan menjumlahkan semua luas bangun datar pada jaring-jaring prisma.

Untuk lebih jelasnya coba perhatikan prisma segitiga berikut ini beserta jaring-jaringnya!

luas permukaan prisma

Dilihat dari gambar tersebut di atas, cukup terlihat bahwa prisma segitiga ABC.DEF memiliki sepasang segitiga yang identik dan tiga buah persegipanjang sebagai sisi tegak. Maka dengan demikian, luas permukaan prisma segitiga tersebut ialah:

Luas pada permukaan prisma = luas ΔABC + luas ΔDEF + luas EDAB + luas DFCA + luas FEBC
= 2x luas ΔABC+luas EDBA+luas DFAC+luas FEBC
= (2x luas alas)+(luas bidang-bidang tegak)

Jadi, luas permukaan dapat dibuktikan dengan rumus sebagai berikut:

Luas permukaan prisma adalah = 2 x luas alas + luas bidang-bidang tegak

Rumus Volume Prisma

Jika ingin lebih memahami asal-usul rumus volume prisma, silahkan perhatikan gambar berikut ini!

luas permukaan prismaDari gambar tersebut di atas, memperlihatkan sebuah balok ABCD.EFGH yang terbagi dua secara melintang. Rupanya, hasil belahan balok tersebut membentuk prisma segitiga, seperti pada Gambar (b).

Perhatikan prisma segitiga BCD.FGH pada Gambar (c) . Dengan begitu, volume prisma segitiga adalah setengah kali volume balok.

Volume pada prisma BCD.FGH = ½ × volume balok ABCD.EFGH
= ½ × (p × l × t)
= ( ½ × p × l) × t
= luas alas × tinggi

Maka, volume prisma dapat dibuktikan dengan rumus sebagai berikut:

Volume prisma = luas alas × tinggi

Baca juga :Rumus deret aritmatika-Pengertian dan Rumus Serta Contoh Soalnya

Contoh Soal Dan Pembahasannya

Mari kita perhatikan contoh soal berikut ini!

  •  Lihatlah prisma segitiga pada gambar di bawah ini! Dari gambar tersebut, tentukanlah:
    a. luas alas prisma segitiga
    b. volume prisma segitiga
  • Pada sebuah prisma memiliki volume 238 cm3 dan luas alas 34 cm2. Tentukanlah tinggi prisma tersebut,Jawaban:
luas permukaan prisma

Menghitung Volume Tabung

Perlu diingat, tabung memiliki alas dan tutupnya berbentuk lingkaran.

 

luas permukaan prisma
Uuntuk menghitung volume tabung tinggal saja menghitung luas alas dan tinggi tabung. Dengan mengalikan luas alas dan tinggi.
Luas alasnya yang berbentuk lingkaran, maka cara pakai rumus mencari luas lingkaran yaitu :
luas permukaan prisma
Itulah materi makalah lengkap tentang luas permukaan prisma dan rumus,volume-volume dan contoh soalnya yang dapat  GuruSekolah.co.id sampaikan. Semoga Bermanfaat…
Artikel lainnya :