Gigi : Pengertian, Anatomi Bagian, Lapisan, Macam Beserta Jumlah Gigi Manusia [Lengkap]

Posted on

Gurusekolah.co.id-Pada kesempatan kali ini kita akan membahas  tentang Gigi : Pengertian, Anatomi Bagian, Lapisan, Macam Beserta Jumlah Gigi Manusia [Lengkap]

gigi

Pengertian Gigi

Gigi adalah alat yang digunakan dalam mengolah makanan saat kita makan. Dengan gigi kita bisa menggigit, memotong, merobek, mengunyah makanan yang dimakan. Proses kerja gigi dalam mencerna makanan disebut dengan pencernaan secara mekanik.

Gigi adalah salah satu struktur berkalsifikasi dan keras yang terdapat di dalam mulut manusia dan hewan vertebrata.

Anatomi Bagian Gigi

Secara struktural, anatomi gigi terdiri atas beberapa bagian yakni :

Mahkota Gigi

Mahkota gigi (korona) atau biasa disebut puncak gigi adalah bagian yang tampak dari luar. Setiap jenis memiliki bentuk mahkota gigi yang berbeda.

Leher Gigi

Leher gigi (kolum) ialah bagian yang ada di dalam gusi yang terlindung. Leher gigi merupakan batas antara mahkota dengan akat gigi.

Akar Gigi

Akar gigi (radiks) adalah bagian gigi yang terdapat pada bagian dalam atau tertanam dalam rahang. Akar gigi menancap pada tulang rahang dengan jumlah satu atau dua.

Semen Gigi

Semen gigi melapisi akar gigi dan juga membantu agar menahan gigi tetap melekat pada gusi. Semen gigi terdiri dari beberapa bagian yaitu :

  • Lapisan semen, yaitu pelindung akar gigi dalam gusi.
  • Gusi, yaitu tempat tumbuh gigi.

bagian-bagian gigi

Baca Juga : Sistem Pernafasan Pada Manusia : Sistem,Fungsi,Cara Kerja dan Gambar

Lapisan-Lapisan Gigi

Bagian gigi manusia tersusun atas empat lapisan atau jaringan, diantaranya:

Email Gigi

Email ialah lapisan atau jaringan keras yang akan melapisi bagian mahkota gigi yang mengandung zat kalsium. Email gigi memiliki fungsi untuk dapat melindungi tulang gigi dibagian luar gigi.

Tulang Gigi (Dentin)

Dentin atau tulang dentin adalah lapisan atau jaringan gigi yang terbentuk dari zat kapur berwarna kekuningan yang terletak setelah lapisan email.

Rongga Gigi (Pulpa)

Pulpa atau rongga gigi adalah lapisan atau jaringan gigi yang memiliki pembuluh darah untuk menjaga seluruh gii dan juga serabut saraf yang mendeteksi tekanan, panas, dingin dan sakit. Pembuluh darah dan saraf menjulur ke akar gigi.

Sementrum Gigi

Semen atau sementrum adalah lapisan keras yang memiliki kontruksi kuat yang melapisi akar gigi. Semen merupakan suatu lapisan pada akar gigi yang memiliki batas langsung dengan tulang rahang.

Macam Macam Gigi

Berdasarkan bentuknya, gigi manusia dibedakan menjadi 4 jenis dan memiliki fungsi yang berbeda. Berikut ini macam-macam gigi dan fungsinya:

Gigi Seri

Gigi seri (identis insisivus) adalah gigi yang terdiri dari satu akar, fungsi gigi seri adalah untuk memotong dan mengerat makanan atau benda lain yang masuk dalam mulut. Gigi seri terletak pada bagian depan dan mempunyai bentuk yang tegak dan juga tepi tajam seperti sekop atau tatah.

Gigi Taring

Gigi taring (identis kaninus) adalah gigi yang terdiri dari satu akar, fungsi gigi taring adalah untuk mengoyak atau merobek makanan atau benda lain yang masuk dalam mulut. Gigi taring memiliki betntuk yang tinggi dan runcing.

Gigi Geraham Depan

Gigi geraham depan (pramolar) adalah gigi yang terdiri atas 2 akar, gigi geraham depan berfungsi untuk menggilas dan mengunyah makanan atau benda lain yang masuk dalam mulut. Gigi geraham depan mempunyai bentuk yang lebih rendah dan juga rata dengan benjolan kecil.

Gigi Geraham Belakang

Gigi geraham belakang (molar) ialah gigi yang terdiri / tersusun dari 3 akar, dan gigi geraham belakang juga memiliki fungsi untuk melumat, menghancurkan, menghaluskan dan mengunyah makanan atau benda lain yang masuk dalam mulut.

macam-macam gigi

Baca Juga : Metabolisme : Pengertian,Karbohidrat, Protein,Lemak Dan Prosesnya

Susunan dan Jumlah Gigi Manusia

Berdasarkan tahapan perkembangannya, gigi manusia dibedakan menjadi 2 kelompok yakni gigi susu dan gigi dewasa. Gigi susu (dentis desidue) adalah gigi yang tumbuh pada anak berumur 6-8 bulan. Gigi susu ini akan mulai tanggal satu persatu dan berganti menjadi gigi dewasa setelah berumur 6-14 tahun.

Jumlah gigi susu pada anak-anak yaitu 20 buah, yang terdiri dari:

  • 8 buah gigi seri
  • 4 buah gigi taring
  • 8 buah gigi geraham

Jumlah dari gigi dewasa atau gigi tetap (identis permanen) yakni 32 buah yang terdiri atas :

  • 8 buah gigi seri
  • 4 buah gigi taring
  • 8 buah gigi geraham
  • 12 buah gigi geraham belakang

Jenis Masalah Pada Gigi

Ada banyak jenis infeksi atau masalah pada gigi, diantaranya yaitu:

  • Sakit Gigi

Sakit Gigi, yaitu infeksi gigi yang umumnya terjadi saat rongga gigi (pulpa) mengalami peradangan. Umumnya sakit gigi ditandai dengan gejala seperti rasa nyeri sepanjang hari atau nyeri yang muncul dan hilang secara berulang, pusing, demam, bengkak di sekitar gigi yang terinfeksi, dan munculnya bau busuk dari gigi yang terinfeksi. Penyebab sakit gigi diantaranya pembusukan dan penyusutan gusi, gigi retak, serta penumpukan nanah di dasar gigi akibat infeksi bakteri.

  • Gigi Berlubang

Gigi Berlubang, yaitu kondisi di mana gigi mengalami kerusakan yang mengikis bagian luar (email) hingga bagian dalam gigi (dentin) sampai membentuk lubang. Gigi berlubang disebabkan oleh penumpukan bakteri pada mulut, sering mengonsumsi makanan yang manis, serta kebersihan mulut yang tidak terjaga.

  • Karies Gigi

Karies Gigi, yaitu infeksi yang terjadi akibat adanya penumpukan plak, yaitu bakteri (Streptococcus mutans dan Lactobacillus) atau kotoran yang menempel dan hidup di dalam rongga mulut akibat sisa makanan pada gigi. Gejala khas dari karies gigi ialah gigi sensitif, sakit gigi, munculnya lubang pada gigi, nyeri saat makan, dan juga timbulnya bercak putih, cokelat, atau kehitaman pada gigi. Apabila dibiarkan, karies gigi bisa menyebabkan nyeri, gigi berlubang, bahkan kerontokan gigi.

  • Radang Gusi

Radang Gusi (Gingivitis), yaitu peradangan (inflamasi) pada gusi yang disebabkan oleh penumpukan plak pada gigi.

  • Infeksi Gusi

Infeksi Gusi (Periodontitis), yaitu infeksi gusi serius yang bisa merusak jaringan lunak dan tulang yang menyangga gigi. Gejala yang timbul akibat infeksi gusi diantaranya yaitu bau mulut, perubahan warna gusi menjadi merah terang atau keunguan, pembengkakan dan perdarahan pada gusi. Jika dibiarkan, periodontitis bisa merusak jaringan dan tulang pada gusi, meningkatkan risiko kerusakan gigi, menyebabkan kerontokan gigi, dan masuk ke aliran darah serta menyerang organ tubuh lainnya seperti paru-paru dan jantung.

  • Plak Gigi

Plak Gigi, yaitu lapisan tipis yang terdiri dari beragam jenis mikroorganisme yang menempel pada sela-sela gigi atau gusi. Tanpa melakukan pembersihan yang optimal, tumpukan ini jika berlangsung lama akan mengeras dan berubah menjadi karang gigi.

  • Gigi Sensitif

Gigi Sensitif. Hal ini disebabkan oleh penipisan pada lapisan terluar gigi yang disebut dengan email. Penipisan tersebut membuat lapisan tengah gigi menjadi terbuka dan terpapar.

  • Hyperdontia

Hyperdontia ialah, suatu masalah pada mulut yang ditandai dengan jumlah gigi yang berlebih, di mana seseorang memiliki lebih dari 20 gigi primer atau lebih dari 32 gigi permanen. Gigi tambahan tersebut dinamakan gigi supernumerary.

Cara Mencegah Masalah Pada Gigi

Cara menjaga kesehatan gigi dan mencegah terjadinya masalah gigi yang bisa dilakukan diantaranya yaitu:

  1. Beri waktu setidaknya 30 detik untuk menyikat tiap sisi deretan gigi: samping kanan, samping kiri, dan bagian depan.
  2. Menjaga pola makan.
  3. Jangan terlalu sering menggosok gigi karena dapat merusak email gigi dan membahayakan kondisi gusi.
  4. Jangan terlalu kuat menggosok gigi karena berisiko merusak gigi dan gusi.
  5. Hindari kebiasaan merokok.

Itulah penjelasan tentang  “Gigi : Pengertian, Anatomi Bagian, Lapisan, Macam Beserta Jumlah Gigi Manusia [Lengkap]” yang bisa gurusekolah.co.id sampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. Terima Kasih.

Artikel Lainnya :

Related posts: